February 2020
CIANJUR, (KC) Sebanyak  160 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur (Pilbuptahun 2020 dari 32 kecamatan di Cianjur di lantik oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Selly Nurdinah di aula Hotel Yasmin Cipanas, Sabtu (20/2/2020).

Ketua KPU Cianjur Selly Nurdinah mengungkapkan, pelantikan PPK untuk pelaksanaan Pilbup Cianjur 2020 merupakan momen sejarah bagi KPU Cianjur karena telah melantik 160 orang sebagai PPK dimana dari jumlah tersebut terdiri dari 144 orang laki-laki dan 16 orang perempuan.

"Kalau dipresentasikan berarti KPU Cianjur mempunyai 10 persen keterwakilan. Jumlah tersebut hasil dari seleksi awal yang masuk sekitar 11 persen dan yang lulus baik tes CAT dan wawancara hanya 10 persen," kata Selly.

Pihaknya meyakini, setelah anggota PPK mengucapkan sumpah janji ada beban tanggungjawab yang harus dipikul. "Artinya PPK akan bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku dalam menjaga amanah sebagai penyelenggara. Kita ingin pelaksanaan Pilbup Cianjur berjalan dengan sukses dan berkualitas," harapnya. (KC-02)**

CIANJUR,[KC],- Sebagai upaya menekan harga komoditas bawang putih yang saat ini ada di rata-rata Rp. 60 ribu/kg, Tim Satuan Tugas Pangan Provinsi Jawa Barat melaksanakan operasi pasar bawang putih di dua pasar di Kabupaten Cianjur, Kamis (27/2). .
Eem Sujaemah, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Jawa Barat  mengatakan operasi pasar bawang putih di Kabupaten Cianjur dilaksanakan di Pasar Induk Pasirhayam dan di Pasar Cipanas. Di masing-masing pasar disiapkan sebanyak 8 ton bawang putih.

"Kami siapkan kebutuhan bawang putih di masing-masing pasar sebanyak 8 ton. Harganya jualnya Rp28 ribu per kilogram," kata Eem saat meninjau operasi pasar bawang putih di Pasar Induk Cianjur, Kamis (27/2).

Eem menuturkan relatif mahalnya harga bawang putih belakangan ini lebih karena faktor cuaca. Karena itu, hasil konsultasi dan koordinasi dengan pihak importir, stok bawang putih yang ada didistrubusikan untuk kebutuhan operasi pasar agar harga stabil.

"Kami konsultasi, koordinasi, dan komunikasi dengan pihak importir, ternyata memang dari akhir November 2019 itu pembelian sepi. Hingga masih ada stok yang bisa didistribusikan," jelasnya.

Selain di Kabupaten Cianjur, tutur Eem, sebelumnya operasi pasar bawang putih dilaksanakan di beberapa pasar di Kota Bandung dan Kota Cimahi. Operasi pasar bisa dilaksanakan ketika ada permintaan dari pemerintah daerah setempat.

"Operasi pasar bawang putih sebelumnya kami laksanakan di Pasar Kosambi, Pasar Kiaracondong, Pasar Astanaanyar, Pasar Atas Cimahi, Pasar Andir, dan Pasar Soreang. Sekarang dilaksanakan di Pasar Pasirhayam dan Pasar Cipanas di Kabupaten Cianjur," bebernya.

Eem menuturkan sejauh ini bawang putih yang beredar di Indonesia mayoritas merupakan komoditas impor. Namun, setiap importir ada kewajiban menanam komoditas itu di Indonesia.

"Salah satu daerah yang dijadikan tempat penanaman bawang putih di Jawa Barat berada di Kabupaten Sukabumi," tuturnya.
Kebutuhan bawang putih di Jawa Barat rata-rata mencapai 2.860 ton per tahun. Namun kebutuhan itu baru untuk rumah tangga, belum mencakup kalangan home industri dan lainnya.

Kepala Dinas KUKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra, mengatakan tren harga bawang putih saat ini cenderung naik. Di Kabupaten Cianjur harganya di kisaran Rp60 ribu-Rp70 ribu per kilogram.

"Pada operasi pasar ini, bawang putih yang dijual sebesar Rp28 ribu per kilogram. Dengan operasi pasar ini diharapkan bisa menstabilkan harga. Normalnya harga bawang putih di kisaran Rp25 ribu-Rp30 ribu per kilogram," jelas Tohari.

Ia tak memungkiri pasokan komoditas bawang putih di Cianjur masih mengandalkan impor. Karena itu, kata dia, fluktuasi harganya dipengaruhi secara nasional.

"Jadi, selain karena faktor cuaca, naiknya harga bawang putih saat ini bisa juga dipengaruhi faktor lain karena komoditasnya kan mengandalkan impor," pungkasnya. [KC.10/Net]
CIANJUR.[KC],- Puluhan warga Haurwangi Cianjur terlihat antusias mengurus dokumen kependudukan seperti KTP elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga, dan Akte Kelahiran pada acara Cianjur Ngawangun Lembur (CNL), yang mengusung tema Bergerak Hadirkan Semangat Membangun Cianjur, di Desa Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi, Kamis (27/2).

Jajang (39) menjadi salah satu warga Haurwangi yang mengurus KTP-el di acara tersebut. Jajang mengatakan dirinya mendapat informasi adanya pelayanan pembuatan KTP-el dari pihak Desa.

"Infonya dari Desa melalui Pak RT. Kita datang eh ternyata benar bisa ngurus KTP di sini. Alhamdulillah senang sekali," kata Jajang saat ditemui di lokasi CNL, Kamis (27/2)

Jajang menjelaskan, mengurus KTP di stan pelayanan yang dibuka tidak memakan waktu yang lama.Selama dokumennya lengkap, sehari KTP-el bisa langsung jadi.

"Saya kan KTP-nya rusak sobek-sobek, terus saya bawa KTP-nya itu sama KK, besok jadi katanya tinggal ambil," jelas Jajang.

Jajang mengaku tidak dipungut biaya dalam pembuatan KTP-el tersebut. Jajang mengaku puas karena merasa terbantu dan dipermudah.



"Sangat terbantu ya kalau ngurus ke kantor Disdukcapil kan makan waktu dan ongkos. Kalau di sini kan dekat dan tidak membutuhkan waktu lama," kata Jajang.

Senada dengan Jajang, Kusnadi (40) warga Haurwangi lainnya juga mengaku puas atas layanan pembuatan KTP di acara CNL.

"Saya mengurus KTP dan KK di sini. Saya merasa puas dengan pelayanannya," kata Kusnadi.

Kusnadi mengapresiasi langkah Pemkab Cianjur yang mau menjemput bola dalam pelayanan pencatatan kependudukan warganya.

"Terima kasih kepada Bupati karena masyarakat sudah terbantu dan mempermudahkan," kaya Kusnadi.

Selain stan pelayanan publik, Pemkab Cianjur juga membuka stan-stan lainnya seperti Pameran UMKM dan Produk Desa. Pada acara ini terdapat juga hiburan kesenian tradisional oleh Ohang dan Kodrat Taryana Cepot. [KC.08]**
CIANJUR [KC],- Prakiraan cuaca Cianjur hari ini, Kamis 27 Februari 2020, bisa diakses informasinya di laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Feofisika (BMKG). Setiap hari, BMKG merilis data tentang prakiraan kondisi cuaca, suhu udara, kecepatan dan arah angin angin hingga tingkat kelembapan udara semua kota dan kabupaten di Indonesia.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini apabila cuaca buruk diprediksi akan terjadi pada suatu kota atau kabupaten. Misalnya, peringatan dini potensi hujan lebat, hujan petir, angin kencang dan gelombang tinggi.

Berdasarkan data BMKG, prakiraan cuaca Cianjur hari ini, 27 Februari 2020, adalah sebagai berikut:

1. Pukul 00:00 WIB Cuaca: berawan Suhu Udara: 23°C Kelembapan Udara: 80% Kecepatan Angin: 5 knot

2. Pukul 06:00 WIB Cuaca: hujan ringan Suhu Udara: 29°C Kelembapan Udara: 75% Kecepatan Angin: 10 knot

3. Pukul 12:00 WIB Cuaca: berawan Suhu Udara: 22°C Kelembapan Udara: 90% Kecepatan Angin: 5 knot 4. Pukul 18:00 WIB Cuaca: berawan Suhu Udara: 20°C Kelembapan Udara: 95% Kecepatan Angin: 2 knot 5. Pukul 23:59 WIB Cuaca: udara kabur Suhu Udara: 22°C Kelembapan Udara: 75% Kecepatan Angin: 2 knot

Untuk mengakses informasi lebih lengkap, seperti mengenai prakiraan cuaca Cianjur selama seminggu ke depan, dapat diakses melalui situs bmkg.go.id. [KC.03]**
CIANJUR,[KC],- Polres Cianjur melaksanakan upacara serah terima jabatan (Sertijab) Wakapolres Cianjur yang berlangsung di Aula Wirapratama pukul 16.00 WIB, Rabu (26/02)

Kapolres Cianjur  AKBP Juang Andi Priyanto SI.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung pelaksanaan sertijab tersebut, Upacara Sertijab ini dihadiri oleh Para Kabag, Anjak, Kasat, Kapolsek jajaran, Bhayangkari dan Staf Polres Cianjur

Kepada awak media Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto SI.K., S.H., M.Hum., mengatakan, pada hari ini dilakukan pelepasan Wakapolres Cianjur Kompol Jaka Mulyana. Karena Jaka akan dipindah tugaskan ke Kuningan. Di Polres Kuningan Jaka Mulyana menjabat sebagai Wakapolres.

Bertindak sebagai perwira upacara Kabag Sumda Kompol  Asep Agustoni dan komandan upacara IPTU Anjar Maulana.

Wakapolres Cianjur Kompol Jaka Mulyana mendapatkan jabatan baru sebagai Wakapolres Kuningan, jabatan Wakapolres Cianjur yang ditinggalkan Kompol Jaka Mulyana akan digantikan oleh Kompol Hilman Muslim yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Kuningan, dulunya Kompol Hilman pernah menjabat sebagai Kabag Ops Polres Cianjur. [KC.10/Net]
CIANJUR,[KC],-Sejak disosialisasikannya  program “Sedekah itu Hebat” kepada siswa sekolah mulai TK hingga SLTA di seluruh Kabupaten Cianjur.  Mendapat respon baik. Seperti  murid SD Selakopi 1 dan 2 Cianjur begitu antusias ikut dalam kegiatan tersebut.

Bahkan Kepala Sekolah  SD Selakopi beserta Guru di sekolah tersebut,  meminta  program yang dilaksanakan sejak pertengahan Januari lalu oleh  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur tersebut bisa  berkelanjutan. Apalagi ada kaitannya dengan pendidikan akhlak.

Kegiatan yang menggandeng Duta Baznas Cianjur yakni Sang Pengkisah Kak Mal (Muhammad Abdul Latief) itu, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Dinas Pendidikan Jawa Barat, dan Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur.  “Advokasi dan dakwah mengenai sedekah perlu terus dilakukan, terutama kepada para siswa, agar para siswa menjadi terbiasa bersedekah,” kata Wakil Ketua IV Kepala Bagian SDM, Administrasi, Umum dan Humas Baznas Cianjur, H. Hilman Saukani.

Kebiasaan bersedekah, kata Hilman, harus diajarkan sedini mungkin, karena ini akan melatih siswa supaya tulus dan ikhlas saat melakukannya. Jadi bersedekah bukan cuma jadi kewajiban, melainkan datang dari kerinduan dalam hati siswa.

“Mengajari siswa bersedekah sejak kecil juga menjadi kesempatan baik untuk membantu siswa mengatur keuangannya. Sebab saat dewasa, ia harus mengatur sendiri pengeluaran dan pendapatannya,” papar Hilman.

Dengan mengajari bersedekah sejak kecil, lanjut Hilman, siswa pun mengembangkan insting untuk selalu menyisihkan pendapatannya untuk bersedekah, serta memiliki empati terhadap sesamanya yang kurang mampu.

Bahkan lebih dari itu, kata Hilman, para siswa akan menyadari bahwa harta yang dimilikinya bukan sepenuhnya milik mereka, akan tetapi ada harta hak orang lain yang harus disalurkan.

“Itulah kenapa kami memberi tema kegiatan di tiap-tiap sekolah ini adalah  ‘Sedekah itu Hebat’. Alasan objektifnya, sedekah merupakan amalan yang dicontohkan Rasulullah Saw, dan memiliki beberapa manfaat dan keutamaan atau fadhilah. Selain itu, kita juga ingin mengkaji tentang studi sedekah yang dilakukan para siswa dalam setiap minggunya tanpa paksaan,” kata Hilman.

Sedangkan alasan subyektifnya, katanya lagi, sedekah sering kali dianggap selamatan atas hasil sesuatu, karena sebenarnya sedekah itu sangat luas tujuan dan amalannya. “Juga banyak orang yang tidak mengerti tentang keutamaan melakukan sedekah, khususnya di kalangan siswa-siswi,” ujarnya.
(Wawan  Kusmiran).[KC.10]
CIANJUR,[KC],- Ada beberapa lokasi yang kini sedang ditata aparat Desa Padamulya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Selain ingin membangun dan mengembangkan lapangan sepak bola, desa ini juga tengah mengembangkan sarana obyek Wisata Alam Datar Peundeuy.
Tidak tanggung tanggung, lokasi yang sedang ditata itu seluas 8 hektare, milik Perhutani. Kendati demikian pihak pelaksana pengembangan obyek Wisata Datar Peundeuy telah mengantongi izin.
Dengan tangan-tangan kreatif para pemuda karang taruna desa setempat, lahan itu akan dikembangkan menjadi obyek wisata yang bisa memberdayakan ekonomi masyarakat setempat. Dia menjelaskan, lahan seluas 8 hektare itu terdiri dari beberapa lokasi yang ke depannya bisa dinikmati para wisatawan.

“Kami menata lahan ini sudah sesuai dengan yang diinginkan masyarakat, yakni membuat lokasi wisata alam yang dikunjungi para wisatawan. Kami hanya mengantongi izin dari pemerintah pemilik lahan yakni Perhutani, tapi kami juga sudah seizin pihak pemerintah desa, makanya pembangunannya ‘digeber’ agar segera rampung,”‘ ujarnya.

Karena ingin segera selesai dan targetnya saat Lebaran tahun ini bisa dikunjungi masyarakat dan wisatawan, pihaknya mempercepat pengerjaan lokasi wisata tersebut. Yakni sudah dilakukan 16 kali pengerjaan.

“Kan anak-anak hanya bisa kerja hari Sabtu dan Minggu. Tapi ada juga yang mengerjakannya selain karang taruna, yaitu dusun, setiap hari Kamis. Jadi maksimal sudah kurang lebih 16 kali dikerjakan. Pokoknya saat liburan Idulfitri tahun ini sudah bisa dikunjungi wisatawan dan dinikmati hasilnya,” terangnya.

Kepala Desa Padamulya Parno mengakui bahwa izin untuk Karang Taruna menggarap lahan Perhutani agar menghasilkan telah disepakatinya. Selain itu pihak desa sebagai pengarah dan penasehat di karang taruna selalu memberikan support yang terbaik.

“Kami selalu memberikan yang terbaik untuk karang taruna ini. Karena untuk bisa menghasilkan, jadilah karang taruna yang mandiri. Misalnya dengan berkeinginan untuk membangun sekaligus mengembangkan obyek wisata alam ini. Saya yakin dengan kemauan yang kuat, cita- cita karang taruna bisa terwujud,” tegasnya.

Dia menyinggung pembangunan lapangan sepak bola yang belum rampung diharapkan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

“Kami berharap Kemenpora bisa melirik prestasi kami dalam hal pembangunan sarana olahraga desa kami. Jadi setidaknya kami juga ingin menghadirkan Idola bintang lapangan sepak bola kami di Liga 1 sepak bola nasional. Karena sebelumnya kami juga menghadirkan bintang sepak bola Persib yang sudah pensiun. Baru itu saja kami hadirkan, masyarakat sudah sangat antusias. Makanya, lapangan sepak bola ini ingin kami rampungkan agar bisa mengundang Atep cs., bintang Persib di kemudian hari,” pungkas Parno. [KC.10/Net}
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman melantik puluhan Koordinator Olahraga Kecamatan se-Kabupaten Cianjur di Aula Pancaniti Kantor Bupati Cianjur, Rabu (26/2). Dalam kesempatan itu Haji Herman, sapaan akrab Herman Suherman, meminta agar olahraga di Cianjur bisa kembali menghasilkan prestasi.

"Tadi saya sampaikan ke Pak Ketua Umum, kita ingin di Cianjur ini olahraga semakin maju dan baik. Tentunya saya berharap dengan dikukuhkannya Koordinator Olahraga Kecamatan ini menjadi magnet ujung tombak dalam mencari kader-kader olahraga yang berprestasi di masing-masing Kecamatan untuk ditandingkan pada saat nanti kita mengadakan Pekan Olahraga Kabupaten," kata Haji Herman saat memberikan sambutan di depan pengurus KONI, Rabu (26/2).

Haji Herman menjelaskan di tahun 1980-an, Cianjur pernah menghasilkan atlet-atlet berprestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional. Herman berharap masa-masa kejayaan itu bisa terulang kembali saat ini.

"Saya ingat pada tahun 1980-an banyak anak-anak Cianjur yang berpestasi. Saya ingin Cianjur ini bagus volinya, badmintonnya, pingpongnya, dan sebagainya sehingga bisa berprestasi kembali dan menjadi daya tarik masyarakat Cianjur untuk lebih berprestasi dalam bidang olahraga," kata Haji Herman.



Terkait dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Haji Herman menegaskan dirinya akan mensupport anggaran untuk kegiatan olahraga.

"Saya prihatin ketika tahu anggaran KONI, tapi saya bilang ke Ketua Umum saya akan kasih tambahan 400% anggaran untuk KONI. Insya Allah kalau prestasi bidang olahraga di Cianjur semakin baik insya Allah anggarannya akan saya tambah lagi," kata Herman.

Selain soal anggaran, di tahun ini Haji Herman mengatakan akan kembali menggelar event Pekan Olahraga Kabupaten yang sempat vakum selama delapan tahun. Pekan Olahraga Kabupaten akan kembali diadakan tiga bulan mendatang.

"Kita sudah delapan tahun tidak menggelar Pekan Olahraga Kabupaten. Gimana mau maju olahraga di Cianjur, kalau tidak ada ajang untuk perlombaan," katanya.

Sementara itu Ketua KONI Cianjur Iwan Mustofa mengaku senang dan bersemangat karena mendapat dukungan dari Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman. Iwan mengatakan akan bekerja keras untuk mewujudkan keinginan Plt. Bupati Cianjur agar Cianjur lebih berprestasi.

"Alhamdulillah untuk sekarang ini sudah ada peningkatan 400 persen jadi ini membuat kami lebih bersemangat lagi," kata Iwan.[KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Proses seleksi pendaftaran Bakal Calon Bupati Cianjur dan Wakil Bupati Cianjur, Dadan Supardan dan Irvan Helmi Khadafi satu tahap sudah diselesaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur.

Penyerahan berkas dukungan Formulir B.1 KWK paslon Dadan-Irvan sebanyak 111.230 lembar yang dilakukan pada 21 Februari 2020 pukul 15.30 kemarin, dan telah disesuaikan menjadi 109.610 sekarang sudah selesai dihitung dan diperiksa KPU Cianjur. Minggu (23/02), pukul 23.30, KPU Kabupaten Cianjur sudah menerbitkan berita acara penerimaan berkas, yang langsung diserahkan Ketua KPU Cianjur, Selly Nurdinah kepada Tim Dadan-Irvan Yayu Sri Rahayu..

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah menyelesaikan tahapan yang sangat penting yaitu penerimaan berkas dukungan pasangan bakal calon Dadan Supardan dan Irvan Helmi Khadafi. Hari ini kami sudah menyerahkan dokumen dukungan Bakal Calon Perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2020, ” ungkap Yayu.

Dijelaskan, pihaknya sebelumnya bersama-sama KPU Cianjur melakukan pengecekan jumlah dukungan dan sebaran pada dokumen formulir model B.1-KWK Perseorangan, Formulir Model B.1.1-KWK Perseorangan dan Formulir B.2-KWK Perseorangan.

“Berdasarkan pengecekan sebagaimana tersebut, dokumen dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan tersebut dinyatakan diterima,” tegasnya.

Sementara itu, Bakal Calon Wakil Bupati Cianjur 2020, Irvan Helmi Khadafi mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh jajaran KPU Kabupaten Cianjur yang sudah menyelesaikan tugas sangat baik dan demokratis.

“Sebagai pasangan calon, kami ucapkan terima kasih atas kerja keras KPU Cianjur yang sudah menyelesaikan tahapan pengecekan berkas dokumen kami. Kami sangat mengapresiasi tugas dan kewajiban yang sudah dilaksanakan KPU Cianjur,” paparnya.

Sementara itu Ketua KPU Cianjur Selly Nurdinah menjelaskan bahwa tahapan berikutnya setelah lolos dalam verifikasi perhitungan  syarat dukungan bagi bakal calon perseorangan oleh KPU Cianjur dilanjutkan ke Verifikasi Administrasi dan Verifikasi Faktual.

"Ada tiga jenis verifikasi untuk memeriksa syarat dukungan bagi bakal calon perseorangan yakni verifikasi pertama berupa penghitungan jumlah minimal dukungan dan sebaran, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual," ujarnya.

Ia mengatakan, KPU Kabupaten Cianjur akan melakukan verifikasi administrasi dan kegandaan dokumen dukungan pada 27 Februari hingga 25 Maret 2020," ucapnya. [KC.10]**
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur 2019-2024 di Villa Pondok Lembah Sukanagalih Cianjur, Kamis (20/2). Herman dalam sambutannya mengajak MUI untuk turut menjaga kesejukan dan kondusifitas Cianjur jelang Pilkada 2020.

"Jelang Pilkada, suasana Cianjur mulai hangat. Nah disini peran alim ulama sangat penting untuk menyejukkan," kata Herman.

Haji Herman, sapaan akrab Herman Suherman, menambahkan MUI miliki peran sebagai pembimbing umat dan pengayom masyarakat.

"Saya mohon bapak ibu bisa mengayomi semua masyakat cianjur, arahkan kepada ibadah yang lebih baik lagi," kata Haji Herman.

Haji Herman juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan ulama. Haji Herman menjamin selama kepimpinannya, dukungan untuk pembinaan umat akan terus ditingkatkan.

"Pemerintah tidak ada apa-apanya tanpa didampingi oleh MUI. Tentunya kebersamaan antara MUI dan Pemerintah suatu hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, Pemerintah dan MUI dalam hal konstruktif mutlak wajib bekerja sama," kata Herman.

Sependapat dengan Haji Herman, Ketua MUI Cianjur KH. Abdul Rauf juga mengatakan MUI dan Pemerintah tak bisa dipisahkan. Abdul Rauf berharap sinergi antara MUI Cianjur dan Pemkab Cianjur bisa terus terjalin.

"Tidak bisa MUI berjalan sendiri. Begitupun dengan Pemerintah. Jadi dibutuhkan sinergi untuk menghadirkan masyarakat yang baik dan unggul (khairu ummah)," kata Abdul Rauf.

Mengusung tema 'Sinergi membangun Negeri : Optimalisasi Peran dan Fungsi Majelis Ulama Indonesia Menuju Masyarakat Cianjur yang Agamis' MUI Cianjur menggelar Rakerda pada Kamis (20/2) bertempat di Aula Villa Pondok Lembah Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Cianjur.

Selain Plt. Bupati Cianjur, Rakerda MUI Cianjur juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Terhitung mulai hari Selasa (18/2) KPU Cianjur membuka pendaftaran bagi calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur.

Pada hari pertama ini tercatat 34 peserta yang mendaftar dari beberapa desa atau kelurahan di kabupaten Cianjur. Adapun yang sudah mendaftar di hari pertama berasal dari desa/kelurahan yang tersebar dari berbagai kecamatan, yakni kecamatan Campaka, Cianjur, Cibeber, Cijati, Cikadu, Cilaku, Ciranjang, Cugenang, Gekbrong, Karangtengah, Mande, Pacet dan Warungkondang.

Ketua Divisi SDM KPU Cianjur, Rustiman memaparkan bahwa pendaftaran PPS ini merupakan salah satu tahapan dalam penyelenggaraan pemilihan serentak 2020. Terdapat 360 desa di kabupaten Cianjur yang nantinya akan terpilih 3 orang yang akan menjadi anggota PPS yang ditempatkan di setiap desa.

“Masyarakat yang akan mendaftar dapat mendaftar online terlebih dulu, kemudian menyerahkan berkas ke Kantor KPU Cianjur, bisa langsung atau melalui jasa pengiriman,” paparnya.

Adapun tahapan dalam seleksi anggota PPS yaitu pendaftaran/penyerahan syarat pendaftaran, penelitian administrasi, seleksi tertulis, tanggapan masyarakat 1, seleksi wawancara, tanggapan masyarakat 2, klarifikasi tanggapan masyarakat 2, pelantikan. Masa kerja PPS mukai 23 maret – 30 november 2020.

Jadwal pendaftaran anggota PPS sendiri akan dilaksanakan pada pukul 08.00 s.d 16.00 WIB dari 18 hingga 24 Februari 2020 di kantor KPU Cianjur.

Dalam kesempatan yang sama, Rustiman juga menyatakan bahwa ia berharap masyarakat Cianjur dapat ikut andil dan berpartisipasi dalam mensukseskan pesta demokrasi ini dengan menjadi bagian dari penyelenggara, salah satunya mendaftar sebagai anggota PPS. [KC.10]**
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman menandatangani komitmen dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 di Kabupaten Cianjur. Herman mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS)

"Saya atas nama Pemkab Cianjur mengajak semua pihak untuk turut menyukseskan Sensus Penduduk di Cianjur. Saya juga sudah memerintahkan semua OPD Cianjur untuk membantu BPS dalam pelaksanaan Sensus Penduduk di Cianjur," kata Herman saat membuka rapat koordinasi dan kosolidasi pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 di Ruang Rapat Bappeda Cianjur, Selasa (18/2).

Ada lima poin imbauan Herman kepada jajaran OPD terkait pelaksanaan Sensus Penduduk 2020. Pertama seluruh jajaran OPD diimbau untuk melakukan sensus secara online. Pelaksanaan sensus secara online telah berjalan pada 15 Februari - 31 Maret 2020.

"Kedua juga menyebarkan informasi mengenai sensus ini kepada media, forum masyarakat, WA grup, dan medsos. Selanjutnya membantu publikasi, mengajak warga masyarakat berpartisipasi, dan membantu petugas sensus," kata Herman.

Menurut Herman, data sangat penting untuk menjadi dasar dari sebuah kebijakan. Data yang valid membuat kebijakan menjadi tepat sasaran, sehingga seluruh rencana kebijakan bisa mendapatkan hasil maksimal.


"Apalagi sekarang Cianjur sedang mengejar peningkatan IPM. Tentunya data ini sangat berguna bagi upaya peningkatan IPM di Kabupaten Cianjur," kata Herman.

Untuk pertama kalinyaBPS memakai sistem daring (online) dalam melakukan sensus penduduk. Masyarakat hanya perlu menyiapkan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP dan kartu keluarga (KK) yang di dalamnya terdapat nomor induk kependudukan (NIK).

Haji Herman, sapaan akrab Herman Suherman, juga turut mensukseskan Sensus Penduduk 2020 di Kabupaten Cianjur dengan melakukan input data untuk dirinya dan keluarganya secara online melalui perangkat komputer di Kantor Bappeda Kabupaten Cianjur.

Terpantau, Haji Herman menyelesaikan sensus secara online selama lima menit. Sensus online bisa dikerjakan secara mandiri melalui website sensus.bps.go.id dengan pengisian data pribadi dan keluarga.

Berdasarkan data Disdukcapil Kabupaten Cianjur, Haji Herman memperkirakan ada peningkatan jumlah penduduk Kabupaten Cianjur.

"Saat ini catatan penduduk menurut data Disdukcapil Kabupaten Cianjur, jumlah penduduk hampir mencapai 2,4 juta. Perkiraan sekarang sudah hampir 2,8 juta penduduk Cianjur. Begitu cepat peningkatan penduduk kabupaten cianjur," kata Haji Herman.

Haji Herman mengapresiasi kinerja dari BPS Cianjur dan Camat se-Cianjur dalam persiapan pelaksanaan Sensus Penduduk 2020. Haji Herman optimis Sensus Penduduk 2020 di Cianjur bisa lancar dan sukses 100 persen.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresisi kepada BPS Cianjur dan juga para Camat yang terlihat lebih aktif dari sebelumnya. Insya Allah dengan kebersamaan, Sensus Penduduk 202p akan lancar dan tepat waktu," kata Haji Herman. [KC.08]**
Dandim 0608/Cianjur  meninjau
kesiapan pasukan.  (Foto:Pendim-0608 Cianjur)
CIANJUR,[KC],- Dalam rangka pengamanan Pilkades serentak tahun 2020, Kodim 0608 Cianjur menggelar ‘Apel Gelar Pasukan’, Senin (17/2. Apel dipimpin langsung Dandim 0608/Cianjur, Letkol INF Rendra Dwi Ardhani, yang diikuti para Danramil dan Baninsa.

Dalam arahannya, Rendra mengatakan tahapan Pilkades sudah dimulai sejak beberapa hari lalu. Dari masa pendaftaran hungga pengumuman bakal calon kades. Masa kampanye Pilkades dimulai hari ini sampai masa tenang tanggal 19 Februari 2020 mendatang.

“Ini adalah tugas kita dalam rangka petugas pengamanan pelaksanaan pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2020,” paparnya.

Ia mengatakan, sudah menjadi tugas untuk mengamankan pelaksanaan Pilkades ini bekerja sama dengan institusi lain. Baik itu pemerintah daerah maupun Polres Cianjur. “Melaksanakan tugas pengamanan ini dengan sebaik baiknya. Kita selanjutnya ini tetap pegang teguh netralitas ini di wilayah Kodim 0608,” tambahnya.

Ia berpesan kepada para Danramil untuk tetap waspada. Ada lima kecamatan yang menjadi prioritas sehingga harus lebih fokus.

“Ini menjadi evaluasi bagi kita semua aparat keamanan. Kita bersama dengan kepolisian untuk membantu agar kondusifitas di wilayah Cianjur ini tetap terjaga,” tambahnya.

Rendra juga memerintahkan para Babinsa untuk memantau pelaksanaan tahapan Pilkades. Mulai dari tahapan pendaftaran sampai dengan nanti pengumuman dan pelantikan calon kades yang terpilih.

“Oleh karena itu silahkan insert ke tempat masing masing. Melaporkan setiap perkembangan-perkembangan yang ada,” tandasnya.  [KC.10/Pendim-0608]**
CIANJUR,[KC],- Pemilihan Kepala Desa tahun 2020 akan digelar beberapa hari lagi, untuk itu Polres Cianjur bersama Forkopimda menggelar apel pasukan operasi Pamong Anjur 2020 di halaman Mako Polres, di pimpin langsung Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, S.IK., S.H., M.Hum, Minggu (16/02).

Apel yang di hadiri oleh semua unsur Forkopimda ini, sebagai bentuk kesiapan Polri dalam pengamanan Pilkades 2020 yang aman, kondusif di wilayah Kab.Cianjur.

Dari unsur Forkopimda nampak hadir Plt.Bupati Cianjur, H.Herman Suherman, Dandim 0608/Cianjur,Letkol Inf.Rendra Dwi Ardhani, S.E, para PJU Polres Cianjur, para Kasat Polres Cianjur, para Kapolsek jajaran Polres Cianjur dan unsur lain nya.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, S.IK., S.H., M.Hum dalam amanat nya menyampaikan, Operasi Pamong Anjur 2020 akan dilaksanakan di seluruh wilayah kabupaten Cianjur atau di 32 Kecamatan, 24 Polsek di 247 desa, dengan 5 Kecamatan. Ada 5 (Lima) wilayah yang menjadi prioritas utama pihak Polres Cianjur, dalam melakukan pengaman yaitu, Kecamatan Cianjur, Karangtengah, Cikalong, Sukaluyu dan Takokak.

Pertimbangan dilakukan nya pengaman lebih di 5 (Lima) wilayah tersebut, karena dari awal tahapan Pilkades sampai saat ini, masih terdapat banyak permasalahan yang disebabkan oleh Balon Kades yang tidak lolos seleksi, dan ditetapkan menjadi calon Kades.

“ Pada Operasi Pamong Anjur 2020 ini, Polres Cianjur akan menggelar sebanyak 837 personel yang disebar di 961 TPS, 15 Polda Jabar sebanyak 125 personil, BKO Polres Sukabumi dan Polres Sukabumi kota sebanyak 100 personel, yang akan disiagakan dengan tujuan, untuk memberikan pengamanan secara maksimal baik di desa maupun di wilayah kota”, ujar Kapolres Cianjur. [KC. 10/Net]**
CIANJUR,-[KC],- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur mengumumkan hasil seleksi wawancara calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020.

Komisioner KPU Kabupaten Cianjur, Rustiman mengatakan pengumuman ini berdasarkan Hasil Rapat Pleno KPU Kabupaten Cianjur nomor: 14/PP.04.2-BA/3203/KPU-Kab/II/2020, KPU Kabupaten Cianjur mengumumkan calon Anggota PPK terpilih di urutan 1-5 dan calon Pengganti Antar Waktu PPK di urutan 6-10, pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020.

Selain itu menurutnya kami membutuhkan partisipasi masyarakat untuk memberikan masukan dan tanggapan berkenaan dengan rekam jejak calon anggota PPK yang secara tetulis bisa disampaikan  langsung ke KPU Kabupaten Cianjur selama 7 hari hingga 21 Februari 2020.

" Tanggapan dan masukan harus disertai dengan identitas diri dan alamat lengkap serta alat bukti yang jelas" Ucap Rustiman.

Berikut daftar penetapan hasil seleksi wawancara  Calon Anggota PPK pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Cianjur;


CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman meninjau lokasi terdampak bencana puting beliung di Kecamatan Cibeber, Jumat (15/2). Haji Herman sempat mendatangi beberapa rumah serta bangunan warga yang paling parah terdampak, salah satunya Madrasah DTA Hidayatul Mubtadiin di Desa Cihaur.

“Kami pastikan akan segera dibantu dan diperbaiki, untuk awal pembangunan akan diberikan dana. Saya harap warga juga secara gotong-royong bisa ikut membantu pembangunannya karena madrasah ini sangat bermanfaat untuk masyarakat,” kata Haji Herman.

Bangunan madrasah yang terdiri dari tiga ruang kelas itu, jadi tempat menimba ilmu agama bagi 150 orang siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Sejak bencana puting beliung menimpa bangunan pada Rabu (12/2), kegiatan belajar mengajar otomatis terhenti.

“Supaya proses belajar bisa dilanjutkan, saya sudah instruksikan BPBD untuk mendirikan tenda paling besar sebagai kelas sementara. Pembangunan gedung madrasah baru juga akan dipercepat,” kata Haji Herman yang didampingi Kepala Dinas Sosial Cianjur Ahmad Muttawali, Kepala BPBD Cianjur Dedi Supriyadi, Camat Cibeber Ali Akbar, dan perangkat Desa Cihaur.


Haji Herman juga sempat memberikan bantuan simbolis kepada Kepala Madrasah Taufik Hidayat berupa dana awal untuk pembangunan bangunan baru sebesar Rp10 juta, logistik pendukung pasca bencana, dan memastikan seluruh pihak membantu proses pemulihan kondisi madrasah.

Kepala Madrasah Taufik Hidayat juga berterimakasih kepada jajaran Pemkab Cianjur yang segera turun untuk memberikan bantuan. “Alhamdulillah Pak Bupati beserta jajaran turun langsung untuk melihat kondisi dan membantu. Insya Allah kami akan gunakan bantuan dan dibantu secara swadaya oleh masyarakat,” kata Taufik. [KC.08]*
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman terlibat perbincangan cukup lama dengan Bupati Bogor yang juga Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat Ade Munawaroh Yasin saat menghadiri acara Komunikasi Pembangunan Daerah (KOPDAR) Jawa Barat di Istora Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

“Iya sempat bahas sedikit soal politik hahaha tapi ada juga pembahasan soal Jalur Puncak II,” kata Haji Herman, Kamis (13/2).

Seperti diketahui, Haji Herman telah intens melakukan konsolidasi dengan benerapa partai menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Cianjur 2020. Dalam berbagai kesempatan, tiga partai yakni PDI-Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN) Cianjur sudah terlihat cukup solid berada di belakang pencalonan Haji Herman.

Baca Juga :
Serius Jadi Calon Bupati, Hedi Kembalikan Formulir Ke Demokrat
Survei LKPI : Herman Suherman Sulit Dikalahkan
KPU Cianjur : Ada Tiga Pasangan Calon Perseorangan Yang Menyerahkan Data
Plt Bupati Berpeluang Besar Diusung PPP Di Pilkada 2020

Pembicaraan dengan Ade Yasin mengisyaratkan pula penguatan dukungan partai berlambang ka’bah itu ke Haji Herman. Hari sebelumnya, Rabu (12/2), Haji Herman juga sempat menghadiri undangan dari DPP PDI-P di Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat. Undangan ini demi menguatkan kepastian Haji Herman akan didukung penuh oleh PDI-P pada Pilkada Cianjur 2020.

“Istiqomah dan cukup yakin dukungan akan terus datang. Kami juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi partai lain yang ingin mendukung,” kata Haji Herman. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Pembangunan Jalur Puncak II jadi program prioritas yang diajukan oleh Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman untuk mendapat dukungan Provinsi Jawa Barat. Pengajuan ini disampaikan langsung di depan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada acara Komunikasi Pembangunan Daerah (KOPDAR) Jawa Barat di Istora Jatiluhur, Purwakarta.

“Pembangunan Jalur Puncak II jadi program paling prioritas dari Cianjur. Angka yang dibutuhkan seluruhnya mencapai Rp587 miliar, untuk pembangunan jalan baru dan perbaikan jalan existing,” kata Haji Herman, Kamis (13/2).

Menurut Haji Herman, Pemerintah Kabupaten Cianjur juga telah menyiapkan anggaran sekitar Rp12 miliar yang difokuskan untuk perbaikan jalan existing. Sementara untuk pelebaran jalan dan pembangunan jalan baru, memang perlu dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Kami juga sudah menjalin komunikasi dan mendapat support dari pemerintah pusat. Melalui Kementerian Agraria/Badan Pertanahan Negara (BPN) sudah ada pembicaraan soal pembebasan lahan untuk lebar jalan hingga 30 meter,” kata Haji Herman.



Orang nomor satu Cianjur itu memproyeksikan Jalur Puncak II dapat mendorong kembali potensi pariwisata di Cianjur bagian utara. Selain itu, jalur ini bisa jadi alternatif solusi masalah kemacetan di Puncak yang tak pernah selesai.

Selain pembangunan Jalur Puncak II, Haji Herman juga memaparkan empat program prioritas lain dari Kabupaten Cianjur. Program tersebut adalah Pembangunan Lapangan Badak Putih, Pembangunan Gedung Kebudayaan Cianjur, Pembangunan Sirkuit Cilaku, dan Pembangunan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

KOPDAR Jabar pertama di tahun 2020 ini mengambil tema Penegakan dan Pengawasan Pembangunan Daerah. Acara rutin Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ini dihadiri 27 Kepala Daerah se-Jawa Barat. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Beberapa bangunan sekolah termasuk rumah warga di Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur,  rusak setelah diterjang puting beliung bersamaan hujan deras, Rabu (12/2) petang.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Hasil assesmen dan laporan di lapangan, puting beliung yang menerjang Desa Cihaur terjadi pada beberapa RT di RW 05 di Kampung Cihaur. Dampak cukup parah terjadi di RT 03, demikian diungkapkan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Mochammad Irfan Sofyan.

Menurutnya Kejadiannya di RW 05 yang tersebar di beberapa titik. Terparah di Kampung Cihaur RT 03. Bangunan Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadiin ambruk. Kemudian dilaporkan juga sedikitnya 3-4 rumah warga rusak tertimpa pohon, atap bangunan pabrik roboh, lalu ada kandang domba yang juga atapnya roboh," terang Irfan, Rabu (12/2) malam.

Sementara di Kampung Cihaur RT 02, bangunan kelas di Pesantren Darrul Azhar juga roboh. Hingga saat ini petugas BPBD dibantu Relawan Tangguh Bencana (Retana) setempat masih melalukan assesmen di lapangan untuk memastikan kondisi dan juga kemungkinan bangunan lain yang terdampak.

"Tadi kami langsung mengirimkan personel ke lokasi. Di sana sudah ada Retana," jelas Irfan.

Irfan menuturkan belum bisa menaksir nilai kerugian akibat bencana tersebut. BPBD akan mendata dulu di lapangan.

"Untuk korban jiwa atau luka tidak ada," tegasnya.

Irfan mengatakan berdasarkan informasi dari BMKG, kemungkinan pada Februari hingga Maret dipredikasi merupakan puncak musim hujan. Sejak memasukinya musim hujan, di Kabupaten Cianjur terjadi beberapa kali bencana hidrometeorologi.  [KC.10/Net]**
CIANJUR,[KC],- Polres Cianjur berhasil menangkap HP alias BN (32) dan DD (25), terduga mucikari,  lantaran diduga menjajakan perempuan pekerja seks komersial (PSK) di kawasan Villa Kota Bunga, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

" Ini keempat kalinya kami berhasil mengungkap penjualan wanita untuk  dijadikan pemuas nafsu wisatawan asing yang menginap di beberapa villa di kawasan cipanas, Kata Waka Polres Cianjur  Jaka Mulyana di Mapolres Cianjur (11/2).

Jaka juga menerangkan pengungkapan perkara tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ini dilakukan berdasarkan laporan warga yang resah oleh adanya aktivitas prostitusi di kawasan tersebut. Petugas bergerak ke lokasi dan menangkap dua pria, inisial HP dan DD, yang tengah menjual empat gadis berusia 20 tahunan itu kepada pria wisatawan tersebut.

Terduga mucikari HP dan DD merupakan warga Kampung Pasanggrahan RT 01/02, Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur.

Selain kedua mucikari tersebut, petugas juga amankan empat perempuan muda yang diduga berprofesi sebagai  PSK, yakni TP (23), warga Kampung Sawah Gede, Kelurahan Kebon Manggu, Kecamatan/Kabupaten Cianjur; IF (23), warga Gang Harapan 1, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur; PU (30), warga Kampung Benda, Desa Sukataris, Kecamatan Karang Tengah, Cianjur, dan DR (22), warga Kampung Sukataris, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Cianjur.

Tidak hanya itu, Polisi juga mengamankan  MA (24), warga Kampung Pasanggrahan, Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, yang berperan sebagai sopir mobil Avanza yang membawa empat terduga PSK dan dua mucikari tersebut. Namun MA masih berstatus sebagai saksi.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, dua mucikari dan empat terduga PSK tersebut diamankan di kawasan Villa Kota Bunga Blok AA, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur pada Senin 10 Februari 2020 sekitar pukul 23.30 WIB.

Modus operandi, kata Erlangga, tersangka pelaku mucikari HP dan DD menjajakan para PSK dengan cara berkeliling kompleks mencari pelanggan dengan menggunakan mobil Avanza Nopol F 1835 YG.

"Pada Senin 10 Februari 2020 malam, personel Polres Cianjur sedang melaksanakan patroli piket gabungan fungsi. Saat melihat mobil mencurigakan di kawasan Villa Kota Bunga, petugas melakukan pemeriksaan. Ternyata mobil tersebut berisikan empat perempuan dan tiga laki-laki," kata Erlangga.

Selanjutnya, ujar Kabid Humas, petugas membawa empat perempuan dan tiga laki-laki itu ke Polsek Pacet untuk diperiksa. "Terduga mucikari HP dan DD mengaku mencari pelanggan jasa PSK di Villa Kota Bunga," ujar Kabid Humas.

Erlangga menuturkan, barang bukti yang diamankan dalam kasus ini, satu unit mobil Avanza warna putih F 1835 YG, enam unit telepon seluler, dan uang tunai Rp200.000.

"Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 10 Undang Undang Nomor 21 tahun 2007 tentang Perdagangan Orang," tutur Erlangga.

Diketahui, Polres Cianjur telah beberapa kali mengungkap kasus human trafficking di kawasan Villa Kota Bunga Cipanas. Umumnya pengguna jasa PSK di kawasan ini adalah para wisatawan asal Timur Tengah.

Para pria hidung belang dari negeri padang pasir itu tak hanya menyukai layanan seks yang diberikan oleh perempuan PSK, tetapi juga wanita pria (waria) atau lady boy. [KC.10/Net}**
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman menilai peranan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) dalam peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Cianjur cukup penting. Oleh karenanya, Haji Herman mendorong PKBM yang ada untuk segera mendapatkan akreditasi agar bisa melibatkan lebih banyak lagi anak-anak usia sekolah.

“Hanya PKBM yang terakreditasi yang bisa mengeluarkan ijazah yang diakui. Kami terus mendorong agar PKBM-PKBM bisa segera mendapatkan akreditasi,” kata Haji Herman di sela kunjungannya ke SMA Negeri 1 Ciranjang, Selasa (11/2).

Dari sekitar 50-an PKBM di Cianjur, hingga pertengahan 2019 ada sekitar 12 PKBM yang sudah terakreditasi. Jumlah ini akan terus ditingkatkan melalui pemberian insentif bagi PKBM yang telah terakreditasi. Insentif yang diberikan angkanya bisa mencapai Rp100 juta di tiap PKBM.

Haji Herman juga memiliki rencana untuk membangun dan mendirikan PKBM-PKBM baru di tiap kecamatan di Cianjur. “Ini untuk mempermudah dan memastikan anak usia sekolah bisa mendapatkan pendidikan. Tak hanya lewat kelas formal, tapi juga kelas jauh, kelas terbuka, ataupun kejar paket,” kata Haji Herman.


Baca Juga :
SMK Berbasis Pesantren Jadi Model Pendidikan Unggulan
Enterprenur Day Di SMK Pertanian, Haji Herman: Pakai Produk Lokal
Kwarcab Cianjur : Seleksi Masuk IPB Bisa Jalur Prestasi Pramuka
Ratusan Peserta Meriahkan Pekan Perlombaan PMR KSR PMI Unit Unsur

Warga-warga yang telah berusia 25 tahun ke atas dan masih berpendidikan rendah juga didorong untuk berpartisipasi di PKBM terdekat. “Kalau ada di tiap kecamatan, warga jadi lebih mudah untuk mendapatkan pendidikan,” katanya.

Saat ini, RLS di Cianjur baru mencapai angka 6,9 tahun atau ada di kelas enam sekolah dasar hingga kelas tujuh sekolah menengah. Angka ini masih sangat kecil dan berpengaruh pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Cianjur yang masih tertinggal. [KC.08]**


Warga Evakuasi Phon Tumbang Akibat Longsor
CIANJUR,[KC],- Longsor  menimbun Jalan utama antar kecamatan tepatnya di Kampung Gulingsapi  Desa Simpang Kecamatan Pasir Kuda, Cianjur, akibatnya jalan tidak dapat dilalui kendaraan yang akan melintas.

"Longsor yang menumbangkan pohon besar ini terjadi menjelang siang, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah tidak dapat melintas. Muspika dan rerlawan setempat masih berupaya membuka akses jalan utama menuju Pasir Kuda atau sebaliknya menuju Cianjur," kata Suprapto anggota Tagana Cianjur  yang sedang berada dilokasi saat dihubungi Selasa (11/2/2020).

Ia menjelaskan material longsor tanah dan pohon  menutupi landasan jalan, sehingga  warga yang hendak beraktivitas terpaksa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh puluhan meter.

Meskipun ada jalur alternatif Rancabali-Ciwidey-Bandung, namun membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga warga berharap penanganan longsor batu bercampur tanah dan pohon berukuran besar itu, dapat segera ditanggulangi.

"Butuh alat berat untuk menyingkirkan material longsor. Saya sempat melihat ada beberapa kendaraan besar menuju ke lokasi. Harapan kami material longsor dapat segera dibersihkan dan jalan kembali dapat dilalui dari kedua arah," katanya.

Ia menambahkan saat longsor terjadi tidak ada korban jiwa atau kendaraan yang tertimbun. Namun jalur utama Pasir Kuda-Cianjur terputus, tidak dapat dilalui kendaraan.

"Semoga tidak ada longsor susulan, kemungkinan longsor terjadi akibat tingginya curah hujan, sehingga tebing di sepanjang jalan labil dan ambruk menutup landasan jalan sepanjang belasan meter," katanya.

Sementara Sekretaris BPBD Cianjur Mokhamad Irfan Sopyan mengatakan menjelang sore upaya menyingkirkan material longsor sudah dapat dilakukan bersama dengan aparat setempat, Tagana, dan  Relawan Tangguh Bencana (Retana) sehingga jalan utama Pasir Kuda-Cianjur sudah dapat dilalui dari kedua arah.

Namun pihaknya tetap mengimbau penguna jalan untuk ekstra waspada saat melintas, terutama ketika hujan turun deras dengan intensitas lama, karena dapat memicu terjadinya longsor susulan.

"Kami akan berkordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan antisipasi ketika longsor susulan terjadi sudah ada pagar penahan tanah, sehingga material tidak menutup landasan jalan," katanya. [KC.10]**
CIANJUR, [KC].- Ratusan peserta ikuti Pekan Perlombaan PMR KSR PMI Unit Universitas Suyakancana (Unsur) Cianjur (P3K) Tahun 2020 yang dilaksanakan di komplek Unsur jalan Pasir Gede Raya, Sabtu (8/2/2019). Tidak hanya asal Cianjur para peserta P3K tersebut berasal dari sejumlah sekolah yang ada di Jawa Barat.

Ketua Panitia P3K Tahun 2020 Risna Berliana mengtatakan, kegiatan P3K kali ini diikuti oleh Unit PMR Wira dan Madya se-Wilayah Jawa Barat. Mereka nampak antusias mengikuti sejumlah mata lomba yang telah dipersiapkan.

"Kegiatan ini terdiri dari 6 nama lomba, yaitu, Pasang Tandu, Pertolongan Pertama, PMR Pintar
, Mading Estafet, Mojang Jajaka dan Senam Poco-Poco. Kegiatannya akan dilaksanakan selama dua hari mulai hari ini hingga besok," katanya.

Untuk hari ini, kegiatan perlombaan yang  dilaksanakan yakni Senam Poco-Poco tingkat Wira dan Madya dilapang FKIP Unsur, PMR Pintar tingkat Wira dan Madya, bertempat di Ruang C3 FKIP UNSUR, Pertolongan Pertama Putra dan Putri bertempat di C1 dan C2 FKIP Unsur.

Adapun kegiatan yang dibuka oleh Dr. Anita Kamilah, SH.,MH selaku Wakil Rektor III Universitas Suryakancana itu bertujuan untuk melatih kreativitas dan daya nalar siswa sebagai kader relawan PMI.

"Selain itu acara ini juga merupakan wadah silaturahmi baik untuk masing-masing Unit PMR se- wilayah Jawa Barat. Kita harapkan pelaksanaannya hingga tuntas nanti berjalan lancar dan menghasilkan kader-kader yang profesional dan tangguh," harapnya. [KC-02]**

CIANJUR,[KC],- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur cukup serius untuk melakukan perbaikan dan pembangunan Jalur Puncak II mulai tahun ini. Keseriusan itu disampaikan oleh Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman saat melakukan sosialisasi dengan masyarakat Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

"Kami siapkan anggaran hingga Rp12 miliar untuk perbaikan jalur existing dan pembangunan jalur baru di sepanjang jalan yang diproyeksikan menjadi Jalur Puncak II ini," kata Haji Herman di Desa Batulawang, Jumat (7/2).

Menurutnya, keseriusan terkait pembangunan Jalur Puncak II juga telah dikomunikasikan dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara. Haji Herman mengaku upaya tersebut mendapat respons yang sangat positif dari Pemerintah Pusat.

"Menteri Agraria dan Tata Ruang menyambut sangat positif soal Jalur Puncak II ini. Dari pihak BPN juga mengatakan akan memberikan lahan untuk akses jalan sampai selebar 30 meter, sepanjang 5 kilometer," kata Haji Herman menyampaikan rencana dari Menteri ATR/BPN.


Rencana perbaikan dan pembangunan Jalur Puncak II memang sudah menjadi topik pembahasan yang panjang antara Pemkab Cianjur, Pemkab Bogor, dan pemerintah pusat. Pembukaan jalur ini, diharapkan bisa menjadi solusi alternatif permasalahan macet di Jalur Puncak yang berlarut-larut.

Selain itu, Haji Herman juga memproyeksikan pembukaan Jalur Puncak II bisa memunculkan kembali gairah perekonomian serta menarik lebih banyak lagi wisatawan ke daerah Cipanas.

"Kami akan siapkan sebaik mungkin infrastruktur pendukung. Jalan-jalan existing yang sudah ada akan diperbaiki dan diperlebar. Penataan dan akses untuk titik-titik potensi wisata juga akan dibereskan," kata Haji Herman menutup. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Badan Geologi Kementrian ESDM melalui halaman websitenya melaporkan hasil pemeriksaan gerakan tanah di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Pemeriksaan dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti surat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Nomor : 362/54/DL/BPBD/2020, tanggal 07 Januari 2020, perihal Permohonan Penelitian/ Kajian Cepat. Pemeriksaan dilaksanakan bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur dan pihak aparat desa setempat.

Gerakan Tanah terjadi di Kp. Cibadak RT 02/ RW 08, Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Lokasi Gerakan tanah terletak pada Koordinat 107° 08’ 16,09” dan 06° 41’ 06,30”. Gerakan Tanah ini terjadi pada awal tanggal 4 Januari 2020 pukul 10.00 wib, gerakan tanah ini pernah terjadi puluhan tahun yang lalu.

Sementara itu Gerakan Tanah yang terjadi di Kp. Cibuntu RT 01/ RW 01, Desa Cibanteng, Kec. Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Terletak pada Koordinat 107° 05’ 46,48” dan 06° 41’ 55,70”. Gerakan Tanah ini terjadi pada tanggal 1 Januari 2020 setelah hujan deras selama sehari semalam dan gerakan tanah ini masih berlangsung hingga saat pemeriksaan.

Jenis gerakan tanah yang terjadi di Kp. Cibadak Desa Sukamahi dan Kp. Cibuntu RT 01/ RW 01, Desa Cibanteng berupa rayapan pada areal persawahan akibatnya lahan pertanian (sawah) hancur.

Berdasarkan kajian  Badan geologi ada beberapa faktor penyebab terjadinya gerakan tanah di lokasi ini antara lain kemiringan lereng yang terjal sampai curam, mengakibatkan tanah mudah bergerak.
Tata guna lahan berupa pertanian lahan basah yang tidak kedap air menyebabkan tanah jenuh air dan mudah bergerak.

Selain itu adanya batulempung serpihan yang berada dilokasi bencana merupakan zona lemah yang bisa menyebabkan gerakan tanah lambat. Curah hujan yang tinggi dan selama sehari semalam sebelum terjadi gerakan tanah menambah faktor terjadinya gerakan tanah dan kurangnya tanaman berakar kuat dan dalam dibagian lereng atas sehingga masa tanah tidak terikat dengan kuat oleh akar pepohonan dan mudah bergerak.

Sehubungan dengan hal tersebut seperti ditulis dalam laman websitenya,  Badan geologi  memberikan beberapa rekomendasi antara lain


  • Segera menutup retakan dan memadatkannya dengan tanah untuk menghindari peresapan air secara cepat ke dalam tanah.
  • Masyarakat diharapkan terus memantau intensitas perkembangan retakan yang terjadi, apabila retakan terus berkembang diharapkan segera mengungsi ketempat yang lebih aman.
  • Apabila pertanian lahan basah dipertahankan sebaiknya dibuat perselingan dengan tanaman akar kuat dan dalam, untuk memperkuat lereng dan tanah tidak mudah bergerak. Terutama pada bagian yang dekat dengan lereng yang terjal/ bagian atas sungai.
  • Pemukiman yang berada dilereng bagian atas masih layak huni, tetapi masyarakat harus selalu waspada terutama pada saat dan setelah hujan lebat berlangsung lama.
  • Tipe rumah panggung/ bangunan konstruksi cocok di daerah ini,  jika daerah tersebut dibangun dengan konstruksi tembok/permanen dan lantai keramik, maka jika terjadi gerakan tanah jenis rayapan akan terjadi retakan pada dinding dan lantai, beresiko roboh.
  • Mengatur aliran air permukaan/drainase agar air tidak meresap ke bawah permukaan yang dapat mempercepat terjadi gerakan tanah. Mengarahkan aliran air permukaan menjauh dari retakan pada permukaan tanah.
  • Mengeringkan kolam ikan dan penampungan air, atau jika dipertahankan maka pembuatan kolam ikan atau penampungan air harus kedap air (disemen).
  • Saluran pada lereng bagian atas (perkampungan) perlu dibuat kedap air (disemen)


Sementara itu untuk Kp. Cipeuteuy, Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi yang pergerakan tanahnya berdampak pada Badan jalan penghubung Kp. Cipari, Desa Sukawangi dengan Kp. Cipeuteuy, Desa Rawabelut terputus sepanjang 400 meter, badan Geologi memberikan rekomendasi sebagai berikut;


  • Jalan desa ini sudah tidak layak untuk digunakan, dan untuk menghindari terjadi gerakan tanah susulan jalan desa ini sebaiknya dipindahkan jalurnya agar lebih aman.
  • Agar masyarakat yang melintas daerah bencana lebih waspada, terutama saat maupun setelah hujan deras yang berlangsung lama, karena daerah tersebut masih berpotensi untuk terjadinya longsor susulan.
  • Membangun tembok penahan tebing (Retaining Wall) yang dilengkapi dengan lubang-lubang air pada bagian bawah lereng jalan yang longsor/ atau bagian atas sungai, dengan pondasi harus sampai batuan dasar agar stabil, agar tanah tidak terus bergerak.
  • Pembangunan tembok penahan sebaiknya dibuat secara berjenjang (terrasering)
  • Membuat rambu-rambu lalu lintas peringatan rawan longsor, agar pengguna jalan waspada bila melalui jalur jalan ini, terutama di musim hujan.
  • Menata air permukaan dengan baik dan kedap air (disemen), karena karakteristik batulempung serpih mudah bergerak jika terkena air.
  • Meningkatkan Sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah.
  • Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari BPBD/aparat pemerintah daerah setempat. [KC.09]**




CIANJUR, [KC].- Rumah anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kecamtan Cugenang Ujang Jamaludin dibobol maling, Sabtu (8/2/2020). Sebuah motor Mio Nopol F 6960 XZ yang terparkir didalam rumahnya berhasil digondol maling. Kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa kemalingan tersebut diduga terjadi sekitar antara pukul 03.00-04.00 WIb. Maling masuk kedalam rumah setelah berhasil membongkar jendela rumah dekat warung milik anggota Panwas Cugenang tersebut.

Menurut pengakuan Wiwin (39) istri Ujang Jamaludin, peristiwa kemalingan tersebut baru diketahui sekitar pukul 04.50 Wib saat ia terbangun ingin ke kamar mandi. Waktu itu ia mendapati lampu depan rumahnya dalam kondisi mati.

"Saat akan ke kamar mandi saya heran kenapa lampu depan kok mati, padahal waktu dinyalain malamnya masih menyala. Kemudian saya turun ke bawah dan melihat motor sudah tidak ada," kata Wiwin.

Mendapati motor yang baru sebulan ditangannya itu tidak ada ditempatnya, ia kemudian memberitahukan kepada suami. Setelah sama-sama di cek ternyata jendela rumah sudah terbuka bekas dibuka paksa.

"Yang diambil hanya satu motor yang baru saja, motor yang satunya tidak diambil. Maling keluar lewat pintu," jelasnya.

Ia mengaku pasrah atas musibah yang menimpanya. "Ya mudah-mudahan ada hikmahnya. Padahal biasanya saya itu bangun jam 03.30 Wib, ini agak kesiangan. Tahu-tahu motor sudah hilang. KIta berupaya ikhlas saja," paparnya. [KC-02]**



CIANJUR,[KC],- Wabah Virus Corona yang melanda pasar global khususnya China membuat harga bawang putih melonjak di sejumlah daerah, termasuk di Cianjur.

Harga bawang putih mencapai kisaran Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram atau naik 77 persen dari harga pekan lalu di Cianjur. Salah satu pedagang Pasar Induk Cianjur, Atep mengatakan kenaikan mulai terjadi sejak Sabtu pekan lalu. Kamis (7/2).

Atep mejelaskan, tingginya harga dari agen yang awalnya per karung dengan berat 20 kilogram hanya Rp450.000 menjadi Rp 960.000, sehingga harga eceran pun mengalami kenaikan. Meskipun harga naik, tidak ditunjang dengan stok yang memadai, sehingga stok pedagang di pasaran per hari tidak lebih dari 10 kilogram. Sehingga untuk menutupi kebutuhan pedagang terpaksa berbelanja bawang putih lokal yang harganya cukup tinggi.

"Untuk menutupi kebutuhan, kami pakai bawang putih lokal yang harganya hampir sama dengan impor. Saat ini per hari kami hanya mendapat jatah 10 sampai 20 kilogram dari distributor," ujarnya.

Meskipun mengalami kenaikan, tambah dia, tingkat pemakaian hanya sedikit mengalami penurunan."Untuk penjualan masih lumayan tidak sampai sampai menurun drastis," katanya.

"Informasi dari distributor impor bawang putih untuk sementara dihentikan karena merebaknya virus corona di China. Ini menyebabkan stok minim dan berdampak terhadap harga yang melambung," katanya.

Dia dan ratusan pedagang di Cianjur, berharap pemberhentian impor tersebut tidak berlangsung lama agar harga bawang putih di pasaran kembali normal dengan stok melimpah seperti biasa. [KC.10/Net]**
CIANJUR,[KC],- Jenazah Solihin (35), warga Kampung Pasir Campaka  RT 02/07 Desa Sukakerta Kecamatan Cilaku ditemukan membusuk di dalam rumahnya. Korban diduga meninggal beberapa hari yang lalu.

"Korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam rumahnya. Sudah mulai membusuk dan mungkin sudah beberapa hari meninggal," kata Agus Ketua RT Setempat

Jenazah korban ditemukan warga sekitar pukul 12.30 WIB. Awalnya beberapa warga di sekitar lokasi mencium bau busuk, karena curiga, warga tersebut melaporkannya kepada warga lain. Warga bersama-sama datang ke lokasi.

Ternyata, setelah diselidiki, bau busuk berasal dari dalam rumah. Posisi pintu terkunci dari dalam.
"Warga membuka paksa pintu. Korban tergeletak di tempat tidur sudah meninggal," sambung Agus.

Namun, lanjut Agus, penyebab kematian korban belum bisa dipastikan. Namun, warga mengetahuinya jika solihin yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang ojeg mengalami penyakit gula, selama ini korban tinggal sendiri dirumahnya.

Sementara itu ahmad tetangga solihin mengatakan jika dirinya sudah tiga hari tidak melihat  solihin ke warung miliknya.

" Biasanya setiap pagi hari solihin sering berbelanja kesini, tapi sudah tiga hari tidak terlihat" kata ahmad

Atas permintaan keluarga jenazah langsung dimakamkan ditempat pemakaman didekat rumahnya. [KC.06]**
CIANJUR,[KC],- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis pesantren telah menjadi model pendidikan masa depan untuk melahirkan tenaga-tenaga profesional yang memiliki karakter (moral), pengetahuan dan keterampilan. SMK berbasis pesantren ini tidak saja menghasilkan tenaga yang memiliki keterampilan, namun yang lebih penting adalah memiliki moral, demikian disampaikan Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMK IT Nurul Huda Cianjur Imam Misbah saat wawancara bersama Kabarcianjur.com

Imam menambahkan banyak alasan mengapa SMK IT Nurul Huda berbasis pesantren, ini adalah karena sekolah dan pesantren memiliki tiga nilai yang sekaligus dikembangkan."  Yakni karakter (moral), pengetahuan dan keterampilan. Selama ini, lulusan SMK hanya memiliki satu-satu. Kalau punya keterampilan, belum tentu bermoral. Atau sebaliknya bermoral, tapi belum tentu terampilan," kata Imam.

Menurutnya Saat ini masuk SMK adalah pilihan tepat untuk merajut masa depan yang cerah. Karena jumlah pengangguran atau joblessness dari tahun ketahun semakin meningkat. Berdasarkan data dari kementrian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat RI jumlah pengangguran terus meningkat dan dikhawatirkan memicu aneka penyakit sosial lainnya.

Selain itu menurut Imam, Tentu banyak hal penyebab pengangguran, tapi ketidaksiapan angkatan kerja menempati peluang kerja yang terbatas merupakan faktor dominan. Usai menamatkan sekolah lanjutan mereka tidak memiliki keterampilan atau skill sebagaimana tuntutan kerja, kapasitas mereka sangat terbatas. Usai menamatkan pendidikan disekolah lanjutan atas mereka bingung mau melanjutkan ke perguruan tinggi terbentur ketidak mampuan ekonomi, mau memasuki lapangan kerja tidak memiliki modal keterampilan. Jadilah mereka pengangguran.

SMKIT Nurul Huda Cianjur merupakan pilihan tepat bagi mereka yang berpikiran realistis dan berminat menjadi tenaga ahli dibidang Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Administrasi Perkantoran, Garment, dan kompetensi keahlian lainnya, disini mereka akan digojlok agar menjadi seorang ahli atau expert. Berbekalkan keahlian ini para alumnus akan mudah memasuki lapangan kerja dibidang yang khusus pula.



Oleh karena itulah kami memiliki misi menjadikan peserta didik SMK IT Nurulhuda menjadi masyarakat yang berkarakter, berwawasan,bertaqwa, berkemampuan, dan bermanfaat dan menjadi generasi yang memiliki kompetensi sesuai dengan zamannya. Di samping siswa di gojlok ilmu yang berkaitan dengan kompetensi keahlian, mereka juga dipupuk aneka program ekstrakurikuler. Antara lain, pramuka, Paskibra, Seni Teater, Out Bond, Pencak Silat, Karya Ilmiah dan Qiro’atul Qur’an.. Sedangkan fasilitas atau sarana yang dimanfaatkan, gedung milik sendiri, laboratorium komputer, aula serbaguna, mesjid, beasiswa, dan koneksi internet kecepatan tinggi.

Bagi anda yang berminat masuk SMK IT Nurul Huda Cianjur bisa mendaftarkan diri secara online atau langsung datang ke kampusnya di Jl. Perintis Kemerdekaan Kampung Baru Jebrod Kel. Sayang Cianjur (Belakang Nuhun Electronic Centre) atau dapat menghubungi Panitia PPDB SMK IT Nurul Huda di Komplek Pondok Pesantren Nurul Huda [KC.11/\]**
CIANJUR,-[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman menyempatkan diri berkunjung ke stan-stan siswa SMK Negeri 1 Cikalongkulon di Enterpreneur Day sekolah tersebut. Stan yang menjual berbagai produk olahan dari hasil pertanian perkebunan dan peternakan tersebut mendapat apresiasi dari orang nomor satu Cianjur tersebut.

“Saya apresiasi Enterpreneur Day ini karena para siswa menggunakan bahan-bahan produk lokal yang ada di Cikalongkulon. Ini harus dilanjutkan karena membuktikan bahwa siswa SMK bisa menjadi wirausahawan yang mengedepankan potensi daerahnya," kata Haji Herman, Kamis (6/2).

Variasi produk yang dihasilkan oleh siswa-siswa SMKN 1 Cikalongkulon cukup beragam, mulai dari produk seperti telur puyuh masak, pempek, sayur organik, bakso, hingga produk unggulan berupa olahan roti dan kue kering. Untuk produk ini, SMKN 1 memberi produknya nama jual “Chicalo”, akronim dari Cikalongkulon.

"Bahan-bahan organik produksi lokal, terbukti punya nilai jual yang bagus pula jika diolah dan dikemas secara bagus. Semoga potensi wirausahawan ini terus berlanjut ketika para siswa sudah lulus," kata Haji Herman.

Baca Juga :
SMK Berbasis Pesantren Jadi Model Pendidikan Unggulan
Haji Herman Disambut Ratusan Angklung Di Cipanas
Launching Rumah Gizi 'Aisyiyah, Haji Herman: Kita Keroyokan Mengentaskan Stunting!
Kecelakaan Lalu Lintas Di Jalan Jangari 1 Pelajar Meninggal


Guru pendamping Enterpreneur Day SMKN 1 Cikalongkulon Etik Sukmawati mengatakan bahwa kegiatan Enterpreneur Day ini sudah dijalankan sejak Maret 2019 lalu. "Ini upaya kami terus mengembangkan kemampuan praktikal siswa. Dengan adanya hari khusus ini, para siswa juga terdorong melakukan inovasi agar produknya bisa terus terjual," kata Etik.

Kunjungan Haji Herman ke SMKN 1 Cikalongkulon ini masuk dalam rangkaian kegiatan Cianjur Ngawangun Lembur (CNL) Bersama Hadirkan Semangat Membangun Cianjur di Desa Cinangsi, Kecamatan Cikalongkulon. Dalam kegiatan tersebut, desa-desa seluruh kecamatan memang menampilkan produk-produk unggulan desanya. Selain itu, ada pula stan pelayanan dasar masyarakat, pembuatan KTP, KK, dan perizinan usaha. [KC.08]**



CIANJUR,[KC],- Maju sebagai Calon Bupati Cianjur pada Pilkada 2020 yang akan datang, Hedi Permadi Boy melalui perwakilannya menunjukkan keseriusannya dengan secara resmi mendaftarkan diri dengan mengembalikan formulir pendaftaran calon Bupati ke DPD Partai Demokrat Kabupaten Cinjur,  Nakgrak, Rabu (5/2/2020).

"Kami yang mewakili pak Hedi Permadi Boy, alhamdulillah hari ini, bisa diterima dengan sangat bersahabat dan pertemuan ini menjadi awal kesuksesan partai demokrat.

Dan selanjutnya berkaitan dengan tahapan kami juga mengamati langkah-langkah selaku kandidat bakal calon, hari ini kita resmi mengembalikan formulir ke partai demokrat dan alhamdulillah sudah diterima.

Selanjutnya pak Hedi Permadi Boy, siap mengikuti apa saja garis yang ditentukan partai, dan beliau juga adalah salah satu kader partai demokrat," Terang Abdulloh Bustanul Arifin kepada wartawan.

Selain Demokrat, lanjut perwakilan Hedi Permadi Boy, kita juga telah mengembalikan formulir pendaftaran ke partai PKS dan Partai Gerindra.

"Kenapa itu dilakukan, karena hal itu sangat penting untuk membangun koalisi merupakan salah satu prinsif dalam hal pencalonan.

Kita mengikuti tahapan yang sudah ditetapkan oleh partai Demokrat, kenapa PKS dan Gerindra lebih awal, itu bukan semata-mata kita tidak menghargai partai Demokrat tapi begitulah mekanisme partai", Pungkasnya. [KC.06]**
Haji Herman Mainkan Angklung di CNL Cipanas
CIANJUR, [KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman disambut ratusan warga yang bermain angklung saat memulai rangkaian Cianjur Ngawangun Lembur (CNL) Bergerak Hadirkan Semangat Membangun Cianjur di Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas. "Desa Cipanas ternyata punya potensi budaya grup musik angklung yang luar biasa. Saya mengapresiasi ini dan bisa dijadikan ikon pariwisata baru di Cipanas," kata Haji Herman di Lapangan Koramil, Cipanas, Rabu (5/2).

Dalam sambutannya membuka rangkaian CNL di Cipanas, Haji Herman memaparkan pentingnya memunculkan kembali potensi Cipanas sebagai objek wisata. "Tahun '80-'90-an, Cipanas dan Pacet sempat disebut sebagai "daerah Dolar" karena banyak mata uang Dolar tersebar dari kunjungan wisata ke sini. Kita perlu memunculkan kembali popularitas Cipanas," kata Haji Herman.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah melakukan upaya mendorong percepatan pembangunan Jalur Puncak II ke pemerintah pusat. Harapannya, akses ini bisa meningkatkan kembali gairah pariwisata ke daerah Cianjur bagian utara.

"Pemkab Cianjur juga terus melakukan peningkatan infrastruktur pendukung seperti memastikan akses jalan mantap sampai ke pelosok Cipanas. Nantinya juga akan dibangun Mal baru di Cipanas sebagai pusat perdagangan baru," kata mantan Direktur Utama PDAM Cianjur itu.



Kunjungan Haji Herman ke Cipanas terbilang cukup meriah. Selain rentetan suara angklung yang dibunyikan ratusan warga, Haji Herman juga disambut para lulusan Program Keluarga Harapan (PKH) yang kesejahteraannya telah meningkat. Warga yang biasa beraktifitas di sekitar Pasar Cipanas juga menyemut di lapangan yang letaknya persis di belakang pasar itu.

Cipanas dikenal sebagai basis dan kampung dari Ketua DPD Golkar Cianjur TB Mulyana Syahrudin. Kedatangan Haji Herman ini bisa dibilang sebagai kunjungan balasan setelah sebelumnya TB Mulyana sempat menyambangi Haji Herman pada rangkaian CNL di Kecamatan Sukaresmi, hari Senin (3/2) yang lalu. [KC.08]**
Menteri Sosial Juliari P Batubara  Tinjau Langsung Penerima PKH
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman mengajak Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Juliari Batubara untuk bertemu langsung dengan para penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Aula Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet. "Pak Mensos sedang kunjungan ke Cianjur, saya ajak untuk turun langsung menyapa dan bertemu dengan ibu-ibu penerima PKH yang ada. Beliau sangat antusias," kata Haji Herman, Selasa (4/2).

Sebelumnya, Mensos Juliari memang sedang melakukan peninjauan ke agen E-Warong di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas. Haji Herman yang menyempatkan diri untuk mendampingi kegiatan di Ciloto, mengajak Mensos untuk melihat langsung para penerima manfaat dari program Kementerian Sosial tersebut.

Baca Juga :
Tagana Cianjur Turut Hadir Dalam RAKORNAS PB 2020 Di SICC
Sambil Lesehan, Haji Herman Dengarkan Keluhan Warga Mangunkerta
Plt Bupati Cianjur Kukuhkan 737 E- Warung
Bupati Cianjur Monev Program BPNT Dan PKH Di Kec. Kadupandak

"Tahun ini ada peningkatan jumlah bantuan, dari Rp110,000 menjadi Rp150,000. Item yang diberikan juga ditambah dengan pemberian daging. Sementara kami substitusi dengan abon karena kendala tidak semua agen e-Warong memiliki freezer," kata Haji Herman.


Mantan Direktur Utama PDAM Cianjur itu juga mengimbau agar para penyedia bantuan memperhatikan potensi dari masing-masing daerah. “Jika kecamatan atau desanya penghasil beras bagus, tolong pakai beras produk lokal. Jika daerahnya penghasil daging ayam atau sapi, pakailah daging tersebut untuk sembakonya,” kata Haji Herman menambahkan.

Mensos Juliari mengaku senang bisa diajak meninjau langsung para penerima manfaat PKH dan Bantuan Sembako. “Awalnya memang tidak diagendakan (bertemu langsung), tapi saya diajak Bupati Haji Herman. Saya pasti semangat untuk bisa melihat efektifitas program ini ke ibu-ibu penerima manfaat,” kata Juliari.

Lihat Video : dr. Yusuf Nugraha Calon Penerima Satyalencana Kebaktian Sosial

Ia memastikan penerima PKH dan bantuan sembako bisa merasakan manfaat program supaya kesejahteraannya bisa meningkat. Harapannya, mereka bisa terbantu dan graduasi dari program ini. “Berarti programnya berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Mensos Juliari.

Pada 2019 lalu, tercatat ada sekitar 120 ribu penerima manfaat PKH di Cianjur. Program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan di Cianjur, memang jadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Cianjur. [KC.08]**



CIANJUR,[KC],- Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Cianjur turut hadir dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Penanggulangan Bencana di  Sentul International Convention Center, sentul (4/1).

Dani Darohmat Ketua Forum Koordinasi TAGANA Kabupaten Cianjur mengatakan, keikutsertaan 23 personil Tagana Cianjur di acara Rakornas berdasarkan surat BNPB kepada  Kementrian Sosial Republik Indonesia melalui Dinas Sosial Propinsi jawa Barat untuk ikur serta dalam kegiatan termaksud.

Dani menambahkan dalam pertemuan tersebut kita mendapatkan  beberapa pesan penting dari Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang pada kesempatan tersebut menyampaikan arahan keada kita para pemangku kebijakan dalam penanggulangan bencana yaitu terkait kenaikan kejadian bencana yang tidak  terlepas dari beberapa faktor, seperti perubahan iklim.

Sementara itu Presiden Republik  Indonesia Joko Widodo  mengatakan tantangan yang masih dihadapi yaitu bagaimana kita menyikapi ancaman maupun bencana, sering tergagap dalam tahapan manajemen bencana, seperti menghadapi bencana, memperbaiki kerusakan infrastruktur,  penanganan penyintas atau pun saat pemulihan.

Pada pembukaan Rakornas PB 2020 ini Presiden Jokowi menyampaikan beberapa poin perintah kepada pemerintah pusat dan daerah dalam penanggulangan bencana. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi untuk menyikapi ancaman permanen. Beberapa poin berikut ini perintah Presiden Jokowi :

Pertama, Seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah harus bersama-sama, bersinergi untuk upaya pencegahan, mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan. Pemerintah daerah perlu melakukan pengendalian tata ruang berbasis pengurangan risiko bencana. Sigap terhadap potensi ancaman bahaya sesuai dengan karakteristik wilayah, baik geologi, vulkanologi, limbah, hidrometeorologi, biologi, pencemaran lingkungan.

Kedua, Setiap gubernur, bupati dan walikota harus segera menyusun rencana kontinjensi termasuk penyediaan sarana dan prasarana kesiapsiagaan yang dapat betul-betul dilaksanakan semua pihak dan harus siap menangani bencana secara tuntas.

Ketiga, penanggulangan bencana harus dilaksanakan dengan pendekatan kolaboratif,  ‘Pentahelix’ yaitu kolaborasi antara unsur pemerintah, akademisi dan peneliti, dunia usaha, masyarakat, serta dukungan media massa untuk dapat menyampaikan pemberitaan kepada publik.

Keempat, Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus meningkatkan kepemimpinan dan pengembangan sumberdaya manusia yang handal dalam penanggulangan bencana, penataan kelembagaan yang mumpuni, termasuk program dan anggaran yang harus ditingkatkan sesuai prioritas RPJMN 2020-2024.

Kelima, Panglima TNI dan Kapolri untuk turut serta dalam mendukung upaya penanggulangan bencana termasuk penegakan hukum. Pengerahan dan dukungan secara nasional hingga ke tataran daerah yang dapat bersinergi dengan baik bersama pemerintah pusat dan daerah;

Pada satu hari sebelumnya (3/1) seminar nasional diselenggarakan dari enam panel tersebut. Seminar yang menghadirkan para narasumber dengan berbagai institusi ini membahas enam tema utama, yaitu (1) Manajemen Kebencanaan; (2) Ancaman Geologi dan Vulkanologi (Gempa Bumi, Tsunami, Likuifaksi, Erupsi Gunungapi); (3) Ancaman Hidrometeorologi (Kekeringan, Karhutla, dan Perubahan Iklim); (4) Ancaman Hidrometeorologi (Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor, Puting Beliung, Abrasi); (5) Ancaman Limbah dan Kegagalan Teknologi; serta (6) Sosialisasi Katana dan Edukasi Kebencanaan.

Rakornas PB 2020 ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu diselenggarakan BNPB untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD, serta para pemangku kepentingan terkait guna membahas tantangan dan mendapatkan rumusan kebijakan serta strategi penanggulangan bencana yang lebih baik di masa depan. [KC. 04]**