CIANJUR, [KC],- Ruas jalan di Desa Sukakerta Kecamatan Kadupandak Cianjur kondisinya rusak parah, kondisi jalan dipenuhi genangan air, berlumpur, dan batu-batu koral berserakan. 

Menurut keterangan Ispan warga Kp. Jatiwangi Desa Sukakerta, kerusakan terparah di saat musim hujan seperti sekarang, jalanan yang diselimuti tanah ini nyaris tidak dapat dilewati oleh kendaraan bermotor karena akan membahayakan keselamtan pengendara. “musim hujan seperti sekarang kondisi jalan tergenang air dan tidak dapat dilewati oleh kendaraan bermotor karena dapat membahayakan keselamatan”.

Kondisi seperti ini dialami masyarakat Desa Sukakerta selama puluhan tahun, jalan desa Sukakerta belum mendapat perhatian dari pemerintah, seperti diungkapkan oleh salah satu tokoh msyarakat Desa Sukakerta, Enjang. “selama ini kami belum menikmati jalan yang diaspal, hal ini kami alami selama puluhan tahun”, Ungkap Enjang yang juga selaku Ketua ARWT Desa Sukakerta.

Jalan merupakan akses utama jalannya roda perekonomian masyarakat, diharapkan jika infrastruktur jalan bagus, ekonomi masyarakat akan bangkit karena tidak ada hambatan. “Harapannya kedepan pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi jalan di desa, karena di desalah tempat awal dimulainya roda ekonomi masyarakat”. Tambahnya.

Ditemui ditempat terpisah, tokoh agama Desa Sukakerta KH. Jamah Sari mengatakan ia akan senantiasa mengingatkan pemerintah untuk merealisasikan program-program pro rakyat, salah satunya dengan membangun infrastruktur jalan yang bagus. “mensejahterakan warga masyarkat adalah bentuk pengabdian kepada warga juga melaksanakan perintah agama”.pungkas tokoh ulama ini. [KC.04/Iman]***
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

1 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.