CIANJUR, [KC].- Dengan alasan belum mendapatkan intruksi dari pemerintah pusat, Pemkab Cianjur hingga saat ini belum menyiapkan anggaran untuk program bela negara. Pihak Pemkab masih menunggu intruksi terkait pelaksanaan program tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Oting Zaenal Mutaqin, mengatakan, hingga saat ini Pemkab Cianjur belum mendapatkan surat pemberitahuan untuk teknis detail pelaksanaan termasuk pemberian anggaran untuk pelaksanaan program bela negara. "Sejauh ini belum ada, tapi kalau misalnya anggarannya harus disiapkan oleh Pemkab kita akan kaji dulu apakah nanti masuk ke Dinas Pendidikan atau Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kesbangpol," kata Oting, Senin (29/2/2016).

Pendidikan bela negara sejauh ini belum sepenuhnya dilakukan. Baru sejumlah sekolah yang sudah menerapkan program tersebut. Kedepannya akan diterapkan juga ke perangkat pemerintah dan umum.

Oting menegaskan, jika ada ketentuan atau perintah bahwa bela negara anggarannya ke daerah, Pemkab Cianjur tidak akan menolak dan akan memasukkan kedalam APBD. "Tingga dianggarakan dalam APBD, dimungkinkan bisa dalam anggaran murni tahun 2017 mendatang," tegasnya.
Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Jumati mengungkapkan, terkait anggaran dalam pelaksanaan pendidikan bela negara, diperkirakan tidak memakan biaya yang cukup besar bila dimasukkan dalam pendidikan formal.

"Bela negara itu intinya mengenalkan anak pentingnya sebuah jiwa kenegaraan dan kebangsaan. Mulai dari pengenalan lagu nasionalisme setiap pagi dan lainnya. Itu juga sudah dilakukan sejak dulu. Hanya penekannya diperluas lagi dan menjadi keharusan," kata Jumati.

Untuk anggaran yang lebih besar baru bisa dikeluarkan jika dalam pendidikan bela negara itu ada kegiatan fisik seperti halnya baris berbaris. "Saya rasa itupun anggarannya tidak terlalu besar," pungkasnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, H. Sapturo, menegaskan, konsep bela negara bisa dimakanasi salah satunya dengan menerapkan jiwa nasionalisme kepada generasi muda, seperti mengajarkan anak untuk cinta bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa.

"Intinya bagaimana menanamkan konsep kenegaraan yang kuat agar bisa menangkal faham radikalisme yang berupaya memecahbelah bangsa. Itu harus ditanamkan sedini mungkin, itulah perlunya pendidikan belan negara," kata Sapturo [KC-02/is]** 






Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.