2018
Cianjur,[KC]- Pramuka SMK Negeri 1 Cianjur merebut Piala Bergilir Juara Umum Putri Pekan Lomba Pramuka Tegak (PLPT) Cianjur 2018 yang digelar pada 10 dan 11 Desember 2018 oleh Dewan Kerja Cabang Cianjur (DKC).
Dewan Kerja Cabang Cianjur menggelar Pekan Lomba Pramuka Tegak tahun 2018 dengan beragam perlombaan yang telah dipersiapkan, yaitu Lomba Pioneering, Scouting Skills, Theme song Raimuna Cabang Cianjur 2019, Administrasi Satuan, Syarhil Qur’an dan Lomba Tata Upacara Pembukaan Latihan.
Dari ke enam lomba tersebut, Pramuka putri SMK Negeri 1 Cianjur berhasil menjadi Juara Umum dengan perolehan 2 emas dan 1 perak.  Menurut salah seorang anggota Pramuka Putri SMK Negeri 1 Cianjur, dirinya dan teman-teman tidak menduga bisa meraih Juara Umum pada tahun ini.
“Tentu senang dan bahagia intinya. Bisa di bilang tidak menduga bisa menjadi juara umum karena saingannya pada PLPT kali ini sungguh berat, apalagi di putri karena persaingannya sangat merata sampai hari terakhir perlombaan” ujar Siti Nurazizah.
Menurut Zizah, panggilan akrabnya, dirinya menyampaikan bahwa banyak sekali rintangan yang dirinya dan teman-temannya lewati, dengan beragam keterbatasan dan masalah yang ada mereka hadapi dengan baik dan mereka optimis bahwa SMK Negeri 1 Cianjur bisa meraih Juara Umum lagi pada PLPT tahun depan.
Namun, ada sedikit kekecewaan yang mendalam di kelompok putra, pasalnya “Si Ujang”, panggilan bagi Piala Umum Putra, yang telah 2 tahun berada di SMK Negeri 1 Cianjur, pada tahun ini harus rela melepasnya ke SMK Kumala Lestari.
“Cukup sedih juga karena tahun ini tidak bisa mempertahankan gelar juara umum putra, padahal tinggal selangkah dan sekali lagi juara umum, piala bergilir menjadi piala tetap. Tapi apa boleh buat? Kami telah berusaha semaksimal mungkin. Terima kasih kepada para alumni yang telah ikut mendukung dan berkontribusi dalam gelaran PLPT kali ini untuk SMK Negeri 1 Cianjur.” Ujar Basar, Pradana (Ketua Pramuka) Putra SMK Negeri 1 Cianjur.
Meskipun menjadi Juara Umum, tidak menjadikan mereka jumawa, mereka tetap menjunjung tinggi sportifitas, hal ini ditunjukkan saat memberikan semangat dan selamat kepada peserta lainnya.
“Kemenangan ini bukanlah alasan untuk kita bisa menyombongkan diri, karena di atas langit masih ada langit. Kita menang bukan karena hanya oleh perjuangan kita sendiri, namun juga berkat kerja sama yang baik antar semua pihak yang terlibat.” Ujar Suci, Pradana Putri SMK Negeri 1 Cianjur.[KC]

Cianjur,[KC]-Pramuka SMA Negeri 2 Cianjur berhasil meraih prestasi memuaskan dalam ajang Pekan Lomba Pramuka Tegak (PLPT) IV yang digelar oleh Dewan Kerja Cabang Cianjur pada hari Senin dan Selasa 10 dan 11 Desember 2018 yang berlokasi di Sekretariat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cianjur.

Pada ajang PLPT Cianjur kali ini, Dewan Kerja Cabang Cianjur menggelar enam perlombaan, yakni Pioneering, Scouting Skills, Theme Song Raimuna Cabang Cianjur 2019, Syarhil Qur’an, Administrasi Satuan dan Upacara Pembukaan Latihan.

Dari ke enam lomba tersebut, SMA Negeri 2 Cianjur berhasil meraih tujuh gelar yang meliputi Juara 1 Lomba Administrasi Satuan sangga putra, juara 1 lomba pionering sangga putra, juara 2 dan 3 lomba upacara pembukaan latihan sangga putra, juara 1 scouting skills sangga putri, juara 1 lomba  theme song  raimuna sangga putri, juara 3 lomba pionering putri.

“Senang sekali bisa mendapatkan gelar sebanyak itu, perjuangan kami tak sia-sia ilmu yang kami dapat sangat berguna pada PLPT kali ini.” Ujar Kahla, Pradana (Ketua Pramuka) Putri SMA Negeri 2 Cianjur.

Kahla juga menambahkan bahwa dirinya dan teman – teman merasa lebih dekat karena PLPT ini, kerjasama dan kekompakan semakin terjalin diantara mereka.

“Kami merasa jadi lebih dekat karena kerjasama kami semakin baik. Kami juga senang dapat bertemu dengan teman-teman dari sekolah lain yang biasanya tidak bisa berjumpa di kegiatan sehari-hari.”

Meskipun pada ajang PLPT kali ini tidak meraih Juara Umum putra maupun putri, tapi sportifitas yang tinggi dari anggota Pramuka SMA Negeri 2 Cianjur ditunjukkan pada hari itu saat memberikan ucapan selamat kepada para juara dan peserta lainnya.

“Kami ucapkan selamat juga kepada para juara dan peserta lainnya. Terima Kasih juga kepada Dewan Kerja Cabang Cianjur yang sudah berjuang secara maksimal dalam PLPT kali ini. Kami berharap dan optimis bahwa SMA Negeri Dua Cianjur akan meraih Juara Umum pada PLPT selanjutnya” lanjut Kahla.

Pada PLPT kali ini Juara Umum Putra diraih oleh SMK Kumala Lestari dari Sukaresmi dan Juara Umum Putri diraih oleh SMK Negeri 1 Cianjur.[KC]

CIANJUR,[KC]- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang miliaran rupiah dari operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar dengan sejumlah orang lainnya yang diduga terkait transaksi suap anggaran pendidikan.

"Iya, ada bupati dan sejumlah pejabat di Cianjur," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah seperti diberikan detikcom, Rabu (12/12/2018).

"Sejak Rabu  subuh, tim Penindakan KPK ditugaskan di Cianjur. Kami mengamankan 6 orang dan kemudian dibawa ke kantor KPK untuk proses lebih lanjut. Hal itu dilakukan setelah didapatkan bukti awal dugaan telah terjadi transaksi suap terhadap Penyelenggara Negara," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan, Rabu

KPK menyebut Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar, yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT), diduga menerima duit suap berkaitan dengan anggaran pendidikan. Duit suap untuk Irvan dikumpulkan dari kepala sekolah se-Kabupaten Cianjur.

"KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor ke bupati," ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan.

Saat ini Irvan sudah berada di KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. Lima orang lainnya juga tengah diperiksa.

"KUHAP memberikan waktu pada KPK selama maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum perkara dan pihak-pihak yang diamankan tersebut," ucap Syarif.  [KC/Net/Detik]**




CIANJUR, [KC],- Sekitar 180 rumah rusak disapu angin ribut di Desa Sindangasih Kecamatan Karangtengah Cianjur. Kerusakan itu tersebar di beberapa keRWan. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa senin sore ini (10/12).

Petugas Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Cianjur, Cholil  menjelaskan berdasarkan hasil pendataan sementara aparat Pemerintah Desa Sindangasih jumlah rumah rusak diterjang angin mencapai ratusan unit yang tersebar di beberapa kampung, karena terkendala listrik padam.

"Data yang masuk sementara di Desa Sindangasih ada 180 rumah rusak, namun kita belum bisa mengklasifikasi tingkat kerusakannya, karena aliran listrik mati dan semuanya gelap" kata Cholil kepada kabarcianjur.com melalui telepon.

Rumah-rumah itu tersebar seperti di tiga ke RWan antara lain di RW 03,04, dan 05 Kp. Kabandungan Desa Sindangasih Kecamatan Karengtengah Cianjur.

"Di RW 04 terdapat korban luka ringan, atas nama Ibu Hj. Mardiah yang terkena lemparan genting di kepala hingga berdarah, dan Ajang yang terkena tumpahan air panas di punggung, namun keduanya sudah dilakukan tindakan medis" kata Cholil.

Hingga saat ini menurut cholil warga yang terkena dampak masih bisa tidur dirumahnya dan sebagian ada yang mengungsi di rumah keluarga terdekat dan tetangganya.

Sementara itu Kepala Desa Sindangasih, Dedi mengatakan  akan segera melaporkan kejadian ini kepada Dinas terkait untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur, harapannya masyarakat yang terkena dampak dapat diberikan manfaat untuk meringankan beban yang dialaminya saat ini.[KC.10]**

CIANJUR, [KC],- Hujan deras disertai angin kencang merusak puluhan rumah warga di Kecamatan Karangtengah, Cianjur. Hujan juga membuat pohon tumbang dan jaringan listrik terputus.
"Lokasi kejadian di beberapa tempat , yakni Desa Bojong, Desa Sukamanah, Desa Sindangasih, dan Desa Maleber, dan Kawasan terminal Rawabango" kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Relawan, Azis Abdul, Senin (10/12/2018).
Di Desa Sukamanah Karangtengah , dilaporkan satu unit rumah warga rusak dan genting rumahnya hancur akibat angin ribut tersebut. Selain merusak rumah warga, hujan deras disertai angin kencang itu menyebabkan pohon tumbang di beberapa kawasan jalan di Kecamatan Karangtengah.

Berikut ini beberapa foto kejadian angin kencang yang beredar di media sosial











CIANJUR,-[KC],- Wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman. Menerima rombongan kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan Provinsi Sulawesi Tenggara di pendopo Cianjur, jumat (7/12/18).

Adapun rombongan kunker tersebut di pimpin oleh Wakil Bupati Konawe Kepulauan Andi M Lutfi. Yang didampingi oleh jajaran Dinas PUPR, perwakilan kelompok P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) Kabupaten Konawe Kepulauan. Dengan tujuan dari kunker tersebut adalah studi banding di bidang keirigasian.

Wabup Cianjur dalam sambutannya atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Cianjur mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada rombongan kunjungan kerja atas perkenannya melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Cianjur.

“Mudah – mudahan kegiatan kunjungan kerja ini dapat bermanfaat dan mendapatkan hasil yang terbaik sesuai dengan harapan”. Harap Wabup.

Sementara itu Wabup Konawe Kepulauan dalam sambutan berharap melalui kunker ini dapat mengambil ilmu untuk diterapkan dalam lingkup kegiatan keirigasian dimana hal ini merupakan hal yang sangat strategis dan tepat sasaran dalam mengarahkan peningkatan investasi daerah, promosi hasil unggulan daerah serta meningkatkan minat investor dan khususnya PAD.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala dan para pegawai dilingkungan Dinas PUPR Cianjur serta tamu undangan lainnya. [C12-HMS]**


Anggota TAGANA Cianjur saat melakukan
Assesment Banjir di Kec. Agrabinta
CIANJUR, [KC],- Pada hari Selasa tanggal 6 November 2018 sekitar pukul 03.00 WIB telah terjadi bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kampung Cikananga Desa Sindangsari Kecamatan Leles dan Kampung Kertamukti Rt. 01 Rw. 03 Desa Mekarsari Kecamatan Agrabinta. Bencana alam banjir dan tanah longsor tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama sehingga mengakibatkan meluapnya Sungai Cisokan. Informasi sementara yang didapat oleh BPBD Kabupaten Cianjur bahwa dampak dari kejadian tersebut adalah terdapat rumah warga yang terendam luapan air sungai sebanyak 7 KK, terendamnya lumbung padi, terendamnya peternakan ayam, halaman SMKN 1 Leles terkena longsor, 1 jembatan beton dan 1 jembatan gantung di Desa Sukasirna Kecamatan Leles rusak. Sementara di Kecamatan Agrabinta adanya 58 KK terdampak banjir. 
Hingga saat ini  BPBD Kabupaten Cianjur telah mengirimkan Tim Pelaksana Tugas untuk melaksanakan assessment atau kaji cepat ke lokasi kejadian untuk mendata kembali dampak yang diakibatkan oleh bencana banjir dan tanah longsor tersebut dan pengiriman bantuan logistik berupa Makanan Siap Saji, Tambahan gizi, Paket Lauk Pauk, Alat Kebersihan dan Bantuan Sandang. Selain itu Tim Pelaksana Tugas juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan mengingat terdapat jembatan yang mengalami kerusakan. 

JAKARTA – Lion Air  menyampaikan informasi terbaru sehubungan dengan penanganan Lion Air penerbangan JT-610 registrasi pesawat PK-LQP, bahwa hari ini proses evakuasi serta pencarian penumpang, kru dan pesawat terus dilanjutkan.

Kekuatan personel ditambah menjadi 1.396 dari hari sebelumnya 869 personel. Rincian jumlah tersebut terdiri Badan SAR Nasional (BASARNAS) 201 orang, TNI Angkatan Darat (AD) 56 orang, TNI Angkatan Laut (AL) 456 orang, TNI Angkatan Audara (AU) 12 orang, POLRI 220 orang, Petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) 131 orang, Bea Cukai 30 orang, Palang Merah Indonesia (PMI) 30 orang, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) 18 orang, Indonesia Diver lima orang, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Semarang enam orang, Pertamina 84 orang, Dinas Perhubungan Jakarta 15 orang, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) 42 orang serta Potensi SAR Gabungan 86 orang.

Rencana operasi melalui pencarian udara seluas 190 NM2 menggunakan lima helikopter, yaitu satu unit HR -1519, satu unit HR -1301, satu unit HS -4207, satu unit NBO - 105 POLRI dan satu unit Dauphin POLRI.

Untuk pencarian unsur laut (wilayah perairan) mengerahkan 69 unit kapal dari sebelumnya 56 unit. Luas area pencarian bawah air 270 NM2, antara lain daerah prioritas 1A bawah air dengan kapal Baruna Jaya serta daerah prioritas 1B dengan kapal Dunamos. Daerah prioritas 2 untuk pencarian permukaan air seluas 360 NM2 yang dioperasikan oleh 40 kapal dari BASARNAS, Kementerian Perhubungan, Polair, KPLP, Bea Cukai dan Pertamina.

Daerah prioritas penyelaman seluas 36 NM2 diperkuat menjadi 151 orang dari hari sebelumnya 127 tim penyelam gabungan, dengan rincian 17 orang TIM Basarnas Special Group (BSG), 38 orang dari Penyelam Komando Pasukan Katak (Kopaska), 28 orang Detasemen Jalamangkara (Denjaka), 17 Tim penyelam Taifib atau Batalyon Intai Amfibi Korps Marinir, lima orang Kantor Sar Semarang, tujuh orang Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Indonesia (KPLP), Korps Brigade Mobil (Brimob) empat orang, enam orang POSSI Semarang, Indonesia Diver lima orang serta Polisi Air (Polair) 14 orang.

Untuk unsur penanganan di darat tetap tersedia ambulance 30 unit, yang meliputi sembilan unit dari POLRI, PMI enam unit serta 14 unit instansi lainnya.

Berlokasi di Tanjung Priok (04/ 11), terdapat penemuan beberapa serpihan pesawat dan pukul 08.48 WIB kapal TNI Banda Aceh 593-2 mengangkut satu turbin mesin pesawat.

Pada Sabtu (03/ 11) pukul 21.05 WIB, Lion Air telah menerima konfirmasi dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) yaitu 31 kantong jenazah, sehingga jumlah terkini menjadi 104 kantong (02 November delapan kantong, 01 November sembilan kantong, 31 Oktober delapan kantong, 30 Oktober 24 kantong, 29 Oktober 24 kantong).

Proses identifikasi (Disaster Victim Identification) yang berada di RS POLRI tetap dilakukan bersama pihak keluarga penumpang dan awak pesawat. Tim DVI POLRI telah memberikan konfirmasi hasil identifikasi tujuh jenazah penumpang pesawat registrasi PK-LQP, pada Sabtu (03/ 11) yaitu Fauzan Azima (laki-laki), Wahyu Susilo (laki-laki), Endang Sri Bagus Nita (wanita); Jumat (02/ 11) Chandra Kirana (laki-laki), Monni (wanita) dan Hizkia Jorry Saroinsong (laki-laki) serta Rabu (31/10) Jannatun Shintya Dewi (wanita).
Lion Air hingga saat ini tetap melakukan pendampingan kepada keluarga (family assistant) pada setiap posko Jakarta. Beberapa manajemen Lion Air hari ini juga berada di posko Cawang, posko RS POLRI, Jakarta Timur dan Tanjung Priok, Jakarta Utara guna memberikan dukungan moril kepada keluarga penumpang, kru serta tim evakuasi.

SURABAYA –  Lion Air Group menyampaikan informasi terbaru sehubungan penanganan Lion Air nomor JT-610, bahwa jenazah penumpang yaitu almarhumah Jannatun Shintya Dewi (wanita) sudah diterbangkan pukul 05.15 WIB menuju Surabaya, pesawat telah mendarat pukul 06.10 WIB di Bandar Udara Internasional Juanda, Jawa Timur.

Manajemen Lion Air secara langsung telah menyerahkan jenazah almarhumah Jannatun Shintya Dewi kepada pihak keluarga.

Pada Rabu (31/ 10), tim Disaster Victim Identification Kepolisian Republik Indonesia (DVI POLRI) telah memberikan konfirmasi hasil identifikasi satu jenazah penumpang JT-610, yaitu Jannatun Shintya Dewi.

Konfirmasi tersebut diumumkan setelah adanya kecocokan hasil tes forensik dan ante-mortem dengan data DNA yang sebelumnya sudah diberikan pihak keluarga kepada tim DVI POLRI.

Atas nama Lion Air, mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga dan handai taulan almarhumah Jannatun Shintya Dewi. Dalam hal ini, Lion Air akan mendukung hal yang dibutuhkan oleh keluarga, termasuk memberikan uang tunggu kepada keluarga Rp 5.000.000, uang kedukaan Rp 25.000.000 serta uang santunan meninggal dunia sesuai PM 77 Tahun 2011.

Lion Air akan menyampaikan informasi terbaru sesuai perkembangan lebih lanjut dan kami senantiasa berharap yang terbaik bagi seluruh penumpang maupun kru pesawat. [Adv-100]

JAKARTA – Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terbaru sehubungan dengan penanganan Lion Air nomor JT-610, bahwa hari ini proses pencarian dan evakuasi penumpang, kru dan pesawat terus dilanjutkan.

Proses melibatkan 858 personel, terdiri dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) 201 orang, TNI Angkatan Darat (AD) 40 orang, TNI Angkatan Laut (AL) 456 orang, TNI Angkatan Audara (AU) 15 orang, POLRI 58 orang, Petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) 30 orang,  Bea Cukai 18 orang, Palang Merah Indonesia (PMI) 30 orang serta Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) 10 orang.

Rencana operasi melalui pencarian udara seluas 190 NM2 menggunakan lima helicopter, yaitu satu unit HR -1519, satu unit HR -1301, satu unit NBO – 105, satu unit NBO - 105 POLRI dan satu unit Dauphin POLRI.

Untuk wilayah perairan (unsur laut) mengerahkan 45 unit kapal. Luas area pencarian bawah air 270 NM2, antara lain daerah prioritas 1A bawah air dengan kapal Baruna Jaya serta daerah prioritas 1B dengan kapal Dunamos. Daerah prioritas 2 untuk pencarian permukaan air seluas 360 NM2 yang dioperasikan oleh 40 kapal dari BASARNAS, Kementerian Perhubungan, Polair, KPLP, Bea Cukai dan Pertamina.

Sedangkan untuk unsur penanganan di darat tersedia ambulance 24 unit, yang meliputi tujuh unit dari POLRI, PMI enam unit serta 11 unit instansi lainnya.

Sebelumnya, pada Kamis (01/ 11) pukul 19.00 WIB, Lion Air menerima konfirmasi evakuasi sembilan kantong jenazah dari BASARNAS. Total menjadi 65 kantong, rincian per 31 Oktober delapan kantong, 30 Oktober 24 kantong, 29 Oktober terdapat 24 kantong. Proses identifikasi (Disaster Victim Identification) yang berada di RS POLRI tetap dilakukan bersama pihak keluarga penumpang dan awak pesawat.

Lion Air juga menerima konfirmasi dari BASARNAS sehubungan penemuan black box pesawat dan sudah diserahkan ke pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Lion Air hingga saat ini tetap melakukan pendampingan kepada keluarga (family assistant) pada setiap posko JT-610.

Beberapa manajemen Lion Air hari ini juga berada di posko Cawang, posko RS POLRI, Jakarta Timur dan Tanjung Priok, Jakarta Utara guna memberikan dukungan moril kepada keluarga penumpang, kru serta tim evakuasi.

Lion Air akan menyampaikan informasi terbaru sesuai perkembangan lebih lanjut dan kami senantiasa berharap yang terbaik bagi seluruh penumpang maupun kru pesawat.

Lion Air telah membuka crisis center dan untuk infomasi penumpang dapat menghubungi di nomor telepon (021)-80820002. [PR.100]**

Sistem Informasi ini dibuat untuk memudahkan Yayasan Relawan Penanggulangan Bencana dalam mengadministrasi keanggotaan dan administrasi lainnya serta memberikan kemudahan dalam proses penanggulangan bencana alam, dalam sisten ini memuat beberapa modul antara lain modul keanggotaan, Potensi Sumber, Bencana, Pendataan Pengungsi, Manajemen Bantuan Bencana, Bantuan Barang, Bantuan Keuangan, da lain lain. Semoga Aplikasi Sistem ini dapat digunakan untuk kemaslahatan masyarakat Penanggulangan Bencana di Indonesia.

Untuk dapat menggunakan aplikasi ini silahkan dapat menghubungi Yayasan Relawan Penanggulangan Bencana di 089 698 682 683, sekilas kami akan memberikan gambaran didalam sistem Relawan PB ini.

Akses Masuk di http://relawanpb.org






 Tampilan Awal Web Sistem Relawan PB, Klik Login Untuk Masuk, (Login Diberikan setelah permohonan disetujui oleh pihak Yayasan Relawan PB) Kolom Kritik, Komentar dan Saran bias digunakan untuk memberikan informasi kejadian bencana atau peristiwa apapun.
Pihak yayasan akan langsung memberikan Response karena otomatis akan masuk ke Handphone seluruh Pengurus Yayasan.


Tampilan Dashboar Web Sistem Relawan PB, Disisi sebelah kiri dapat kita lihat beberapa menu antara lain Anggota, Potensi Sumber, Bencana, Pengungsi, Bantuan Barang, Bantuan Keuangan, Kegiatan Bulanan, Postingan Berita, Kotak Pesan, Agenda Surat, Agenda dan Pengaturan Sistem.


Tampilan Potensi Sumber; berfungsi untuk menginput Perusahaan/Lembaga atau perseorangan yang akan bermitra dengan Relawan PB, dari data ini akan diperoleh output Data Potensi SUmber dan Piagam Kemitraan dari Yayasan Relawan PB.

Tampilan Output Piagam Kemitraan Yayasan Relawan PB



Tampilan Menu Bencana/Tambah Data Bencana adalah Input kejadian bencana, dari form input ini akan teradministrasi ke Database kejadian bencana.




Tampilan Menu Pengungsi, Dari hasil Form input pengungsi Data akan langsung terkirim dan di rujuk ke beberapa shlter pengungsian antara lain ke Posko, Dapur Umum, Medis, IGD, Ramah Anak.


Form Bantuan Barang.


Tampan Persediaan Barang



Tammpilan Barang Keluar



Tampilan Output Ketika Barang dikeluarkan untuk disalurkan, tersedia juga output serah terima barang



Tampilan Bantuan Uang Masuk, disini diinput data pemberi bantuan uang, selanjutnya akan muncul kwitansi setelah di submit seperti dibawah ini


Form Tampilan Bukti Penerimaan Uang, tersedia juga Bukti Pengeluaran Uang di Menu Uang Keluar.


Lebih Lengkap dan Jelas tentang Aplikasi ini dapat menghubungi Yayasan Relawan Penanggulangan Bencana di
089 698 682 683





CIANJUR, [KC],- Jelang Peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka Indonesia ke 57 tahun 2018, Kwartir Ranting (Kwaran) gerakan pramuka Kecamatan Cianjur menggelar seleksi calon anggota Pramuka Garuda angkatan tahun 2018 pada tanggal 29 Juli 2018 hingga 5 agustus 2018 kemarin.

Acara yang berlangsung di Komplek SMPN 1 Cianjur, jl. Siliwangi ini diikuti para anggota pramuka pada tingkat Siaga usia 7 hingga 10 tahun, Penggalang pada usia 11 hingga 15 tahun dan Penegak di usia 16 hingga 20 tahun serta tingkat Pandega yang berusia antara 21 hingga 25 tahun yang tersebar di ratusan Gugus Depan Pramuka Kecamatan Cianjur.

Ketua Kwartir Ranting Cianjur, Agus Hariyanto  menyampaikan  setelah edaran diterbitkan dan disebar beberapa bulan yang lalu, pihak panitia menerima berkas usulan masuk sebanyak 76 berkas, lalu masuk tahap verifikasi berkas . Selanjutnya ke 76 peserta tersebut dipanggil ke Kwaran gerakan pramuka Cianjur untuk mengikuti tahapan seleksi kompetensi dasar, wawancara, teknik kepramukaan, hasta karya, PBB hingga kemampuan pendukung lainnya.

Terkait masalah jumlah peserta yang lolos dan berhak menyandang pramuka garuda. Agus menjelaskan setelah seleksi ini akan ada sidang dewan penilai atau tim penilai yang hasilnya akan diumumkan sebelum upacara besar Hari Ulang Tahun(HUT) Pramuka Indonesia ke 57 tahun 2018 di Kabupaten Cianjur yang diselenggarakan di Lapangan Upacara Kwartir Cabang Cianjur pada 20 agustus mendatang.

Agus menambahkan jika tujuan diselenggarakan seleksi pramuka garuda ini adalah untuk merangsang dan mendorong para pramuka agar senantiasa bersungguh-sungguh mengamalkan Satya dan Dharma pramuka serta melatih diri sehingga dapat menjadi teladan baik bagi anggota gerakan pramuka maupun anak-anak dan pemuda lainnya.

”Sasarannya adalah mengingatkan setiap pramuka untuk berusaha meningkatkan kecakapan dan keterampilan, sikap dan tindakannya sehingga dapat mempersiapkan diri tenaga pembangun Bangsa dan Negara. Selain itu, mewujudkan usaha kegiatan pendidikan bagi para remaja untuk menerapkan prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan serta menarik minat pramuka, anak-anak dan pemuda lain agar mengikuti jejak pramuka garuda,” tutur Agus.

Kwaran gerakan pramuka Cianjur berharap agar nantinya Kecamatan Cianjur memiliki anggota pramuka garuda di tingkatan masing-masing dan luar biasa dalam artian mereka yang sudah terseleksi dan melalui prosesnya. Kualitas dari pramuka garuda harus diutamakan tanpa melihat atau mengejar kuantitas yang dihasilkan.

Saat ini, Kwaran gerakan pramuka Cianjur juga sedang mempersiapkan pramuka garuda yang lolos pada tahun 2018 ini untuk dikukuhkan pada tingkat Kwartir Ranting Cianjur dan Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Cianjur.

Terhadap Gugus Depan lainnya, Agus berharap tahun depan dapat berpartisipasi dalam seleksi pramuka garuda sehingga pada setiap Gudep akan memiliki pramuka garuda dan mampu bersaing dengan kwarran lain dan tentunya harus menjalankan proses tahapannya sehingga pada gugus depan proses pengeisian Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) serta Tanda Kecakapan Umum (TKU) terhadap adik didik sesuai dengan yang tertera dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) gerakan pramuka. ”artinya, adik-adik didik yang dikirim tidak di karbit akan tetapi melalui proses yang memang betul-betul menjadi acuan menuju pramuka garuda,” tutupnya. [PC-00]

CIANJUR,- [KC],- KetuaTim Gabungan Pemenangan Pasangan Cagub Cawagub nomor urut 3 Sudrajat - Ahmad Syaikhu (Asyik) Cianjur, Prasetyo Harsanto mengatakan, Selisih Quick Count antara pasangan No Urut 1 dengan pasangan nomor urut 3 perbedaannya sangat tipis jadi belum bisa dipastikan siapa pemenangnya, terlalu dini jika harus mengumumkan pemenang di Pilgub Jabar 2018 berdasarkan hasil quick count sementara. Lebih baik tunggu hasil rekapitulasi resmi dari KPU.

"Selisih quick count terlalu tipis, jadi belum bisa dipastikan siapa pemenangnya, namun kita optimis Asyik akan menang di Real count KPUD Jawa Barat " kata Prasetyo dalam konferensi pers terkait hasil quick count sementara Pilgub Jabar 2018 di Kantor DPD PKS Kabupaten Cianjur, Jalan Dr. Muwardi Bypass, Rabu (27/6/2018).

Sementara ini, pihaknya terus melakukan pantauan secara internal dan menunggu laporan dari para saksi yang telah  bekerja di semua TPS di Kabupaten Cianjur untuk  mengawal perolehan suara nomor urut 3 khususnya C1 untuk diserahkan ke Koordinator  tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten.

Prasetyo juga mengucapkan terima kasih kepada semua relawan pemenangan Asyik karena Suara paslon nomor urut 3 Pilgub Jawa Barat 2018 Sudrajat-Ahmad Syaikhu melejit dalam perhitungan suara cepat yang dilakukan lembaga-lembaga survei. Bahkan di lembaga surveri Internal kita Asyik unggul dari semua pasangan, tingginya suara paslon tersebut merupakan hasil kerja keras dari seluruh pendukung, relawan, dan masyarakat.

"Tetap semangat karena 2019 akan menghadapi pileg dan pilpres dan berharap pasangan no urut 3 memenangkan pilgub tahun 2018 dan 2019 kita akan ganti presiden, Kita kawal bersama dan menjaga persatuan dan kesatuan kita tunjukan kepada masyarakat bahwa kita mendukung pasangan yg cinta damai untuk negara kesatuan republik indonesia." ungkap prasetyo mengakhiri konferensi pers di DPD PKS Kab. Cianjur. [KC.22]**
KULINER khas Cianjur ini memang layak menjadi kebanggaan urang Cianjur. Rek kumaha teu kitu, Kakak Ipar saya saja yg tinggal di Jepara Jateng "ngahaja" datang ke Cianjur untuk merasakan langsung bubur ayam Cianjur di Cianjur, soalnya ia kerap ngabubur Cianjur diberbagai kota di Jawa.

Sedangkan Menurut Abdurahmah (40) pemilik kios Bubur Sampurna menyatakan bahwa bedanya dengan bubur ayam Bandung, atau Sukabumi terletak dari makanan tambahan bubur yang serba jeroan seperti pepes usus, ati dan ampela diolah dengan banyak bumbu hingga rasanya gurih " plus kecap asin dan warna kurupuk yang khas " ujar Abdurahman putra sulung Haji Aep penjual bubur sejak jaman "ditanggung" tahun 1975, jaman mangkal didepan toko kelontong Sampurna hingga kasohor dengan sebutan "Bubur Ayam Sampurna".

Olahan bubur ayam tiba di Cianjur kemungkinan sejaman dengan tibanya etnis Tionghoa ke Cianjur, yakni jaman dibukanya perkebunan-perkebunan ketika Cianjur diperintah Bupati Cianjur Dalem Astramanggala / Rd. Aria Wiratanu III (1707-1727) yang sukses membuka kota Cianjur sebagai penghasil kopi terbesar se Jawa Barat. Namun tentunya buburnya masih olahan khas Cina, berbeda dengan bubur Cianjur sekarang.

Sebelum terkenal dengan olahan khasnya Bubur Ayam Cianjur yakni adanya pepes usus yang kaya bumbu, ati dan ampela. Ternyata sebelumnya bubur ayam ini mengalami sejarah panjang sebelum menemukan cita rasanya sekarang.

Saat ratusan buruh-buruh perkebunan Tiongkok dibawa Belanda ke Cianjur ratusan tahun silam kehidupan para buruh ini rata-rata "balasangsak" untuk makan keluarga saja menjadikan beras jadi bubur agar dapat dikonsumsi banyak orang. Hal ini memang sudah biasa bagi etnis Cina dinegara leluhurnya.

Sejak jaman Kaisar Sih Huang Ti (238 SM)  di Cina saat terjadi kelaparan nasional Kaisar menyarankan agar warganya membuat bubur.

Di Cianjur sendiri berkali kali warga asli Cianjur merekayasa bubur beras agar enak disantap. Maka sekitar th 1950an "barudak ngora" yg suka begadang mencampur berbagai sayuran dan telur kedalam bubur ayam layaknya bubur Manado,  kegiatan ngabubur beras dicampur bahan-bahan lain ini disebut Nak Ce yg entah apa artinya.

Baru kemudian Mang Endu menjual bubur beras yang dicampur pais peujit dan jeroan ayam yang dibungkus daun.  Mang Endu mangkal persis didepan toko Su Ge di Bojong Herang. Karena lezat bubur ayam Mang Endu kian sohor dan ditiru pedagang lain hingga Cianjur marak dengan penjual bubur.

Umumnya mereka berjualan sejak  dinihari hingga menjelang siang atau sore hingga tengah malam.  Para turis lokal asal Jakarta kerap nongkrong menikmati Cianjur malam hari sambil makan bubur ayam, diantaranya Bubur Ayam Haji Aep yg mangkal didepan toko Sampurna di jl Mangunsarkoro Cianjur yang akhirnya dikenal dengan Bubur Ayam Sampurna. Bubur Mang Endu yang mangkal depan toko Suge juga dikenal dengan sebutan Bubur Ayam Suge. Sepeninggalan Mang Endu, bubur ayam Suge dilanjutkan Mang Ade anaknya, yang kini mangkal didepan kantor BRI Suge. (sumber Memet Thohir dan lainnya). [KC-02]



kabarcianjur.com - TAGAR Ingat Bubur Ingat Cianjur mewarnai deklarasi para tukang Bubur Ayam Cianjur di tugu Bubur Ayam Cianjur pertigaan Pacet, Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Senin (11/6/2018). Tagar Ingat Bubur Ingat Cianjur itu juga bertuliskan Bubur Ayam Cianjur.

Para peserta deklarasi yang merupakan para tukang bubur ayam dari sejumlah wilayah kecamatan di Cianjur itu mengenakan kaos berwarna merah. Mereka merasa memiliki dan merasa dihargai sebagai tukang bubur ayam yang ada diantaranya sudah turun temurun itu dibangunkan tugu bubur sebagai simbol keberadaan mereka diakui.

"Kita mengapreasiasi pemerintah yang telah membangun tugu bubur yang melambangkan keberadaan bubur ayam Cianjur ini benar-benar menjadi salah satu kuliner dari sekian banyak kuliner khas Cianjur," kata seorang tukang bubur yang mengaku sudah menjadi generasi ketiga itu.

Dalam deklarasi tersebut sejumlah tukang bubur ayam mengharapkan Bubur Ayam Cianjur (BAC) bisa menjadi ikon Cianjur. "Sesuai dengan tagar yang kami kenakan saat ini, #Ingat Bubur Ingat Cianjur," tegasnya. [KC-02]



kabarcianjur.com - BUBUR ayam Cianjur ini menjadi sebuah kuliner keunggulan di Cianjur. Mereka berkeinginan para tukang bubur ini mendapatkan perhatian untuk meningkatkan ekonominya sebagai salah satu mata pencaharian.

Demikian ditegaskan Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskop Perdagin) Kabupaten Cianjur Himam Haris seusai membuka Pendidikan dan Pelatihan di Daerah Destinasi Wisata Pasar Syariah bagi para tukang bubur di gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) di jalan Gadog II, Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Senin (11/6/2018).

Dikatakan Himam, hasil dari pendataan pihaknya setidaknya lebih dari 1000 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi pelaku usaha di bubur ayam. "Kita berharap untuk meningkatkan ekonomi mereka para tukang bubur ayam ini kita akan dorong membuat sebuah wadah yakni koperasi," katanya.

Dengan adanya koperasi Bubur Ayam Cianjur ini diharapkan kebutuhan para tukang bubur ayam ini bisa terpenuhi. Terkait keberadaan tugu bubur ayam Cianjur yang sempat viral di medsos, Himam menegaskan, keberadaanya diproklamirkan oleh para tukang bubur ayam.

"Kalau yang meresmikan mereka para tukang bubur ayam. Kita berupaya melatih mereka agar bisa menjadi wisarausahawan yang lebih baik, dan mereka mengenal sejarah perkembangan bubur Cianjur, mereka juga mengenal dan mengetahui bagaimana standarisasi yang disebut bubur khas Cianjur ini," katanya.

Sejauh ini diluar Cianjur bubur Cianjur ini sudah dikenal. "Justru target kita yang ingin kita lakukan mereka diingatkan bahwa bubur ayam Cianjur itu memiliki ke khasan, mulai dari sisi bumbu kemudian dari pendukungnya seperti krupuknya. Pokoknya bubur khas Cianjur beda dari yang lain," tegasnya. [KC-02]

kabarcianjur.com - SEJUMLAH pelaku usaha Bubur Ayam Cianjur (BAC) mengikuti Pendidikan dan Pelatihan di Daerah Destinasi Wisata Pasar Syariah yang dilaksanakan di gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) di jalan Gadog II, Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Senin (11/6/2018).

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskop Perdagin) Kabupaten Cianjur Himam Haris itu membahas seputar ciri khas bubur Cianjur dan sejarahnya. Sebagai nara sumber pelaku budaya, penulis sekaligus pendidik dari Lembaga Kebudayaan Cianjur (LKC) Luki Muharam.

Diantara para peserta yang hadir ada diantaranya yang sudah berjualan BAC memasuki generasi ke tiga. Mereka nampak antusias mengikuti jalannya acara yang menghadirkan moderator salah satu konsultan PLUT KUMKM Boby Tralala.

Kegiatan yang mengambil tema "Bubur Ayam Cianjur Sebagai Salah Satu Kuliner Khas Kabupaten Cianjur", itu usai sekira pukul 17.00 WIB. Para peserta kemudian "digiring" menuju tugu BAC yang dipertigaan Pacet yang sempat viral di medsos. Ditempat tersebut para peserta yang merupakan pelaku usaha BAC itu mendeklarasikan diri dan meresmikan keberadan tugu BAC. [KC-02]
CIANJUR, [KC],- Serentak di Seluruh Indonesia PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) menyantuni anak yatim dengan total yatim piatu sebanyak 25.000 anak, di cianjur Bank BJN  Cabang Cianjur bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur yang dilaksanakan di Gedung Pancaniti, Pendopo Kabupaten Cianjur.

“Kegiatan Ini merupakan  bentuk rasa syukur atas pencapaian kinerja kita yang alhamdulillah mencapai target,” kata CEO Regional I Bank BJB, Isa Anwari yang didampingi Pimpinan Bank BJB Cabang Cianjur, Aris Mirrawan.

Melansir radarcianjur.co, beragam acara dilaksanakan mulai dari tausiah serta hiburan musik religi, tamu undangan terlihat sangat menikmati acara yang dimulai dari pukul 16.30 sore. Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar sangat berterimakasih atas terlaksananya santunan ini yang dilaksanakan oleh Bank BJB, karena sesuai dengan salah satu program keagamaan yang sedang dicanangkan oleh Pemkab Cianjur yaitu menyantuni anak yatim.

“Kegiatan santunan anak yatim serta wakaf Al quran dalam rangka menunjang program kerja visi misi Kabupaten Cianjur melalui tujuh gerakan keagamaan, disamping itu pun sebagai rasa syukur atas pencapaian kinerja oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur dari mulai pengelolaan keuangan, perencanaan dan proses pelaksanaan pembangunan yang mendapatkan predikat terbaik, juga bagi Bank BJB yang mendapatkan prestasi sebagai top BUMD dan omzet yang didapatkan di melebihi target,” paparnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bisa menambah prestasi untuk kedepannya baik di Bank BJB maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga kedepannya akan ada perubahan yang signifikan tidak hanya pembangunan secara fisik tetapi secara mental dan spiritual bagi masyarakat, sehingga ada korelasi antara pembangunan manusia dan pembangunan infrastruktur yang sedang dibangun Pemda Kabupaten Cianjur.

Melalui acara ini, kedua pihak berharap kedepan kerjasama dan sinergi bisa lebih erat dalam berbagai bidang antara Pemda Kabupaten Cianjur sebagai pemegang saham dengan Bank BJB, dengan keyakinan akan tumbuh besarnya Bank BJB yang mendapat support dari Pemda Kabupaten Cianjur serta masyarakat Cianjur. [KC.08/RC/Net]***

kabarcianjur.com-SEBAGAI salah satu upaya mensosialisasikan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018 kepada masyarakat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menggelar jalan sehat serentak di 32 kecamatan. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi dari KPU Provinsi Jawa Barat yang juga dilaksanakan di  masing-masing Kabupaten/kota dan kecamatan di Provinsi Jawa Barat.

Sementara untuk KPU Kabupaten Cianjur menyelenggarakan kegiatan jalan sehat di Car Free Day Bojong Kecamatan Karangtengah, Minggu (29/4/2018). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Cianjur Anggy Shofia Wardany, para Komisioner KPU Kabupaten Cianjur, para Kasubag dan staf KPU Kabupaten Cianjur. Selain itu, Sekda Kabupaten Cianjur Aban Sobandi, Kapolres Cianjur AKBP Soliyah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Cianjur Anggy Shofia Wardany mengajak masyarakat Cianjur untuk mengikuti pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018. “Kegiatan ini bermaksud untuk mensosialisasikan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018”, ujarnya.

“Jadi jangan lupa untuk datang ke TPS masing-masing dengan membawa KTP Elektronik atau Suket dan C6,” tambah Anggy. Selain itu, Kapolres Cianjur juga memberi sambutan yang berupa himbauan kepada masyarakat Cianjur untuk ikut serta dalam kegiatan pemilihan nanti.

“Jangan lupa tanggal 27 Juni 2018 untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada, karena pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat ini dilaksanakan 5 tahun sekali”, ujar Kapolres.

Kegiatan jalan sehat dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Cianjur, dengan prosesi pelepasan balon yang telah ditandai dengan gambar dan nomor urut pasangan calon peserta pemilu. Dilanjutkan prosesi pelepasan burung yang dilakukan oleh para Muspida Kabupaten Cianjur.

Peserta jalan sehat yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Cianjur sebanyak 1000 orang lebih. Dalam kegiatan ini dimeriahkan oleh penampilan Angklung dari SLB Bina Bangsa, Band D’Hoeiz, Marching Band dari SMK Pasundan, Barongsai Yayasan Wihara Cianjur dan Animal Lovers Ciranjang. Masyarakat Cianjur sangat antusias dalam kegiatan jalan sehat serentak ini, terbukti dengan hadirnya masyarakat hingga acara selesai. Kegiatan ini juga diisi dengan pembagian doorprize yang sangat menarik. [KC-02/**]






ka
barcianjur.com-DALAM rangka menyongsong satu tahun Penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menggelar Pagelaran Seni dan Budaya. Kegiatan yang mengambil tema, “Melalui Pagelaran Seni dan Budaya Membangun Pemilih Berdaulat Guna Menyukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019”. Itu berlangsung di areal Pasar Induk Pasir Hayam, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Sejumlah Komisioner KPU Cianjur hadir dalam Pagelaran Seni dan Budaya tersebut diantaranya Ketua KPU Kabupaten Cianjur Anggy Shofia Wardany, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Hilman Wahyudi,  Divisi Hukum Selly Nurdinah, Divisi Program dan Data Kusnadi, Divisi Umum, Keuangan dan Logistik Baban Marhaenda, Sekretaris KPU Kabupaten Cianjur Endan Hamdani, Kasubag Teknis dan Hupmas Hendi Rohendi, Para Kasubag lainnya, serta staf  KPU Kabupaten Cianjur.

Selain itu, nampak pula hadir  Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Kepolisian Resor Cianjur, Komando Distrik Militer 0608 Cianjur, Kejaksaan Negeri  Cianjur, Pengadilan Negeri  Cianjur,  Dinas Perhubungan Kabupaten  Cianjur,  Satpol PP Kabupaten  Cianjur,  Badan  KESBANGPOL Cianjur,  Kabag Humas SETDA Kabupaten Cianjur, Kepolisian Sektor Cilaku, PMI Cabang Cianjur, Panwaslu Kabupaten Cianjur, Perwakilan dari Partai Politik Peserta Pemilu 2019, ORMAS/LSM, rekan media, dan masyarakat umum.

Pagelaran Seni dan Budaya ini dengan tema Melalui Pagelaran Seni Budaya Membangun Pemilih Berdaulat guna menyukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019, masyarakat bisa berperan serta untuk menyukseskan jalannya tahapan Pemilu Tahun 2019 dengan lancar dan aman,” ujar Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Anggy Shofia Wardany.

Acara Pagelaran Seni ini dimeriahkan oleh sajian Wayang Bodoran  dengan penyampaian pesan sosialisasi Pemilu Tahun 2019, Gelar Maenpo/atrak sisilat, Gelar budaya seni kolosal yaitu tariring kang darma sauyunan serta prosesi penyambutan para tamu undangan oleh Padepokan Putra Giri Loka Cianjur.

Samsat Kabupaten Cianjur ikut berperan dalam kegiatan ini dengan menyediakan fasilitas SIM keliling. Masyarakat sangat antusias mengikuti jalannya acara pagelaran seni dan budaya ini, dengan adanya pembagian doorprize yang telah disediakan oleh Panitia. Selain itu, Pagelaran Seni Budaya ini menjadi ajang untuk mendeklarasikan  Anti HOAX  yang diucapkan oleh Perwakilan Partai Politik beserta penyelenggara Pemilu. [KC-02/**]




IHK, Ketua DPD Partai Berkarya
bersama Tommy Suharto Ketua Umum DPP 
CIANJUR [KC],- Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Cianjur, Irvan Helmi Khadafi (IHK) membantah dirinya menjadi Tim Kampanye salah satu pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Ia meminta agar namanya tidak dicatut-catut oleh tim sukses paslon bersangkutan.

Irvan pun bereaksi keras atas pencatutan namanya tersebut, ia mengatakan timses 2DM tersebut tidak tahu etika dan gagal paham politik.

Irvan juga menyayangkan adanya SK yang diterimanya melalui  media sosial whatssaps, SK tersebut diduga dari  Sekretariat Gabungan Tingkat Provinsi Tim Kampanye  pasangan Cagub Cawagub No 4 yang seolah-olah dirinya dan Partai Berkarya aktif  mendukung paslon tersebut bahkan tertera nama saya sebagai penanggungjawab..

Dia pun mencoba meminta konfirmasi kepada ketua Timkam Tingkat Kabupaten Cianjur, Deni Aditya, namun menurutnya Deni tidak bisa menjawab perihal pencatutan namanya.

“Kalo mengenai Partai Berkarya, Perindo dan PKPI minta penjelasanya ke Pa Deden Nasihin Golkar. Saya hanya merekomendasikan kader-kader Demokrat yang masuk ke tim gabungan 2DM, begitu kata Deni Aditya,” papar Irvan.

“ Saya menghimbau kepada pembuat SK itu untuk segera mengklarifikasi kepada publik terkait pencatutan nama saya, agar tidak ada masalah hukum dikemudian hari saya mohon nama saya jangan dicatut tanpa konfirmasi dan komunikasi yang jelas" kata IHK di Sekretariat Partai Berkarya.

Ia menegaskan, ia dan seluruh jajaran Partai Berkarya sangat fatsun terhadap keputusan partai, sesuai dengan hasil Rapimnas III di Solo terkait dukungan salah satu Calon Gubernur dan Wakil Gubernur harus se ijin tertulis dari Ketua Umum DPP Partai Berkarya, terlebih hingga saat ini DPW Jawa Barat dan DPP Partai Berkarya  belum menentukan dukungan ke salah satu Cagub Jawa Barat.

“Saya mendukung secara moral kepada semua calon gubernur tanpa terkecuali sebagai putra-putra daerah terbaik yang dapat memimpin Jawa Barat. Namun dalam hal dukungan politik  saya sangat manut terhadap keputusan partai, apalagi saat ini kita sedang fokus membangun struktur partai dan sayap partai  hingga ke tingkat  RT, namun jika ada Instruksi untuk mendukung salah satu calon, semua struktur mulai dari DPC, DPAC, dan DPRA akan kita kondisikan untuk pemenangan Cagub Cawagub" tegasnya. [KC. 10]**


Kabarcianjur.com-UNTUK meningkatkan partisipasi pemilih pemula atau pemilih muda pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar) bersinergi dengan Center For Election and Political Party Universitas Indonesia (CEPP UI) serta Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur untuk menggelar Electainment on Campus berjudul Rock The Vote Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hutan Kota Universitas Suryakancana, Jalan Pasir Gede Raya Cianjur, Selasa (17/4/2018).

Kegiatan ini dihadiri oleh Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat Divisi SDM dan Parmas Nina Yuningsih, Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi SDM dan Parmas Hilman Wahyudi, Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi Hukum Selly Nurdinah, Ketua DPRD Cianjur Yadi Mulyadi, Wakil Rektor I Universitas Suryakancana Iis Ristiani, Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Suryakancana Cianjur Dedi Mulyadi, Wakil Dekan II Fakultas Hukum Universitas Suryakancana Cianjur Kuswandi, Dosen Universitas Indonesia Mulyadi, beberapa Civitas Akademika dari Universitas Suryakancana dan para peserta dari mahasiswa serta pemilih muda dari berbagai pihak lainnya.

“Saya sangat antusias mengikuti kegiatan Rock The Vote Indonesia di Universitas Suryakancana ini, dengan semangat pemilih pemula dan pemilih muda, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi menjelang Pilgub tahun 2018,” ujar Nina.

Harapan serupa juga diungkapkan Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Suryakancana Cianjur Dedi Mulyadi. “Saya berharap kegiatan hari ini dapat menjadikan komitmen bahwa satu suara saja itu sangat bermakna”, tambah Dedi Mulyadi.

Dalam kegiatan Rock The Vote Indonesia ini selain adanya hiburan yang berupa penampilan Angklung dari SLB, juga adanya forum diskusi pakar yang diikuti oleh beberapa Dosen dari Unsur, Peneliti Senior CEPP UI, Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi Hukum, Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi SDM dan Parmas, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Perwakilan Guru, dan Perwakilan dari Media.

Para ahli saling beragumentasi menyampaikan pendapat sehingga terdapat beberapa kesimpulan dari permasalahan yang dihadapi seputar problem sistematika dan dinamika yang terjadi seputar Pemilu dari regulasinya sampai yang berkembang dimasyarakat. [KC-02/**]




kabarcianjur.com - SEBANYAK 32 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Divisi SDM dan Parmas mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pelayanan disabilitas pada pemungutan suara dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur di Palace Hotel Cipanas pada 13 sampai 14 April 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Cianjur Anggy Shofia Wardany, Komisioner Divisi SDM dan Parmas Hilman Wahyudi, Komisioner Divisi Hukum Selly Nurdinah, Sekretaris KPU Kabupaten Cianjur Endan Hamdani, serta para Kasubag KPU Kabupaten Cianjur.

Menurut Sekretaris KPU Cianjur Endang Hamdani, hingga kini tingkat partisipasi penyandang disabilitas terhadap pemilu dianggap belum maksimal.  Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan pelayanan untuk memudahkan kelompok pemilih disabilitas pada hari pelaksanaan pemungutan suara. “Tujuan diselenggarakannya Bimtek ini yaitu salah satunya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya kelompok pemilih disabilitas dalam Pilgub Jabar 2018,” kata Endang.

Kegiatan Bimtek tersebut menghadirkan nara sumber Komisioner SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Barat  Nina Yuningsih, Ketua PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) Kabupaten Cianjur Asep Hermawan beserta rekan-rekan dari penyandang disabilitas.

Nina menjelaskan mengenai hak politik bagi penyandang disabilitas dalam pemilihan Pilgub Jabar 2018. Selain itu, Nina mengungkapkan bahwa petugas harus lebih proaktif terhadap pemilih, terutama dalam memprioritaskan penyandang disabilitas, ibu hamil, dan orang sakit. “KPU Provinsi Jawa Barat telah menyediakan berbagai fasilitas pelayanan seperti template, aplikasi, dan lain sebagainya untuk para penyandang disabilitas, jadi petugas harus lebih proaktif terhadap pemilih”, ujarnya.

“Ingat! Disabilitas bukan orang yang serba kekurangan, tetapi mereka adalah orang yang luar biasa, akan tetapi hanya ada sedikit perbedaan kemampuan saja,” lanjut Nina.

Sementara Asep meminta bahwa dalam penyelenggaraan pemilu hak penyandang disabilitas disamakan. “Saya ingin hak disabilitas itu disamaratakan dengan non disabilitas,” tegasnya.

Dalam Bimtek ini dilakukan simulasi tata cara pelayanan terhadap kelompok pemilih disabilitas pada saat pemungutan suara. Perwakilan dari beberapa kalangan disabilitas menjadi pemeran dalam simulasi tersebut. Peserta nampak terlihat antusias dalam kegiatan ini. [KC-02/**]