CIANJUR, [KC].- Sebagian besar air sumur warga di Desa Cibodas Kecamatan Cijati Cianjur selatan mendadak keruh. Belum diketahui pasti penyebab keruhnya air sumur warga tersebut. Meski keruh warga terpaksa memanfaatkan air sumur yang keruh tersebut untuk keperluan mandi dan mencuci. Bakan ada yang diantaranya terpaksa untuk diminum lantaran tidak adanya air bersih.

Jamal Rizky (37) warga RT 03/RW 06 Desa, Cibodas mengaku, saat ini sumur-sumur warga yang airnya keruh tersebut rata-rata dikedalaman sekitar 9 meter. Meski begitu, tetap saja sumber air yang keluar menjadi keruh. "Tidak tahu kenapa, rata-rata airnya keruh. Paling jernih juga masih ada yang warnanya masih semu keputihan," kata Rizky saat dihubungi, Minggu (10/5/2015).

Meski air yang keruh tersebut tidak berbau, namun warga tetap merasa khawatir karena air keruh tersebut banyak dikonsumsi oleh warga. Kemungkinan terjangkitnya suatu penyakit bisa saja terjadi lantaran mengkonsumsi air keruh. "Ya terpaksa, mau gimana lagi airnya semua memang seperti ini. Paling kami memasak airnya sampai benar-benar mendidih," ungkapnya.

Kepala Desa Cibodas, H Muslih, membenarkan keruhnya air sumur warga. Hanya saja kata Muslih, tidak semua air sumur warga keruh, ada sebagian diantaranya yang masih jerinih dan layak dikonsumsi."Sebagian besar memang keruh, tapi ada juga yang airnya jernih," paparnya.

Muslih, mengaku sampai saat ini tidak mengetahui penyebab air sumur di sebagain wilayahnya menjadi keruh. Belum ada penelitian mengenai penyebab terjadinya air sumur menjadi keruh. "Sejauh ini belum ada keluhan dari warga jika air yang dikonsumsinya menyebabkan penyakit, jadi kami menganggap bukan merupakan sebuah masalah. Sehingga tidak dilakukan penelurusan penyebabnya," katanya.

Sulitnya mendapatkan air bersih di Kecamatan Cijati tengah diupayakan ditangani oleh Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kabupaten Cianjur. Pada tahun ini direncanakan akan dibangunkan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di Cijati.

"Cijati tahun ini masuk dalam salah satu penanganan air bersih, tentunya semua akan dilakukan secara bertahap. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi warga yang saat ini mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih," kata Kepala Bidang (Kabid) Air Bersih dan Sanitasi, Distarkim, Yudi Pratidi
Pihaknya berharap, setelah dibangunkan sarana air bersih, masyarakat harus bisa menjaga dan merawatnya. "Jangan sampai setelah dibangunkan sarana air bersih dibiarkan, tidak dijaga dan dirawat. Ini harus bersama-sama nantinya untuk menjaga dan merawatnya, karena juga untuk kepentingan bersama," katanya [KC-02/is]**.





Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.