January 2020
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman melantik Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Drs. Munajat M.AP pada Jumat (31/1) di halaman Kantor Disdukcapil Cianjur. Dalam sambutannya, Herman meminta kepada Kepala Disdukcapil yang baru untuk membuat inovasi dan terobosan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya ingin Disdukcapil yang hampir setiap hari melayani masyarakat di seluruh wilayah kabupaten Cianjur mencari inovasi. Cari inovasi bagaimana caranya agar masyarakat yang datang jauh dari Naringgul Cianjur Selatan misalnya, datang ke sini nyaman jangan sampai mereka datang ke sini panas, gerah, lama, dan sebagainya, cari inovasi!" ujar Herman, Jumat (31/1).

Herman juga meminta kepada Kepala Disdukcapil untuk melakukan evaluasi secara rutin guna mengatasi masalah-masalah yang kerap kali terjadi dalam pelayanan di Disdukcapil.

Baca Juga : 
Buka MTQ Ke-45 Cianjur, Haji Herman Apresiasi Antusiasme Warga
Dukung Talenta Muda Cianjur Dalam Bidang Seni, Haji Herman Jadi Anggota Forsa
Haji Herman Minta BKSWI Bantu Wujudkan Cianjur Maju Dan Agamis
Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman Raih Penghargaan Dari Menteri ATR/BPN

"Lakukan evaluasi setiap minggu atau setiap bulan apa kekurangan dalam rangka melayani masyarakat," ujar Herman.

Menanggapi perintah Herman, Kepala Disdukcapil, Munajat mengaku siap menjalankan tugas dari Plt. Bupati Cianjur untuk membuat inovasi dalam pelayanan Disdukcapil.

Munajat mengatakan nantinya Disdukcapil akan membuka layanan di beberapa ruang publik seperti Citimall dan pasar.

"Kiita akan penetrasi ke sana," kata Munajat.

Munajat menjelaskan langkah pertama yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah konsolidasi internal guna mengevaluasi permasalahan penting yang berkaitan dengan pelayanan publik.

"Setelah itu kita urut kira-kira mana ini benang merahnya. Baru kita lakukan beberapa upaya pemecahan masalah dan solusinya akan kita terapkan berkaitan dengan yang diharapkan pak bupati salah satunya inovasi," kata Munajat.

Terkait masalah terjadinya penumpukan antrean massa yang mengurus e-KTP, mantan Sekertaris Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga itu mengatakan Disdukcapil sudah membuka layanan pembuatan e-KTP di tujuh wilayah yang mencakup semua Kecamatan di Cianjur.

"Kita akan coba memecah konsentrasi ini jadi tujuh wilayah. Tujuh wilayah yang mencakup pelayanan di Kecamatan-Kecamatan terdekat. Sehingga nanti tidak akan terjadi lagi penumpukan-penumpukan di satu titik," kata Munajat.

Lihat Video :
Wajah Baru MUI 2019-2024
BKSWI Cianjur Laksanakan Muscab VI
Ridwan Kamil Resmikan Gedung NU Cianjur


Munajat menambahkan, pihaknya juga akan mengevaluasi distribusi blanko e-KTP. Kedepannya blanko e-KTP akan didistribusikan ke tujuh wilayah tersebut.

"Misalnya dari tujuh wilayah ini mewakili empat kecamatan, kita data berapa jumlah penduduk yang belum terekam dan mempunyai e-KTP. Sehingga kita bisa proyeksikan tiap tahunnya berdasarkan kebutuhan masing-masing Kecamatan," kata Munajat.

"Beberapa langkah ini mudah-mudahan bisa meminimalisir masalah di masyarakat yang ingin mendapatkan akte atau ktp, sehingga kemudian nanti di tahun ini semua bisa berjalan dengan optimal," kata Munajat.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 821/473/SJ tentang Persetujuan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur, Plt. Bupati Cianjur secara hukum diperbolehkan melantik pejabat struktural di lingkungan Pemkab Cianjur. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- 526 orang calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Cianjur hari ini  jalani tes tertulis, sementara 34 pendaftar calon anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) lainnya yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrastidak bisa mengikuti tes tertulis dengan sistem computer assisted test (CAT) yang digelar hari ini di SMK Pasundan 1 Cianjur, Kamis(30/1).

" Berdasarkan data, jumlah pendaftar calon anggota PPK Pilkada Kabupaten Cianjur  ada 560 orang, sebanyak 9 orang tidak menyerahkan berkas, 9 orang tidak lolos persyaratan administrasi, dan 15 orang merupakan mantan anggota PPK dua periode" ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah.

"Jadi, hari ini yang dinyatakan memenuhi syarat mengikuti tes tertulis dengan sistem CAT ini sebanyak 526 orang," kata Selly

Rencananya Tes tertulis itu dibagi menjadi 4 Sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB-10.00 WIB, sesi dua Pukul 10.00 WIB-12.00 WIB, sesi tiga Pukul 13.00 WIB-15.00 WIB, dan sesi terakhir Pukul 15.00 WIB-17.00 WIB.

Dari tes tertulis itu, lanjut dia, akan diambil 10 terbaik dari setiap kecamatan untuk selanjutnya menjalani tes wawancara.

Untuk menghindari adanya pengurus partai politik di tubuh PPK, pihaknya akan memperketat seleksi dalam tahap wawancara .

" Di Wawancara nanti kita  akan tanya juga. Yang jelas kami akan memperketat proses ini, supaya PPK yang terpilih benar-benar berkualitas," ujar selly [KC.10/Net]**
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman mengapresiasi antusiasme warga Cianjur menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 45 Kabupaten Cianjur. Haji Herman mengatakan pelaksanaan MTQ tahun ini berlangsung meriah dan mendapat respon masyarakat yang begitu tinggi.

"Alhamdulillah saya atas nama Pemerintah Kabupaten Cianjur mengapresiasi pelaksanaan MTQ ke-45 yang digelar di Warungkondang," kata Haji Herman di sela-sela acara penyambutan kafilah MTQ ke-45 di Warungkondang, Selasa (28/1).

Warga Cianjur terpantau menunjukan antusiasmenya lewat persembahan pawai, kesenian, dan marching band dari para kafilah tiap kecamatan.

Baca Juga : MUI Kabupaten Cianjur Dilantik

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Camat, khususnya Ibu Camat Warungkondang yang telah menyukseskan acara ini. Mudah-mudahan acara ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Cianjur," kata Haji Herman.

Haji Herman berpesan kepada peserta agar berlomba dengan niat yang baik yaitu untuk belajar dan syiar agama Islam. Haji Herman juga berharap para peserta bukan hanya mengejar prestasi, tapi bisa menjaga nama baik Kabupaten Cianjur.

"Cianjur ini gudangnya santri, saya minta semuanya berjuang secara sportif dan tingkatkan kemampuan. Mudah-mudahan semuanya jadi juara," kata Haji Herman.


Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 45 Kabupaten Cianjur 2020 digelar pada 24-31 Januari 2020 di Lapangan Jagakarsa Warunkondang. Terdapat 32 kecamatan yang turut andil dalam gelaran MTQ tahun ini.

Perwakilan juara yang terpilih nanti akan mewakili Cianjur di MTQ tingkat provinsi yang akan digelar di Kabupaten Garut.

Sebelumnya, Kecamatan Karang Tengah menjadi Juara Umum pada MTQ Cianjur ke-44 yang dilaksanakan di Kecamatan Cibeber.

Dalam pelaksanan MTQ kali ini turut diramaikan dengan sejumlah kegiatan, seperti pameran produk halal, pesta rakyat, sampai dengan pawai taaruf. [KC.08]**

Ketua KPU Cianjur, Selly Nurdinah
CIANJUR[KC],- Menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Cianjur tahun 2020, tercatat ada tiga bakal pasangan calon dari jalur perseorangan yang sudah menyerahkan data, demikian dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah.

“Berdasarkan data penyerahan yang kami terima ada tiga Bapaslon perseorangan. Mereka antara lain Toha S Ag-Ade Sobari, Dadan Supardan-Irfan Helmi Khadafi, dan Lanja Guntur-Mira Jani Martani,” kata Selly, kepada wartawan, Senin (27/1).

Dijelaskannya selain ketiga Bapaslon tersebut kemungkinan akan bertambah. Mereka sudah mengambil username dan password. Adapun tahapan selanjutnya mereka akan melakukan penyampaian antara lain syarat dukungan,

Baca Juga : Pengumuman KPUD Cianjur Tentang Penyerahan Syarat Dukungan Bakal Calon Perseorangan

“Di tanggal 19-23 Pebruari jadwal penyampaian dukungan syarat minimal dalam bentuk surat pernyataan dan kemungkinan akan bertambah,” jelasnya.

KPU nantinya akan melakukan pengecekan jumlah dan sebaran. KPU akan menerima syarat dukungan dari Bapaslon apakah sudah memenuhi ataukah belum.

“Adapun syaratnya yaitu 108.344 dukungan dan tersebar di 17 kecamatan,” tambahnya.

VIDEO : Balon Kades Berebut Kursi 5 Besar

Setelah itu nantinya KPU akan melakukan penilaian administrasi form surat dukungan. Diteruskan verifikasi faktual lapangan, dan dilanjutkan rapat pleno dukungan. Bila masih belum memenuhi persyaratan akan diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan. [KC.10/Net]
CIANJUR,[KC],- Kecelakaan maut melibatkan satu unit motor suzuki dan satu unit truk bermuatan pasir  terjadi di Jalan Raya Cibeber  Kampung Cipetir, Desa Cipetir, Kecamatan Cibeber, Minggu (26/01) pukul 05.30 WIB.

Rizki (26) dan Misbahudin (17) warga Kampung Puncak Gombong, Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak Cianjur tewas dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan laporan Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda, kecelakaan bermula ketika sepeda motor suzuki FU tanpa plat nomor yang dikemudikan  oleh Rizki (26) dengan memboncengi Misbahudin (17), melaju dari arah Cianjur menuju arah Campaka.

“Ketika menempuh jalur lurus dua arah, dia mencoba menyalip kendaraan bus di depannya yang  tidak tercatat identitasnya. Ketika mendahului, datang dari arah berlawanan  truk bermuatan pasir bernopol D 8612 VP yang dikemudikan oleh Boim, sehingga Rizki dan Mishbahudin terjatuh dan terseret kendaraan,” tuturnya melalui laporan tertulis.

Akibat kecelakaan lalu lintas tersebut, Rizki dan Mishabudin meninggal dunia di tempat.  Sementara kendaraan yang dikemudikannya hanya mengalami kerusakan ringan dengan kerugian ditaksir sekitar Rp500 ribu.

Setelah melakukan gelar perkara awal, polisi langsung berkoordinasi dengan pihak Jasa Raharja dan membuat permohonan visum ke RSUD Sayang Cianjur.

Berdasarkan hasil analisa sementara, kecelakaan lalu lintas di Cibeber itu di sebabkan oleh pengemudi sepeda motor yang tidak berhati-hati dan mendahului kendaraan dalam posisi yang tidak aman [KC.10/Net]**

CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman resmi bergabung menjadi anggota Fans of Rhoma and Soneta (Forsa) Cianjur. Ketua DPC Forsa Cianjur Agus Ginanjar mengaku bangga karena orang nomor satu di Cianjur telah menjadi bagian dari keluarga Forsa.

"Perhari ini Pak Bupati resmi menjadi anggota Forsa. Ini menjadi kebanggan bagi Forsa," kata Agus Ginanjar di sela-sela aundiensi Forsa dengan Bupati di Pendopo Kantor Bupati Cianjur, Minggu (26/1).

Agus mengaku bersyukur karena Forsa Cianjur telah diterima dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur saat ini.

"Alhamdulillah karena bapak Bupati juga hobi dalam seni. Jadi bapak Bupati begitu mendengar penjelasan bahwa arti dari Forsa itu adalah penggemar seni musik, jadi bapak Bupati sangat mendukung perkumpulan Forsa," kata Agus.

Agus menjelaskan saat ini anggota Forsa Cianjur yang terdaftar dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) berjumlah lebih dari 600 orang. Dimana Haji Herman menjadi salah satu anggotanya.

Saat ini Forsa Cianjur tengah menggalang dukungan untuk salah satu anggotanya bernama Meli/Amel yang sedang mengikuti kompetisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2020. Meli (15) merupakan warga Cianjur yang berasal dari Desa Sukamulya Kecamatan Cikadu.

"Alhamdulillah anggota Forsa Cianjur berhasil mengikuti LIDA mewakili Jawa Barat. Saya memohon dukungan kepada bapak Bupati untuk mendukung Meli/Amel," kata Agus.

Mendengar informasi tersebut, Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman meminta dan mengajak seluruh masyarakat Cianjur untuk mendukung Meli. Haji Herman juga memerintahkan OPD Pemkab Cianjur untuk menggalang dukungan di setiap Desa dan Kecamatan dan se-Cianjur.

"Saya Haji Herman Suherman Bupati Cianjur sangat mendukung warga Cianjur bernama Meli di Liga Dangdut Indonesia. Saya mengajak kepada seluruh warga masyarakat Cianjur bersama-sama mendukung dengan cara LIDA (spasi) Meli kirim ke 97288 sebanyak-banyaknya," ujar Haji Herman.

Cianjur merupakan salah satu daerah penyumbang talenta-talenta muda khususnya di bidang seni. Bukan kali ini saja, Cianjur sebelumnya juga melahirkan artis muda bernama Lesti yang namanya kini telah dikenal banyak orang se-Indonesia. Dukungan Pemerintah Kabupaten Cianjur menjadi peran penting bagi lahirnya talenta-talenta baru baik di Jawa Barat maupun di Indonesia.[KC,08]**
CIANJUR,[KC],- Setelah beberapa pekan menghebohkan warga Desa Sukaharja Cibeber, akhirnya  monyet langka endemik Jawa Barat, Surili berhasil tertangkap dalam jebakan yang dipasang oleh balai Besar Konservasi Sumber daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat beberapa waktu lalu.

"Iya ada satu yang sudah tertangkap di halaman rumah warga di perbatasan antara Desa Sukaraharja dan Desa Cisalak Kecamatan Cibeber. Tertangkapnya sekitar pukul 13.30 Wib," ujar Sekretaris Desa Sukaraharja, Budhi Qomara, Sabtu (25/1).

Rencananya, monyet surili tersebut akan diserahkan pada petugas dari BBKSDA Jawa Barat.
"Sudah dilaporkan terkait adanya yang tertangkap." ucap Budhi.

Baca Juga : Warga Cibeber Heboh, Ada Tiga Ekor Surili Berkeliaran

Menurutnya masih ada beberapa ekor surili yang berkeliaran di Desa Sukaraharja. Pasalnya warga sempat melihat beberapa ekor surili di lokasi yang sama. Dia pun berharap, surili lainnya bisa dievakuasi agar tidak menjadi sasaran pemburu atau warga yang tidak bertanggungjawab.

"Kalau yang tertangkap ini yang sering terlihat di atap masjid Desa Sukaraharja. Semoga yang lainnya juga bisa segera di evakuasi," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Sukaharja, Kecaatan Cibeber heboh lantaran melihat  tiga ekor primata langka berkeliaran, primata langka tersebut adalah surili yang merupakan spesies endemik Jawa Barat.

Spesies primata endemik Jawa Barat yang hampir punah dan sempat dijadikan Maskot dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Itu sering terlihat di berkeliaran di sejumlah kampung di Desa Sukaraharja sejak dua bulan terakhir. [KC. 10/Net]**
CIANJUR,[KC],- Empat orang pelajar SMP terjatuh ke jurang, di Kampung Sukamaju, Desa/Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur,  Jumat (24/1) petang. Satu di antaranya meninggal dunia akibat jatuh ke dasar jurang. Sedangkan tiga korban lainnya selamat, setelah berhasil berpegangan pada akar dan ranting pohon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tawuran pelajar terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Empat pelajar yang terdesak kabur dan malah nekat lompat ke dalam jurang.

"Ada empat yang lompat, dua berhasil naik lagi, yang satu berhasil turun dan lari ke bawah. Sedangkan yang satu lagi belum diketahui kondisinya," ujar Babinsa Haurwangi Koptu Haryadi

Dikatakan, petugas mengalami kesulitan saat berupaya mengevakuasi tubuh korban, karena kondisi jurang yang cukup terjal. “Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Identitasnya masih kita himpun. Namun, ditengarai pelajar SMP karena masih mengenakan seragam,” ujar dia. Dari hasil pemeriksaan luar, korban mengalami luka cukup serius dibagian kepala. [KC.10/NET]**


CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman menghadiri acara Musyawarah Badan Kerja Sama Wanita Islam (BKSWI) cabang Cianjur ke VI yang dilaksakan di Aula Asrama Haji Cianjur, Sabtu (25/1). Pada kesempatan itu Haji Herman, sapaan akrab Herman Suherman, mengapreasiasi peran BKSWI dalam mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Cianjur yakni membawa Cianjur maju dan agamis.

"Saya atas nama pemerintah kabupaten cianjur mengucapkan terima kasih dan mengapreasiasi atas terlaksananya musyawarah BKSWI Cianjur. Semoga apa yang menjadi harapan ibu-ibu untuk memajukan dan mensyiarkan Islam bisa terlaksana dengan baik di Kabupaten Cianjur," kata Haji Herman saat membuka acara yang bertemakan 'Melalui Muscab kita tingkatkan sinergisitas dan kinerja organisasi dengan dakwah dan syiar dalam mempersatukan ummat Islam', Sabtu (25/1).

Haji Herman berkomitmen akan mendukung setiap kegiatan BKSWI Cianjur.

"Insya Allah di tahun depan, tolong ingatkan saya. Insya Allah saya akan membantu ke depannya," kata Haji Herman.

Baca Juga : Haji Herman Tegaskan Netral Dalam Pilkades Cianjur

Haji Herman mengatakan Cianjur merupakan daerah gudangnya santri dan ulama. Oleh itu dirinya mengaku membuat visi Cianjur yang maju dan agamis sesuai dengan karakter dari Kabupaten Cianjur.

"Saya memikirkan kalau Cianjur dibangun bersama ulama dan umaro, insya Allah Cianjur akan hebat dan luar biasa," kata Haji Herman.

Sementara itu, Ketua BKSWI Jawa Barat Nan Rahmiwati mengaku senang dan bangga atas apresasi yang diberikan Plt. Bupati Cianjur ke BKSWI. Dirinya mengaku siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dalam membantu program-program Pemkab Cianjur terutama di bidang kesehatan dan sosial.

Haji Herman Suherman Bersilaturahmi dengan Pengurus BKSWI Cianjur

"Tentunya ini menjadi motivasi kami. Harapan kami bisa bersinergi dengan Pemerintahnya, PKK, MUI, dan Kementerian. Karena tanpa bersinergi kita mungkin berhasil mewujudkan Cianjur yang agamis," kata Nan Rahmiwati.

Video : Balon Kades Berebut Kursi 5 Besar, Haji Herman Tegaskan Netral dalam Pilkades

BKSWI merupakan kumpulan organisasi wanita Islam yang berpusat di Jawa Barat. BKSWI dideklarasikan pada 4 Maret 1963 di Bandung. Sementara BKSWI Cianjur sendiri sudah ada sejak 30 tahun yang lalu.

Dalam musyawarah BKSWI Cianjur kali ini terdapat 25 orang peserta yang terdiri dari 5 orang perwakilan tiap lembaga. Lembaga yang hadir adalah Muslimat NU, Aisiyah, Persistri, PUI, dan WSII. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Sebanyak 178 orang Pengurus Komisi dan Lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur masa khidmat 2019-2024 dikukuhkan secara resmi oleh Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, KH. Rahmat Syafe’i, di Bale Pancaniti Pemkab Cianjur Jl. Siti Jenab no. 31 Cianjur, Jumat (24/01).

Acara pengukuhan tersebut dihadiri Plt. Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, Ketua Umum MUI Kabupaten Cianjur Masa Khidmat 1979-2019, KH. Abdul Halim, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cianjur diwakili Kasubbag TU, H. Asep Khaerul Mu’min, Kapolres Cianjur, Dandim 0608 Cianjur, perangkat daerah, para ulama dan tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Berikut susunan pengurus MUI Kabupaten Cianjur Masa Khidmat 2019-2024, Ketua Umum, KH. Abdul Rauf, Wakil Ketua Umum, H. Ahmad Yani, Sekretaris Umum, H. Saepul Ulum, dan Bendahara Umum, H. Yosep Umar.

Kepengurusan MUI tersebut dilengkapi 12 komisi, yaitu Komisi Fatwa, Komisi Ukhuwah Islamiyah, Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, Komisi Pendidikan dan Kaderisasi, Komisi Pemberdayaan Ekonomi, Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kajian Internasional, Komisi Hukum dan Perundang-undangan, Komisi Hubungan Antar Umat Beragama, Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Keluarga, Komisi Pengkajian dan Penelitian, Komisi Informatika dan Komunikasi, serta Komisi Pembinaan Seni Budaya Islam.

Selain itu, di MUI juga terdapat 3 lembaga, yakni Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah/Takmiliyah dan Sarana Prasarana Peribadatan Kawasan Industri dan Perdagangan/Pertokoan, Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Syariah, seta Lembaga Bantuan Hukum.

Ketua Umum MUI Kabupaten Cianjur yang baru, KH. Abdul Rauf dalam pidatonya menyampaikan bahwa betapa pentingnya sinergitas antara ulama dan umaro. “Tidak mungkin program akan berjalan jika tidak bersinergi, baik didalam MUI sendiri maupun dengan umaro,” ucapnya.

Ia berharap sinergitas yang terjalin dengan baik akan mewujudkan Cianjur yang lebih maju dan agamis. Ia juga menyampaikan harapannya semoga para pengurus yang hari ini dikukuhkan bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. “Setelah pengukuhan akan langsung dilaksanakan rapat kerja,” tandasnya.

Sementara itu, Plt. Bupati dalam sambutannya berharap MUI Kabupaten Cianjur mampu mengembangkan peran dan fungsinya untuk mengamalkan ajaran Islam, dan memberikan bimbingan serta tuntunan kepada umat Islam agar tercipta kondisi kehidupan beragama yang bisa menjadi landasan yang kuat, sehingga mendorong terwujudnya masyarakat yang berkualitas (khoiru ummah).

Selain itu, pihaknya juga berharap pengurus MUI Kabupaten Cianjur yang telah dikukuhkan bisa terus eksis dan berperan aktif dalam upaya menjaga dan mewujudkan kehidupan umat beragama yang lebih kondusif di Kabupaten Cianjur.

“Dalam perspektif demikian, dengan kehadiran MUI bersama pemerintah sejatinya akan terbangun sinergitas untuk mewujudkan sebuah tatanan masyarakat yang soleh,” tutupnya. [KC.10/Net]
CIANJUR,[KC],- Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cianjur sambut baik  kerjasama yang dilakukan Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) tentang seleksi mahasiswa IPB jalur prestasi kepramukaan,  kerjasama ini  menjadi perhatian penggiat pramuka di kabupaten Cianjur.

H. Abdul Azis  selaku Wakil Ketua Bidang Humas Kwartir Cabang Gerakan Pramuka  Cianjur mengatakan Prestasi kepramukaan menjadi lebih bergengsi dengan adanya kesepakatan Pramuka Jabar dan IPB ini, untuk itu kami mengeluarkan surat edaran nomor 10/0903-B tanggal 24 Januari 2020 yang ditandatangani langsung oleh Kak Budhi Rahayu Toyib selaku Ketua Kwarcab Cianjur agar Ketua Kwartir ranting di kabupaten Cianjur dapat menyebarluaskan informasi ini hingga ke gugus depan.

"Kita sudah keluarkan surat edaran tentang ini, dan harapan kita  semua jajaran Kwartir Ranting dapat menginformasikan Seleksi Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) kepada Gugus Depan di wilayahnya masing-masing, baik melalui surat formal maupun media social" ucap Abdul Azis

Video : SAKO PRAMUKA PAGUYUBAN PASUNDAN GELAR KMD

Informasi lainnya calon mahasiswa adalah lulusan SMA/MA pada peminatan MIPA dan SMK pertanian/kehutanan yang aktif sebagai anggota gerakan pramuka setidaknya dewan ambalan seperti ketua dewan ambalan atau pradana, sekretaris ambalan (kerani), hartaka atau juru uang (bendahara), atau sebagai pemangku/juru adat.

Dewan kerja dari tingkat ranting (DKR), cabang (DKC), daerah (DKD), dan nasional (DKN) juga menjadi prioritas. Peluang jalur prestasi pramuka ini terbuka bagi anggota pramuka di Jawa Barat.
Lulusan SMA/MA dan SMK yang dimaksudkan merupakan lulusan 2020 yang memiliki nilai rata-rata minimal 80 untuk mata pelajaran matematika, fisika, kimia, dan biologi selama 5 semester.

Untuk mendapatkan rekomendasi dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat, yang bersangkutan harus menyampaikan persyaratan antara lain Pengantar/ Rekomendasi dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka yang bersangkutan, Prestasi sebagai Ketua Dewan Ambalam/ Dewan Kerja, fotocopy Surat Keputusan yang telah dilegilisir, Prestasi Pramuka Garuda, fotocopy Sertifikat Pramuka Garuda yang telah dilegalisir oleh Kwartir Cabang yang bersangkutan, dan fotocopy SKU Penegak, Prestasi Lomba Kepramukaan, fotocopy Sertifikat/ Piagam yang telah dilegalisir oleh
penyelenggara lomba.
" Yang hendak mendaftar kuliah ke IPB melalui jalur prestasi kepramukaan menyerahkan dokumen atau berkas pendaftaran ke sekretariat Kwarda Jawa Barat di Bumi Kitri, Jalan Cikutra No. 276A Bandung, dokumen atau berkas yang masuk dan diterima oleh Kwarda Jawa Barat akan diverifikasi dan diseleksi sebelum diterbitkan rekomendasi" Ucap Abdul Azis

Hasil seleksi dan verifikasi dokumen/berkas calon mahasiswa masuk IPB jalur prestasi kepramukaan akan diumumkan dan diinformasikan secara langsung kepada calon mahasiswa yang mendaftar.
Kwarda Jabar dan IPB telah menyapakati kerjasama strategis dalam pembinaan generasi muda. IPB memilih Pramuka Jawa Barat sebagai mitra untuk pelaksanaan salah satu tridarma perguruan tinggi.
IPB pun menentukan standar minimal bagi kalangan pramuka berprestasi sebagai salah satu bentuk prestasi internasional dan nasional.[KC.10/nET]**

CIANJUR, [KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman mendapat penghargaan sebagai Kepala Daerah yang memiliki kinerja baik dalam penyelenggaraan penataan ruang tahun 2019 dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Haji Herman sebagai Kepala Daerah dinilai aktif melaksanakan kegiatan pengendalian pemanfaatan ruang dan penguasaan tanah.

Haji Herman mengatakan apresiasi dari Menteri ATR/BPN ini merupakan hasil kolaborasi dari pemerintah daerah dan masyarakat. Haji Herman juga menegaskan Pemkab Cianjur akan terus berkonsisten mengikuti aturan tata ruang sesuai dengan yang telah ditentukan oleh Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga : BUMDes Tanggeung Apresiasi Dukungan Plt Bupati Pada Pengembangan Produk Lokal

"Alhamdulillah, ini merupakan hasil kerja keras pemerintah dan peran masyarakat. Kita mendorong masyarakat untuk ikut terlibat dalam pengawasan penataan ruang sesuai dengan aturan" ujar Haji Herman di Pendopo Pemkab Cianjur, Jumat (24/1).

Haji Herman menjelaskan, saat ini Pemkab Cianjur tengah genjar membuka peluang investasi di Cianjur. Haji Herman berkomitmen untuk membuat aturan tata ruang yang ramah terhadap investasi.

"Silakan ayo bangun Cianjur. Kami Pemerintah Daerah Cianjur akan menjamin dan meng-guide apabila ada berinvestasi di Cianjur. Tentunya sesuai dengan aturan," kata Haji Herman.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri ATR/BPN Sofyan A. Jalil dalam rangka Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional pada 7 November 2019 di Kantor Kementerian ATR/BPN Jakarta. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Alun-alun  kebanggaan masyarakat cianjur kembali banjir, sejumlah fasilitas di Alu-alun Cianjur terendam banjir bercampur lumpur, Kamis (23/1). Banjir terjadi diduga penyebabnya adalah aliran drainase di sekitar lokasi tersebut tidak berfungsi dengan baik pasca hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cianjur.

"Banjir disertai lumpur dan sampah merendam kawasan Alun-alun. Kondisi ini akibat, saluran sungai yang ada tak jauh dari area Alun-alun itu tertutup sampah. Sehingga airnya meluap," kata Endang Jumena Kasubag Rumah Tangga Setda Kabupaten Cianjur.

Di selokan itu ada bak sampah yang melintang, sehingga saat debit air selokan tinggi karena hujan, jadinya meluap dan airnya masuk ke sini (alun-alun)," kata Endang

Sebanyak 10 tim kebersihan Pendopo, dan dua unit armada damkar diterjunkan untuk membersihkan lumpur yang merendam sebagian area landmark Cianjur yang diresmikan Presiden Jokowi, awal Februari 2019 itu.

Baca Juga : Peduli Lingkungan, Plt. Bupati Cianjur Keluarkan Edaran Pengurangan Penggunaan Plastik Di Cianjur

Sementara itu, Hasan (38), salah seorang warga  Cianjur, menyayangkan kembali terjadinya banjir disertai lumpur dan sampah yang menerjang Cianjur.

"Apalagi kan sebelumnya juga ada fasiltias yang rusak, sekarang terdampak banjir. Harusnya ada langkah antisipasi. Selain itu, dalam masa pemeliharaan saat ini, diperbaiki juga sarulan drainase di lingkungan Alun-alun agar tidak lagi terkena banjir disertai lumpur," imbuhnya. [KC.10]**

CIANJUR, [KC],- Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dr Hidayat Nur Wahid (HNW), meresmikan masjid pusaka Ma’had Al-Quds Li Tahfidzil Qur’an, Cianjur, (21/1). Dalam sambutannya, HNW mengatakan bahwa Ma’had Al-Quds Li Tahfidzil Alquran merupakan karunia terbesar bagi masyarakat Jawa Barat bahkan Indonesia.

Secara khusus, HNW memuji lembaga-lembaga pendidikan yang berorientasi pada pembangunan manusia maupun sumber daya manusia namun hanya memprioritaskan bangunan fisiknya, intelektualitasnya saja tanpa menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia beragama.
“Kalau ukurannya adalah pembangunan manusia, maka ketika banyak orang orientasinya adalah membangun manusia, anak manusia, sumber daya manusia, tapi orientasi pembangunannya dari sisi fisik dan intelektual namun melupakan sisi pembangunan sumber daya manusia beragama,” kata HNW dalam acara peresmian masjid pusaka Ma’had Al-Quds Li Tahfidhil Qur’an, Cianjur.

“Sesungguhnya masalah religiusitas, spiritualitas, dan beragama, pembinaan beragama, mempersiapkan sumber daya manusia beragama harus menjadi nomor satu,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Ma’had Al-Quds Litahfidhil Qur’an Cianjur, KH Ma’sum, menyebut bahwa pendirian pesantren ini tidak lepas dari keinginannya membina dan menciptakan generasi penghafal Qur’an di Indonesia.

Cucu dari KH Lanre Said, pendiri pendiri pesantren tahfidz Darul Huffaz, Tuju Tuju, Sulawesi Selatan tersebut bertekad untuk mengikuti jejak kakeknya untuk mendirikan pesantren tahfidz usia dini.

“Alhamdulillah, saat ini pondok kami memasuki tahun kelima. Dulunya santri kami berjumlah 3 orang dan saat ini mencapai ratusan orang,” jelasnya

Hadir dalam peresmian Masjid Pusaka Ma’had Al-Quds Li Tahfidzil Qur’an, Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, Pimpinan Pesantren Al-Madina Jonggol, KH Zaenuddin, Wakif Ma’had Al-Quds Li Tahfidzil Qur’an, sejumlah perangkat daerah Kabupaten Cianjur.  [KC.10/net/Deny]
CIANJUR,[KC],- Sidang perdana kasus polisi terbakar saat pengamanan aksi unjuk rasa di gerbang  Pendopo di gelar Pengadilan Negeri Cianjur, Rabu (22/01), agenda pembacaan dakwaan dan eksepsi terdakwa dipimpin oleh Glorius Anggundoro dengan menghadirkan lima orang terdakwa, antara lain R, OZ, AB, MF, dan RR.

Keluarga para terdakwa nampak hadir di ruang sidang  demikian juga dengan pihak keluarga korban  istri anumerta Ipda Erwin Yudha Wildani.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Slamet Santosa mengatakan dakwaan menggunakan pasal 214 dengan ancaman kurungan 12 tahun, sedangkan untuk pasal 170 ayat (2) ancamannnya 9 tahun. 

"Didakwa masing-masing peran, yang paling berat pasal 214," ungkap Slamet dihadapan wartawan usai sidang.

Iwan Permana, kuasa hukum kelima terdakwa menyatakan keberatan dengan pasal yang didakwakan. Seharusnya pasal yang digunakan terberat saja, tidak berlapis.

“JPU harusnya fokus saja pada pasal yang memberatkan, tidak berlapis atau dikomulatifkan seperti itu,” tegasnya.

Pada sidang selanjutnya, Iwan akan mengajukan permohonan agar terdakwa tidak ditahan, karena sepengetahuannya dalam dakwaan tidak disebutkan ada unsur perencanaan. “Mudah-mudahan bisa dikabulkan,” tuturnya.

Sementara itu keluarga korban yang diwakili putranya, Erik Yuda Saputra (23) meminta majelis hakim memberikan hukuman seberat-beratnya kepada kelima terdakwa. [KC.10/Net]**


CIANJUR,[KC],-  Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman mengeluarkan surat edaran tentang pengurangan penggunaan plastik di Cianjur. Surat edaran ini ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, Camat, Desa/Kelurahan, TNI, Polri, Lembaga Negara, Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Perusahaan-Perusahaan Swasta, Lembaga Masyarakat, dan Komunitas Peduli Lingkungan.

"Kita ingin memulai gerakan mengurangi penggunaan plastik di Cianjur" kata Haji Herman seperti yang tertulis di akun instagram pribadinya @h.hermansuherman, Rabu (22/1).

Haji Herman mengatakan bencana alam yang belakangan ini terjadi di Cianjur dan wilayah Indonesia lainnya adalah bukti nyata terjadinya global warming.

"Oleh karena itu kami melakukan upaya pencegahan salah satunya dengan mengeluarkan surat edaran pengurangan penggunaan plastik ini," kata Haji Herman.

Dalam surat edaran bernomor 660.01/DLH/2020 ini, Bupati Cianjur menghimbau untuk melaksanakan kegiatan pengurangan pengunaan plastik pada setiap pelaksanaan rapat/koordinasi/sosialisasi/pelatihan dan kegiatan sejenis di gedung maupun hotel. Bupati berharap, dalam setiap kegiatan tersebut hidangan rapat (snack, makan, dan minum) yang tidak menggunakan pembungkus/kemasan dan tutup plastik. Disarankan menggunakan bahan organik atau bahan yang mudah terurai seperti daun atau kertas. Sedangkan untuk jamuan minum diminta untuk menyediakan cangkir-cangkir beserta sajian teh dan kopi produk lokal cianjur.

Baca Juga : BUMDes Tanggeung Apresiasi Dukungan Plt Bupati Pada Pengembangan Produk Lokal

Selain itu, Bupati juga menghimbau setiap kantin-kantin di kantor dan sekolah untuk tidak menjual makanan berkemasaan plastik. Setiap toko/minimarket/supermarket juga dihimbau untuk tidak menyediakan plastik belanja dan diganti dengan tas pakai ulang (reusable bag) atau kemasan dengan bahan organik/bahan yang mudah terurai.

Haji Herman mengajak kepada seluruh masyarakat Cianjur untuk ikut terlibat dalam gerakan ini.

"Kami juga menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat Cianjur untuk ikut dalam gerakan ini mulai mengurangi penggunaan plastik di kehidupan sehari-hari. Misalnya ke minimarket bawa tas belanja sendiri yang bukan plastik, membawa tumblr atau tempat air minum ke mana-mana," ujar Haji Herman.

Video : NGABASO BARENG PLT BUPATI H. HERMAN SUHERMAN

Dengan demikian Haji Herman berharap masyarakat Cianjur bisa berkontribusi dalam menyelamatkan lingkungan. [KC.08]**
CIANJUR, [KC],- Penangkapan puluhan pelaku pencurian kendaraan bermotor kembali di ringkus oleh jajaran Polres Cianjur dari 1 hingga 10 Januari 2020. Kini pemilik kendaraan yang menjadi korban bisa mengecek sepeda motornya yang hilang di Mapolres Cianjur, asalkan menunjukan surat kendaraan untuk dicocokan, jika cocok bisa diambil.

“Silahkan dengan menunjukan STNK dan BPKB kita periksa rangka kendaraanya, bisa diambil di Polres. Percuma saja, curanmor kita semua tangkap tapi motornya gak balik,” kata Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andri Priyanto, saat konferensi Pers di Mapolres Cianjur, Selasa (21/01)

Pada Konferensi Pers tersebut, Kapolres Cianjur  didampingi oleh Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat intel, Kasat Binmas, Kasat Sabhara, Kasi Propam, Paur Humas, Bupati yang diwakili Sekda Bpk. Aban Subandi, Ketua Ponpes Tanwiriyyah dan Ketua FKUB cianjur.

Diketahui  26 tersangka berinisial  ED, AK, EN, RB, D, AK, UM, RM, IK, HA, MR, AS, K, DRP, Y, DT, G, RH, J, E, A, D, O, I, A, K

Adapun Barang Bukti yang berhasil diamankan yaitu 36 (tiga puluh enam) unit sepeda motor berbagai tipe dan merk, 1 (satu) unit kendaraan roda 4 jenis mobil pick-up merk SUZUKI ST 150, tahun 2015, warna hitam, No.Pol F 8592 YA, 12 (dua belas) buah anak kunci letter T, 11 (sebelas) buah kunci letter T, Beberapa buah kunci kendaraan sepeda motor, Beberapa lembar STNK kendaraan, 1 (satu) unit Amplifier, 1 (satu) buah Microphone, 1 (satu) unit DVD merk Aston, 2 (dua) buah samurai, 1(satu) buah golok, dan 1 (satu) batang besi pagar.

Juang menambahkan kepada masyarakat agar berhati-hati jika ada penelepon mengaku dari Polres Cianjur. Bisa saja penelepon tersebut meminta bayaran ketika proses pengembalian motor.

“Pesan saya, jangan sampai masyarakat bahwa ada telepon dari orang tidak bertanggung jawab yang mengaku dari polres. Meminta hadiah atau bayaran itu tidak benar, takutnya dari keluarga pelaku curanmor itu sendiri.” tambahnya.

“Kalau kelompok mereka terdiri dari tiga sampai empat kelompok, satu di Cianjur. Dua dari di Jakarta dan Lampung, serta dari Sukabumi dan Bogor. Residivis ada, dengan kasus yang sama, ada enam orang, mungkin mereka enggak kapok-kapoknya,” kata dia.

Akibat dari perbuatan mereka, para pelaku diancam dengan enam pasal yaitu Pasal 365 KUHP, Pasal 363 KUHP, Pasal 55 KUHP, Pasal 56 KUHP, Pasal 480 KUHP, dan Pasal 481 KUHP. [KC. 10]
CIANJUR,[KC],- Lantaran kecewa terhadap hasil penetapan calon kepala desa, ratusan warga Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak,  menggeruduk kantor Desa Waringinsari dan melakukan aksi protes, warga juga melakukan aksi bakar ban bekas hingga kayu dan membakar 1 unit sepeda motor milik warga  di halaman kantor desa, Selasa (21/1).

"Warga meminta supaya panitia mundur dan proses penetapan hingga pemilihan kepada desa diundur. Warga keberatan panitia menerima calon kades yang dari luar Desa Waringinsari," ujar Asep (28), salah satu warga Desa Waringinsari.

Dihubungi terpisah, Camat Takokak Aziz Muslim membenarkan adanya protes dari warga yang berujung dengan aksi bakar ban, kayu, hingga satu unit sepeda motor itu.

"Iya, untuk yang bakar sepeda motor kemarin. Itu pun sepeda motor warga yang memang sudah rusak, bukan milik perangkat desa," ujar Aziz.

Menurutnya, unsur Muspika Kecamatan Takokak sudah berusaha menengahi dan meredam gejolak yang berawal dari tidak terimanya warga atas hasil seleksi calon kepala desa.

Warga merasa keberatan lantaran calon yang lolos seleksi dianggap bukan putra daerah, padahal dua di antaranya merupakan warga asli Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak.

"Sebelumnya ada sembilan bakal calon kepala desa, dan yang ikut seleksi akademik beberapa hari lalu ada delapan orang. Dari delapan orang tersebut, lima yang terbaik ditetapkan sebagai calon kepala desa. Tapi mungkin ada kekecewaan dari warga, karena ada incumbent yang tidak lolos. Padahal sudah dijelaskan bahwa seleksinya sudah sesuai aturan," jelasnya.

Dengan adanya gejolak tersebut, pihak panitia Pilkades Waringinsari dan Pemerintah Kecamatan bakal menunggu arahan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur. Pengumuman calon kepala desa yang harusnya dilaksanakan pada Selasa (21/1/2020) pun ditunda.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Cianjur Ahmad Danial mengaku bakal menggali dulu informasi dari panitia dan pemerintah kecamatan sebelum mengeluarkan keputusan.
"Kami dalami dulu, supaya nanti ada solusi terbaik dan putusannya bisa diterima oleh semua pihak," ungkap Danial. [KC. 10/Net]**
PLT Bupati Cianjur menunjukan salah satu produk lokal unggulan tanggeung

CIANJUR,[KC],- Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Tanggeung, Asep Muchtar Fahad mengapresiaai dukungan Plt. Bupati Cianjur, Haji Herman Suherman, pada kegiatan ekonomi kreatif pedesaan.

"Alhamdulillah kami BUMDes se-Cianjur sudah dikumpulkan oleh Plt. Bupati dan akan difasilitasi dalam bentuk suatu market sebagai wadah untuk menjual hasil produksi dari seluruh BUMDes," ujar Asep Muchtar.

BUMDes Desa Tanggeung saat ini telah memproduksi gula semut dan lampu hias dari kayu sebagai produk unggulan. Produk unggulan tersebut telah dijual secara massal.

Video : Sandiaga Uno Sapa Pelaku UMKM Cianjur

"Ini diproduksi sendiri sama anak-anak muda di sini," ujar Asep Muchtar.

Sebelumnya usaha yang dijalankan BUMDes Desa Tanggeung hanya mengelola pasar dan menjual barang elektronik.

Plt Bupati H. Herman Suherman mengapresiasi BUMDes yang mampu mengangkat potensi Desa dan kreatifitas masyarakat, menjadi produk yang layak jual.

Hal itu disampaikan Haji Herman saat mengunjungi Desa Tanggeung dalam rangka Monev PHK-BPTN. Herman yang menyempatkan untuk mampir ke BUMDes
mengatakan, upaya yang dilakukan BUMDes Desa Tanggeng ini harus terus ditingkatkan.



Baca Juga : BPN Fasilitasi Acces Reform Bagi UMKM-Petani Penerima Redis

"Diolah dan dikemas jadi lebih bagus sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga," kata Haji Herman.

Haji Herman berharap upaya yang dilakukan BUMDes Desa Tanggeung ini bisa diikuti oleh masyarakat Cianjur lainnya.

"Silakan masyarakat Cianjur cari ide-ide yang seperti ini untuk mengembangkan ekonomi tiap-tiap desa," kata Haji Herman. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman menegaskan tidak akan berpihak kemanapun dalam Pemilihan Kepala Desa Cianjur 2020. Haji Herman mengatakan dirinya akan mendukung semua calon kepala desa alias netral.

“Sedikitpun tidak ada. Tidak ada satupun. Mau incumbent, mau semuanya itu saya dukung. Semuanya didukung oleh saya. Netral!” ujar Haji Herman saat jumpa pers dalam acara tes seleksi akademik calon kepala desa di Universitas Suryakencana (Unsur), Minggu, (18/01).

Haji Herman juga menegaskan bahwa dirinya tidak bisa mengintervensi kelulusan peserta Pilkades.

“Jadi ini banyak calon kepala desa yang minta bantuan ke saya dan Unsur untuk minta diluluskan. Saya sampaikan di sini, yang meluluskan bukan dari Bupati dan pihak Unsur, yang meluluskan panitia masing-masing desa. Sehingga tidak ada titipan satupun yang bisa diluluskan oleh Bupati maupun pihak Unsur. Jadi ini mohon disampaikan karena ada informasi-informasi keliru yang mengatakan Unsur dan Bupati bisa meluluskan. Itu tidak benar,” ujar Haji Herman.

Baca Juga : 507 Kandidat Pilkades Ikuti Tes Tertulis Di Unsur

Dalam pelaksanaan Pilkades ini, seluruh anggaran selain test akademik berasal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Pemkab Cianjur telah menganggar Rp10,8 Miliar untuk Pilkades ini.

“Itu peruntukannya untuk kartu suara, honorarium panitia, dan untuk pelantikan. Semua desa yang menyelenggarakan Pilkades diberikan modal Rp.220juta kemudian sisanya DPT dikali Rp5.000. Jadi tiap desa jumlahnya beragam,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, A. Danial.


Terkait pelaksanaan Pilkades, Haji Herman berpesan kepada seluruh calon untuk menjaga kondusifitas.

“Saya ingin dengan test ini bisa menjalin persaudaraan antar calon satu dengan calon lainnya. Jaga kondusifitas,” ujar Haji Herman.

Video : Ridwan Kamil Resmikan Gedung PC NU Kabupaten Cianjur

Haji Herman juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan partisipasi di Pilkades tahun ini.

“Saya ingin masyarakat berbondong-bondong hadir pada tgl 23 menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani, sesuai dengan keinginan pilih kepala desa yang akan memajukan desanya masing-masing,” ujar Haji Herman.

Pilkades serentak rencananya akan digelar pada 23 Februrari 2020. Terdapat 507 orang peserta dari 69 desa yang mengikuti Pilkades ini. [KC.08]**
CIANJUR [KC],- Sebanyak 248 desa di Kabupaten Cianjur  akan melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada Februari 2020, dan hari ini 507 kandidat kepala desa mengikuti tes tertulis di Universitas Suryakancana (Unsur), Minggu (19/1).

Panitia pelaksanaan tes tertulis akademik, Drs Dedi menyampaikan, saat ini sudah mulai pelaksanan tes dan akan berlangsung di dalam ruangan, dan pastinya akan steril, rencananya tes yang dimulai jam 08.00 pagi tadi akan langsung diumumkan hasilnya  hari ini.

"Soal ada 15 soal, dan tidak boleh dibawa keluar ruangan, hasilnya ditabulasi dan ranking dengan peserta yang dinyatakan lulus langsung diumumkan hari itu juga dan semua peserta tes dapat menerima hasilnya" katanya.

Dedi menambahkan, para kandidat kepala desa ini sebelum mengikuti seleksi tertulis itu, ujar dia lagi, mendapatkan pengarahan mengenai tata tertib pelaksanaannya, seperti melakukan registrasi dengan mengisi absensi dan membuat surat pernyataan bersedia menerima hasil tes tertulis, dan pengambilan nomor peserta.

"Kami akan siapkan soal ekstra untuk yang perolehan nilainya sama waktunya 10 menit. Dan, di luar itu yang riskan, harus ekstra pengamanan, bagi nilai sama ada pengulangan tes," ujarnya.
Di lain pihak, Ketua Pelaksana, Dr Tanti memberikan arahan, nanti ada penggabungan nilai admin dan nilai tes tertulis.

"Ada beberapa desa yang belum menyampaikan hasil pleno penilain admin, ini mungkin kerawanan. Dari 507, mungkin akan separuhnya yang masuk calon. Lalu sekitar 157 akan gugur tidak akan menjadi calon," tandasnya.

Sementara itu Kabag Ops Polres Cianjur, Kompol Warsito mengatakan, pihaknya akans melakukan pengamanan, memastikan tes tertulis  berjalan aman, lancar dan tertib pelaksanaan sesuai harapan. [KC.09]**
CIANJUR, [KC],- Prakiraan cuaca Cianjur hari ini, Minggu 19 Januari 2020, bisa diakses informasinya di laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Feofisika (BMKG).

Setiap hari, BMKG merilis data tentang prakiraan kondisi cuaca, suhu udara, kecepatan dan arah angin angin hingga tingkat kelembapan udara semua kota dan kabupaten di Indonesia.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini apabila cuaca buruk diprediksi akan terjadi pada suatu kota atau kabupaten.

Misalnya, peringatan dini potensi hujan lebat, hujan petir, angin kencang dan gelombang tinggi. Berdasarkan data BMKG, prakiraan cuaca Cianjur hari ini, 19 Januari 2020, adalah sebagai berikut:

1. Pukul 00:00 WIB Cuaca: cerah berawan Suhu Udara: 24°C Kelembapan Udara: 75% Kecepatan Angin: 2 knot

2. Pukul 06:00 WIB Cuaca: hujan ringan Suhu Udara: 31°C Kelembapan Udara: 70% Kecepatan Angin: 15 knot

3. Pukul 12:00 WIB Cuaca: hujan lokal Suhu Udara: 22°C Kelembapan Udara: 90% Kecepatan Angin: 5 knot

4. Pukul 18:00 WIB Cuaca: berawan Suhu Udara: 20°C Kelembapan Udara: 95% Kecepatan Angin: 2 knot 5.

Pukul 23:59 WIB Cuaca: cerah berawan Suhu Udara: 25°C Kelembapan Udara: 80% Kecepatan Angin: 2 knot Untuk mengakses informasi lebih lengkap, seperti mengenai prakiraan cuaca Cianjur selama seminggu ke depan, dapat diakses melalui situs bmkg.go.id.

CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman berjanji menindaklanjuti laporan warga yang mengeluhkan jalan rusak di Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang. Haji Herman mengatakan telah memerintahkan Kepala Dinas PUPR Cianjur untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut.

"Insya Allah dalam waktu dekat segera diperbaiki," kata Haji Herman Suherman, Sabtu (18/01).

Pernyataan tersebut disampaikan Haji Herman saat menghadiri undangan acara jalan sehat yang diadakan warga RW 08 Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang. Bupati bersama warga duduk bersama (lesehan) bertatap muka silaturahmi sekaligus membuka acara tersebut. Pada kesempatan itu pula perwakilan warga diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya langsung kepada Bupati.

Baca Juga : Haji Herman: Investasi Di Cianjur, Libatkan Juga Masyarakat Sekitar

Ketua RW 08 Desa Mangunkerta Muhammad Mujahidin menjelaskan jalan yang rusak tersebut berada di perbatasan Desa Mangunkerta dengan Desa Gasol. Mujahidin mengaku senang dengan respon Bupati yang akan menindaklanjuti masalah jalan itu.

"Saya berterima kasih kepada Bupati karena sudah mau turun melihat sendiri masalah yang ada di sini," kata Mujahidin.


Dalam kesempatan itu, Haji Herman juga berpesan kepada masyarakat untuk menjaga dan mengamalkan 7 pilar budaya Cianjur. Mujahidin mengaku bahwa warganya sudah menjalankan dan mengamalkan 7 pilar tersebut.

Video : Reuni Lintas Angkatan SMP Islam Al-Ianah

"Saya kira kalau mengikuti 7 Pilar yang tadi disampaikan Bupati itu sudah bagus dan sudah berjalan di wilayah sini," kata Mujahidin.

Seperti diketahui Pemerintah Kabupaten Cianjur sudah lama menggalakan 7 pilar budaya Cianjur. 7 pilar tersebut di antaranya Maos (Mengaji), Mamaos (Berkesenian), Maenpo (Pencak Silat), Tangginas (Gesit), Tatanen (Bercocok Tanam), Someah (Ramah), dan Sauyunan (rukun). [KC.08]**
CIANJUR, [KC],- Nama Plt Bupati Cianjur menjadi salah satu kandidat kuat untuk di usung DPC PPP Kabupaten Cianjur sebagai bakal calon bupati (Cabub) dalam Pilkada 2020. Selain sebagai petahana, Herman juga sudah memiliki dukungan dari partai lain peraih kursi di DPRD Cianjur.

Ketika hal itu di konfirmasikan ke ketua DPC PPP Cianjur Jimmi Perkasa HAS, ia hanya berkilah semua bakal calon memiliki kedekatan dan keseriusan berangkat dari PPP. "Kelima nama itu kita dekat, teemasuk Plt Bupati Cianjur Herman Suherman," kilah Jimmi.

Ia menyerahkan semuanya di tangan DPW dan DPP PPP. Tugas untuk melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati sudah terselesaikan. "Intinya semua kandidat yang kami usulkan memiliki peluang yang sama, baik untuk calon bupati maupun wakilnya," tegasnya.

Sekretaris DPW PPP Jabar Pepep Syaeful Hidayat menegaskan, ada mekanisme yang harus ditempuh untuk para bakal calon bupati dan wakil bupati hasil penjaringan yang dilakukan DPC PPP Cianjur.

Baca Juga : DPC PPP Jaring Lima Bakal Calon Bupati Dan Wakil Bupati Untuk Pilbub 2020

"Kami sudah menerima lima nama kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati hasil penjaringan di DPC. Tentunya mereka akan melalui melanisme partai sebelum nanti ditentukan oleh DPP PPP," kata Pepep Syaeful Hidayat.

Pepep tidak memungkiri jika partai akan bertindak secara realistis dalam menentukan pilihan. "Tentu kita akan realistis, dan kita ingin menang. Tentunya semua itu butuh proses, terutama bagi lima kandidat hasil penjaringan oleh DPC," pungkasnya. [KC-02]**
CIANJUR, [KC],- DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Cianjur telah berhasil menjaring lima bakal calon bupati dan wakil bupati untuk pelaksanaan Pilkada Cianjur 2020. Dari lima bakal salon tersebut dua untuk bakal calon bupati dan tiga untuk  bakal calon wakil bupati.

"Setelah kita buka pendaftaran ada 12 bakal calon yang mengambil formulir, namun yang mengembalikan sampai batas waktu yang telah ditentukan hanya ada lima bakal calon," kata Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmi Perkasa HAS saat ditemui disela kegiatan Harlah PPP di kantor DPC PPP Cianjur jalan raya Bandung, Sabtu (18/1).

Baca Juga : Plt Bupati Berpeluang Besar Diusung PPP Di Pilkada 2020

Menurut Jimmi, dari lima nama hasil penjaringan tersebut sudah disampaikan ke wilayah DPW PPP Jabar untuk disampaikan ke DPP melalui mekanisme yang berlaku. "Tugas kita di DPC sudah selesai, sudah melakukan penjaringan dan sudah mengusulkan," jelasnya

Ketiga nama bakal calon bupati dan wakil bupati hasil dari penjaringan tersebut adalah Ade Barkah Surahman dan H Herman Suherman sebagai calon bupati, Hendang Purnamasari, Hedi Permadi Boy dan  Pairuzillah sebagai calon wakil bupati.

"Yang serius yang lima orang itu, kalau sebelumnya beredar sejumlah nama, itu hanya sebatas kabar. Kelima orang itu kini sudah ditangan DPW untuk menjalani tahapan proses selanjutnya," jelasnya [KC-02]**
CIANJUR,[KC],- Setelah santer berita tentang kemunculan  tiga ekor surili di Desa Sukaharja Cibeber, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat menurunkan tim untuk mengecek keberadaan monyet langka surili di perkampungan warga di Kecamatan Cibeber.

"Kita langsung membuat surat tugas untuk dua orang petugas mendatangi lokasi terkait keberadaan surili di Cianjur," kata Lana Sari Kepala Bidang Wilayah I BBKSDA Jawa Barat.

Menurut Lana, tim dengan peralatan lengkap tersebut juga diturunkan untuk mengevakuasi  surili tersebut. Di samping itu, tim BBKSDA juga akan mencari tahu faktor penyebab surili keluar dari habitatnya di hutan dan masuk ke perkampungan warga.

Video : MI Al-Khoeriyah Cibeber Cetak Generasi Qurani

"Kalau benar dan sudah ditemukan akan langsung di evakuasi hari ini dan kami akan mengidentifikasi penyebab tiga ekor surili berada di lingkungan yang tidak biasanya," ujar Lana.

Selain itu, Lana mengatakan, BBKSDA akan mencari tahu apakah surili tersebut tersesat di perkampungan atau sebelumnya ada yang memelihara namun kemudian melepasnya karena tidak mau berurusan dengan hukum. Tiga surili dilaporkan berkeliaran di Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber, Cianjur, dalam dua bulan terakhir. Satwa itu membuat heboh warga karena sempat berkeliaran di atap balai desa. [KC.10]**
Primata "Surili" 
CIANJUR,[KC],- Warga Desa Sukaharja, Kecaatan Cibeber heboh lantaran melihat  tiga ekor primata langka berkeliaran, primata langka tersebut adalah surili yang merupakan spesies endemik Jawa Barat.

"Kehadiran tiga ekor surili itu, menghebohkan warga karena primata langka tersebut terlihat di sejumlah tempat dan terakhir sempat berkeliaran di atas atap balai desa," kata Kasi Pemerintahan Desa Sukarahaja Budi Komara, Kamis (16/1).

Primata endemik Jawa Barat yang hampir punah dan sempat dijadikan Maskot PON 2016 yang digelar di Bandung-Jawa Barat itu sudah terlihat berkeliaran di desa tersebut sejak dua bulan terakhir.


Tiga ekor pertama kali terlihat warga mencari buah di sekitar kawasan makam di Kampung Pasirdogong, Desa Sukaraharja yang lokasinya terletak di belakang kantor desa.

"Salah satunya berukuran besar sekitar 60 centimeter dengan bulu warna putih dan hitam dan dua ekor lainnya berukuran kecil sekitar 40 centimeter dengan warna yang hampir sama," katanya.

Hingga saat ini, tidak ada warga yang berani menangkap atau memberi makan ketiga ekor primata. Budi sendiri mengaku tak tahu kiranya asal primata endemik tersebut, karena Desa Sukaraharja tidak memiliki hutan lindung.

"Setahu kami habitat surili di hutan yang memiliki pohon tinggi seperti kawasan Gunung Gede-Pangrango dan hutan lain di Jabar. Kami berharap ada dinas atau instansi terkait untuk menangkap dan membawa kembali surili ke habitatnya," kata Budi.


Sementara beberapa orang warga yang sempat melihat kehadiran primata langka tersebut, mengatakan tidak berani menangkap atau memberi makan.

"Kami lihat langsung ketiganya berebut buah mangga dari pohon di balai desa," kata Feri seorang warga.

Ia menilai primata langka yang sempat dipelihara tersebut sengaja dilepaskan dan berkeliaran mencari makan.

"Mungkin saja sebelumnya ada yang pelihara karena takut kena undang-undang, sengaja dilepaskan," katanya menduga asal kehadiran tiga surili itu di pemukimannya. [KC.10/Net]**
Evakuasi Pickup Suzuki Carry di Tikungan Lembah Koi
Foto : Dok Polsek Pacet
CIANJUR,[KC],- Satu unit mobil pickup jenis Suzuki Carry nomor polisi F 8535 WU mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di ruas jalan tikungan lembah koi Desa Sindanglaya Cipanas, diduga mobil ini menghindari sepeda motor hingga menabrak pejalan kaki dan terperosok masuk jurang dengan kedalaman 7 meter, Jum'at (17/1).

Kapolsek Pacet Kompol Suhartono langsung mendatangi TKP dan bersama warga membantu mengevakuasi penumpang maupun kendaraan sehingga bisa segera tertangani.

Menurutnya sekitar pukul 05.30 disaksikan oleh para saksi Mobil yang dikemudikan oleh Asmawi (41) warga Kampung Ciledug II RT.01/08 Pagelaran Cianjur  datang dari arah Bogor menuju Cianjur, tepatnya di tikungan lembah koi  Desa Sindanglaya tiba - tiba dari arah berlawanan datang sepeda motor No. Pol tdk tercatat melambung ke arah kanan sehingga kendaraan suzuki menghindar untuk menghindari tabrakan dengan sepeda motor tersebut, akibat menghindari motor tersebut kendaraan suzuki carry menabrak pejalan kaki  dan  dan mobil carry tersebut masuk jurang dengan kedalaman sekitar 7 meter.


" Akibat kejadian tersebut, mobil mengalami kerusakan namun tidak menimbulkan korban jiwa, Korban pejalan kaki Mahmud (31) warga Kampung Cimacan Cipanas mengalami luka ringan, sementara pengemudi Asmawi dan kenek atas nama Beni (21) warga Kp. Karya mekar Pagelaran mengalami luka ringan dan kini sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Cimacan." Ucap Kompol Suhartono. [KC.05]**


CIANJUR.[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman menyampaikan bahwa peningkatan investasi di Cianjur juga harus melibatkan masyarakat lokal Cianjur. Hal ini ia sampaikan saat acara peletakan batu pertama City Plaza Cipanas di Jalan Raya Cipanas 168, Sindanglaya, Cipanas.

"Kami sangat mendukung investasi masuk ke Cianjur, akan kami jamin untuk kemudahan investasi supaya lancar dan aman. Tolong libatkan masyarakat setempat agar pertumbuhan ekonomi sekitar juga ikut terdorong," kata Haji Herman, Kamis (16/1).

Video : Masyarakat Desa Jamali Antusias ikuti CNL Bupati

Ia juga mengimbau agar para investor melakukan diversifikasi produk supaya tidak bersaing langsung dengan ekonomi masyarakat. Adapun posisi di mana mal City Plaza Cipanas akan berdiri ini, memang akan berdekatan dengan Pasar Cipanas.

"Produknya dibedakan, segmen pasarnya juga harus jelas dan berbeda. Misalnya di pasar sudah ada target pembelinya, nanti pusat perbelanjaaan ini menyasar segmen yang lebih tinggi," kata Haji Herman.

Menurutnya, pembangunan pusat perbelanjaan terintegrasi di Cipanas adalah hal yang tepat. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dan Pemkab Bogor juga terus mendorong percepatan pembangunan Jalur Puncak II. Ini membuat akses ke Cianjur yang melewati Cipanas akan semakin cepat dan mudah.

"Kami memperkirakan Cipanas kembali ramai seperti masa sebelum ada Jalan Tol Cipularang. Cipanas akan terus berkembang menjadi destinasi wisata dan tentu membutuhkan infrastruktur pendukung seperti ini," kata Haji Herman.


Mantan Direktur Utama PDAM Cianjur ini menginstruksikan seluruh pihak terkait di berbagai tingkat mendukung upaya peningkatan investasi di Cianjur. Haji Herman memastikan Cianjur akan jadi wilayah yang aman dan mudah untuk berinvestasi.

"Jika dampaknya positif untuk pembangunan Cianjur, akan kami dukung bahkan dilakukan percepatan. Tentunya dengan memperhatikan koridor perizinan dan aturan yang perlu dilengkapi dan ditaati," kata Haji Herman.

Baca Juga : Tinjau Lokasi Pergeseran Tanah, Haji Herman Jumatan Dan Traktir Jajanan Warga

Direktur Jakarta Intiland Ugik Kurniadi selaku pengembang juga mengapresiasi kehadiran Haji Herman yang ikut melakukan peletakan batu pertama pembangunan City Plaza Cipanas. "Terima kasih untuk jajaran Pemkab Cianjur. Kami harap upaya kita semua ini dapat memperkuat dan mendorong peningkatan ekonomi dan sektor jasa di Cianjur," kata Ugik.

Nantinya, City Plaza Cipanas ini akan terintegrasi dengan beberapa fasilitas seperti pusat perbelanjaan, bioskop, area rekreasi keluarga berupa roof park, dan hotel. Ugik mengatakan prinsip-prinsip pembangunan sudah siap dan proses pengerjaan akan segera dilakukan sejak awal tahun ini.

"Target kami sekitar 18 bulan, tapi mudah-mudahan bisa dipercepat hingga satu tahun pengerjaan. Diperkirakan jelang Ramadan tahun 2021, City Plaza Cipanas sudah bisa beroperasi untuk masyarakat Cianjur," kata Ugik.[KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Kunci utama pembangunan Jawa Barat adalah kolaborasi yang terwujud dalam Visi Jabar juara Lahir dan bathin melalui inovasi dan kolaborasi, demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan sambutan dalam peresmian gedung dan kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kab. Cianjur di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Rabu (15/1).

Ridwan kamil berharap gedung NU ini bisa memberikan manfaat untuk masyarakat melalui berbagai kegiatan keumatan. “Saya sangat berharap gedung ini penuh manfaat dan menjadi mitra utama Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam mewujudkan Visi Jawa Barat” kata Emil-panggilan akrab Ridwan Kamil.

Video : Presiden Hadiri Harlah NU di Cianjur 

“Kantor ini harus jadi kantor yang paling sibuk, karena teorinya negara tidak bisa sepenuhnya diurus oleh pemerintah. Kenapa ada sekolah swasta, kenapa ada rumah sakit swasta, kenapa ada organisasi kemasyarakatan, karena instrumen dari pemerintah itu terbatas,” tambahnya.

Emil juga mengapresiasi Pengurus Cabang NU Kabupaten Cianjur karena memiliki prestasi di tingkat Provinsi. Dia pun berharap, PCNU Kab. Cianjur dapat menjadi contoh bagi pengurus PCNU di kabupaten/kota lain.

“Kami mengapresiasi keaktifan PCNU Cianjur yang membawa kualitas dakwah keumatan di Cianjur ini semakin luar biasa. Saking aktifnya pasti membutuhkan fasilitas kegiatan ke-jamaah-an.
Menandakan memang layak organisasi yang berprestasi mendapat fasilitasi tempat yang memadai,” katanya.

Baca Juga : Suranto: Marak Bank Syariah Peluang Bagi STISNU

Selain itu, Emil berpesan kepada semua pihak untuk menjaga kondusifitas. Apalagi, Kab. Cianjur akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun ini.

“Dan saya juga titip Cianjur tetap kondusif. Apalagi menjelang Pilkada di tahun ini. Saya doakan siapa yang terpilih sesuai dengan aspirasi dari rakyat Cianjur. Titip kondusivitas, jangan ada perpecahan, pertengkaran,” ucap Emil menutup sambutannya. [KC.06]**
CIANJUR,[KC],- Sembilan pelaku kasus narkoba ditangkap jajaran Polres Cianjur, yang meliputi bandar, pengedar serta pemodal barang haram di Kabupaten Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, menuturkan pihaknya telah mendapatkan barang bukti dari para tersangka kasus narkoba berupa jenis ganja dan sabu.

"Ini keberhasilan dalam mengungkap kasus narkotika, yang terjadi di wilayah hukum Polres Cianjur," ujar AKBP Juang Andi, Selasa (14/1/2020).

Ia menambahkan, para pelaku dijerat dengan pasal 114, pasal 112, pasal 132 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Mereka terancam pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dibalik jeruji besi (kurungan penjara)," ujarnya.

Selain itu, sejumlah barang bukti yang didapakan oleh petugas dari tersangka AR berupa dua bungkus plastik bening berisis shabu seberat 1,04 gram (bruto).

"Dua potong sedotan plastik warna merah di bungkus lakban kertas, satu unit handphone HP merk asus warna hitam dan satu buah tas selendang warna coklat," unkap Kapolres.

Kemudian, WN barang bukti 11 paket yang di dalam nya berisikan ganja berat seluruhnya satu kilogram (bruto), satu buah kantong plastik warna hitam,

"Ditambah, BB, berupa satu buah motor merk hinda beat warna hitam, satu unit handphone (HP) merk Samsung warna hitam,"

Tersangka lainnya, D satu kantong keresek merk matahari warna abu-abu berisi ganja seberat 300 gram (bruto) empat potongan lakban warna coklat, tiga potongan plastik bening, satu buah tas warna coklat, satu buah HP merk samsung warna putih, satu buah pisau dapur.

Sedangkan IF dengan barang bukti satu bungkus plastik bening berisi shabu seberat 4.20 gram (bruto), satu buah potongan lakban warna hitam, satu kantong kresek warn putih, satu buah botol bekas minum teh gelas, satu buah Hp merk samsung warna hitam, juga satu motor merk honda beat warna merah.

Hal senada masih kata AKBP Juang, tersangka vlainnya RAP dengan barang bukti 17 bungkus kertas buku warna putih berisi ganja sebert 43.81 gram (bruto), satu kantong kresek warna putih bertuliskan indomaret, satu buah handphonemerk Oppo warna hitam.

Lalu, MRA barang bukti tiga bungkus plastik klip bening berisi sabu seberat 0,76 gram (bruto), satu buah timbangan satu buah celana panjang training warna hitam, satu unit handphone merk Xiaomi warna emas.

Sedangkan, ES dengan barang bukti sembilan bungkus yang dililit lakban warna coklat yang di dalamnya berisikan ganja dengan berat seluruhnya 52,07 gram (bruto).

"Selain itu, satu buah plastik warna hitam. Dan, satu buah bekas roko merk malboro warna hitam. Juga satu handphone merk samsung warna hitam," terangnya.

Sedangkan, tersangka TIM dengan barang bukti satu bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis shabu seberat 4,30 gram (bruto), satu bungkus plastik berlakban coklat berisi narkotika jenis ganja seberat 4,30 gram (bruto), satu buah tas selendang warna coklat, satu buah Kantong kain warna hitam, dan satu buah handphone merk Vivo.

"Dan, tersangka terakhir CS dengan barang bukti yaitu satu bungkus plastik bening (klip) yang di dalamnya berisikan sabu seberat 0,76 gram (bruto). Lalu, satu bungkus bekas rokok dan satu potong tissue," pungkasnya. [KC.09]**
ILUSTRASI | Harga Cabai Naik Melonjak
CIANJUR,[KC],- Pada musim penghujan tahun ini harga berbagai macam cabai di Pasar Induk Cianjur sampai Rp 80.000 per Kg yang sebelumnya harga ada di sekitar Rp. 32.000/Kg.

Salah satu pedagang bernama Atep mengatakan kenaikan cabai sudah dimulai sejak akhir tahun 2019. "Rata-rata jualnya Rp 80.000, kalau masih bagus kualitasnya saya jual Rp 85.000 untuk cabai rawit merah," ucapnya, Selasa (14/1).

Ia mengatakan penyebabnya  karena pasokan dari sejumlah daerah mengalami kekurangan. Diduga karena sejumlah petani cabai mengalami gagal panen akibat cuaca, selain itu

Seorang pedagang nasi di Pasir Hayam pun menuturkan hal yang serupa, karena harga cabe kini dia mengakui harus sedikit berhemat menyediakan cabe untuk pelanggan. "Sebenarnya naik semua, cuma cabai disini bisa sampe Rp 80.000 per Kg, palingan saya beli setengah Kg aja sampe nanti turun," ucapnya.

Untuk diketahui pada hari ini harga berbagai pangan di pasar Kebayoran lama masih stabil terkecuali cabai. Harga cabai merah Kriting per Kg seharga Rp 80.000, cabai rawit besar Rp 85.000. Untuk cabai rawit merah Rp 80.000 per Kg, dan harga cabai rawit hijau Rp 45.000 per Kg. Selain cabai adapaun harga pangan yang naik tipis seperti petai Rp 6.000 per papan, yang normal harusnya kisaran Rp 4.000 - Rp 5.000 per papan. kemudian harga bawang putih ukuran sedang naik ke Rp 45.000 yang normalnya Rp 42.000 [KC.09]**

Haji Herman Menjadi Pembina Upacara di SDN Gelarwangi Cidaun
CIANJUR, [KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman mengikuti upacara bendera di SD Negeri Sekarwangi, Desa Gelarwangi, Kecamatan Cidaun sekaligus memantau efektivitas rotasi kepala sekolah yang telah dilakukan.

"Kepala sekolah di sini salah satu yang sudah dirotasi supaya lebih dekat jaraknya. Dengan harapan, kegiatan belajar mengajar bisa lebih efektif dan lebih efisien buat para pengajar," kata Haji Herman, Senin (13/1).

Kepala Sekolah SD Negeri Sekarwangi Deden Karyono (53) mengaku merasakan dampak positif dari rotasi yang telah dilakukan. Sebelumnya, Deden yang merupakan warga Desa Mekarjaya, bertugas di sekolah yang ada di Cidaun dan harus menempuh jarak sekitar 40 Km dari kediamannya.

Video : Pemkab Cianjur Rombak Kepala SD SMP dan Puskesmas

"Dulu butuh waktu dua jam untuk sampai ke sekolah. Sekarang, tidak sampai 30 menit saja sudah sampai. Pengawasan kegiatan belajar mengajar jadi lebih efektif dan efisien secara ekonomi juga," kata Deden.


Haji Herman memastikan rotasi kepala sekolah yang telah dilakukan sudah melalui pertimbangan matang soal efektifitas dan efisiensi kegiatan belajar mengajar. "Banyak kepala sekolah yang ditempatkan sangat jauh. Kami melihat masalah ini berdampak pada kegiatan sekolah, sehingga perlu dilakukan rotasi," kata Haji Herman.

Desa-desa terluar dan terpencil, jadi salah satu yang paling diutamakan. Adapun Desa Gelarwangi, Cidaun, merupakan salah satu desa terluar di Cianjur. Posisinya berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Garut.

Baca  : Haji Herman: Pendidikan Karakter Penting Untuk Hadapi Kemajuan Zaman

Pekan lalu, Selasa (7/1) Plt Bupati Cianjur, telah melantik 752 kepala SD, 93 kepala SMP, dan 45 Kepala Puskesmas. Rotasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja Kepala Sekolah dan Puskesmas, sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan IPM Cianjur. [KC.08]**
Polisi Cilik Asal Kec. Haurwangi Siap Berkompetisi
CIANJUR,[KC],- Seribuan polisi cilik desa dari 32 kecamatan yang ada di Cianjur, berkompetisi mengikuti lomba polisi cilik tingkat kabupaten di Mapolres Cianjur, yang dibuka langsung oleh Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto, Senin (13/1).

Hadir dalam pelaksanaan lomba tersebut, Wakapolres Cianjur Kompol Jaka Mulyana, S.I.K.,. pejabat utama Polres Cianjur, para Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Asda III Kab Cianjur, perwakilan Dinas Pendidikan, dan para Kepala Sekolah se Kabupaten Cianjur.

Dalam sambutannya Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan kegiatan ini dilaksanakan  bertujuan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan mengenai lalu lintas kepada anak-anak. Selain itu juga memperkenalkan kepada anak-anak mengenai tugas-tugas Polisi. Sehingga, menghilangkan stigma bahwa Polisi itu menakutkan.

Baca : Evakuasi Truk Timpa Warga, Korban Tertimbun Material Tembok

Kapolres menambahkan bahwa penanaman karakter sejak dini kepada anak-anak sangatlah penting. Kendati demikian, penanaman karakter sendiri memang tidak mudah dan perlu adanya peran serta yang sangat besar dari orang tua. kata Kapolres Cianjur.

“Kita akan memberikan kesempatan kepada adik-adik kita untuk berkreasi, berinovasi, dan menampilkan yang terbaik dalam lomba Polisi Cilik ini,” lanjut Kapolres Cianjur.

Jumlah peserta Polisi Cilik Desa yang mengikuti kegiatan lomba sebanyak 1.056 orang yang terdiri dari perwakilan dari 32 kecamatan se-Kabupaten Cianjur, selanjutnya pemenang akan mewakili Cianjur dalam lomba di tingkat Polda Jabar.

Video terkait : Kunjungan Kapolres & LKKS  Ke SMAN 2 Cianjur

Berikut daftar pemenang lomba polisi cilik tingkat Kabupaten, Kategori Danton terbaik diraih oleh Polisi Cilik utusan Kecamatan Pasirkuda, Kategori Pariasi terbaik diraih oleh Sukanagara, dan kategori Pakaian terbaik diraih oleh Tanggeung.[KC.09]**