CIANJUR, [KC].- Isu pungutan mewarnai penerimaan insentif kader Posyandu di Cipanas. Dana refitalisasi sebesar Rp.1.750.000,- yang telah diterima kader diduga dipotong oleh oknum koordinator tingkat desa.

Kabar tersebut langsung dibantah oleh para kader yang merasa dipojokkan atas munculnya isu yang tidak bertanggungjawab."Tidak ada yang melakukan pemotongan insentif tersebut, apa bila ada, siapa korbannya dan siapa yang memotongnya, itu tidak benar," kata Sekretaris Pokja Posyandu Cipanas Memey Mulyawati.

Pendamping Kader Posyandu (PKP) Kecamatan Sukaresmi, Heri Purnawinata Bo’ay menjelaskan dana refitalisasi tersebut tidak semuanya diperuntukan bagi insentif kader. Namun ada sejumlah anggaran yang harus digunakan untuk pos lain.

Seperti halnya untuk biaya Pembinaan Rp.200.000,-, ATK Rp.200.000,-, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Rp.360.000, oprasional kader Rp.240.000,- dan terakhir insentif kader Rp.750.000,-.

Sementara salah seorang kader Desa Cipanas, Nenk Irna mengaku kesal adanya isu pemotongan dana insentif yang dilakukan oleh kader posyandu. Itu dilakukan oleh oknum kader yang tidak bertanggungjawab.

"Sebenarnya kader tersebut seharusnya datang secara langsung ke sekertariat, kader yang lain sudah datang secara langsung berhadapan. Ini ada salah komunikasi, biar lebih jelasnya langsung tanyakan hal tersebut dikantor," tegasnya [KC-02/tis]**.




Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.