March 2020
CIANJUR,[KC],- Lusi Anita (24) dan Fatimah (29),  beserta keluarganya nampak terkejut ketika mengetahui orang yang mengantarkan bantuan sembako ke rumahnya adalah Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman langsung.

Dua perempuan bertetangga asal Kampung Kebon Kalapa, Desa Mulyasari, Kecamatan Mande ini adalah pekerja di sebuah perusahaan garmen di daerah Citampele yang terpaksa dirumahkan selama tiga Minggu, karena merebaknya virus Covid-19.

Karena dirumahkan, penghasilan bulanan mereka juga dipotong. Jika sebelumnya mereka bisa mendapatkan gaji senilai UMR Cianjur, bulan April nanti mereka hanya akan digaji 30 persen. " Katanya sih tetap digaji, tapi cuma 30 persen" ujar Lusi Anita, Selasa (31/3).

Karena Lusi yang menjadi penopang untuk kedua orang tuanya, alhasil selain Lusi juga kedua orang tuanya ikut terdampak.

Tak jauh beda dengan Lusi, Fatimah pun merasakan hal yang sama. Selain ia dirumahkan sementara waktu, Hendarsyah suaminya juga usahanya mulai sepi.

" Saya sales kanvasing alat-alat listrik dengan sistem bagi hasil, saat ini sudah mulai sepi banyak toko tutup," ujarnya.

Plt Bupati Cianjur, Haji Herman Suherman mengatakan, target utama bantuan sembako ini memang untuk mereka yang terdampak langsung Covid-19. Selain juga untuk kelompok rentan lainnya yang belum tersentuh bantuan Sembako dan PKH dari pusat.

Haji Herman mengaku mengantarkan sendiri bantuan tersebut, karena ingin mengetahui apakah tepat bantuan sudah tepat sasaran. Herman mengakui ada penerima yang belum secara langsung terkena dampak Covid-19, tapi kondisinya memang rentan dan perlu bantuan.

Merebaknya Covid 19 dan kebijakan yg diambil pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus, punya dampak yang nyata bagi kehidupan masyarakat bawah.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Cianjur mengambil kebijakan untuk memberi bantuan sembako, terutama untuk mereka yang terdampak Covid-19.

Untuk tahap pertama 6500 paket sembako tengah didistribusikan kepada masyarakat, di 16 Kecamatan. " Saya minta, ini diantar langsung ke rumah-rumah agar tidak terjadi kerumunan," pungkas Haji Herman [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Seperti diberitakan Detik.com Jumlah pengungsi bencana longsor di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur terus bertambah. Bahkan kini jumlahnya mencapai 1.029 orang, lantaran beberapa titik masih terjadi longsoran susulan.

Berbagai bantuan terus berdatangan bagi korban terdampak tanah longsor di sejumlah kampung di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Tak hanya dari Pemkab Cianjur, bantuan pun datang dari sejumlah organisasi taktis pemerintahan dan elemen masyarakat.

“Kami dari Tagana ingin memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat korban bencana terpenuhi,” ujar Ketua Tagana Kabupaten Cianjur, Dani Darohmat.

Personel Tagana ikut membantu mengevakuasi warga terdampak ke tenda-tenda pengungsian dan memberikan layanan kebutuhan dasarnya, saat ini mereka ditampung di dua posko pengungsian milik Kementrian Sosial dan di SDN Karangnunggal, Ada juga yang mengungsi di rumah kerabat dan tetangga terdekat,” ucap dani.

Tagana juga memberikan trauma healing bagi kalangan anak-anak yang terdampak bencana. Mereka diajak bermain yang sifatnya rekreatif dan edukatif.

Menteri Sosial Juliari P Batubara di acara syukuran Ulang Tahun Tagana ke 16 mengatakan Taruna Siaga Bencana (Tagana) adalah merupakan garda terdepan dalam penanggulangan bencana, diusianya yang ke 16 juga diminta ikut memerangi COVID 19 yang tengah mewabah saat ini.

"Tagana Berulangtahun ke 16, saya menaruh harapan besar atas kiprah tagana yang berjuang untuk kemanusiaan, tanpa kalian, Menteri Sosial tidak bisa berbuat apa-apa pada saat bencana " Ucap Menteri Sosial Juliari P Batubara[KC.10/Net]**
CIANJUR,[KC],- Merebaknya virus Covid 19 dan kebijakan yang diambil untuk menekan penyebarannya, diyakini telah berdampak pada ekonomi masyarakat. Karena itu, Pemkab Cianjur menyiapkan bantuan sembako untuk warga terdampak yang rencananya akan mulai disalurkan minggu ini.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman saat pertemuan dengan camat dan kepala puskesmas, Jumat (27/3).

" Ekonomi sekarang pasti turun. Contoh kecilnya yang berjualan di sekolah. Kalau sekolah libur mereka tidak bisa berjualan" ujar Haji Herman.

Karena itu menurut Haji Herman, di tengah imbauan untuk tetap dirumah, pemerintah juga memikirkan bagaimana masyarakat memenuhi kebutuhannya. Diperkirakan dampak covid 19, paling dirasakan oleh warga didaerah perkotaan.

Haji Herman meminta Camat untuk memantau bagaimana kehidupan warganya, adakah yang lapar, atau kesulitan memenuhi kebutuhan pokok. " Catat, dan kumpulkan datanya," ujarnya.

"Pemerintah punya anggaran, sudah ada arahan dari pusat dan provinsi juga, untuk menggeser anggaran untuk penanganan Covid-19 dan dampaknya. Kita sudah maping anggaran, apa yang tidak perlu atau bisa ditunda bisa alihkan dulu, untuk masyarakat terdampak covid 19," terangnya.

Bantuan paket sembako berupa beras, mie instan, telor dan minyak goreng, biskuit dan terigu, dan sarden ini, untuk tahap awal telah disiapkan sebanyak 6500 paket.

Targetnya diutamakan bagi masyarakat tidak mampu yang tidak mendapat bantuan sembako dari pusat dan PKH. Hal itu akan dilakukan sampai situasi kondusif.

Untuk penyalurannya, dari Dinas Sosial akan dikirimkan bantuan ke Kecamatan. Dari Kecamatan akan langsung diantarkan ke warga. Haji Herman berpesan penyaluran harus diantar dan jangan sampai menimbulkan kerumunan.

Untuk kepala puskesmas dan jajarannya, Haji Herman berpesan untuk informasi Covid 19, jangan main sebar atau memberi label positif atau negatif, sebelum ada hasil laboratoriun yang valid. Informasi status ODP dan PDP pun disematkan pada pasien atas diskusi tim ahli yang terdiri dari para dokter.[KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Dalam rangka merespon perkembangan situasi terkini krisis kesehatan, penyebaran wabah penyakit yang diakibatkan oleh Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, KPU Cianjur tangguhkan masa kerja PPS dan menunda tahapan pemilukada tahun 2020.

Ketua KPU Kabupaten Cianjur Selly Nurdinah membenarkan penundaan masa kerja PPS dan tahapan Pemilukada Cianjur hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hal itu sesuai dengan surat edaran KPU RI nomor 179 tertanggal 21 Maret 2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.

" KPU Kab. Cianjur telah melakukan koordinasi dengan Bawaslu Kab. Cianjur dan stakeholders lainnya. Kemudian telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 101/PL.02-Kpt/3203/KPU-Kab/III/2020 tanggal 22 Maret 2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19" Ucap Selly.

Adapun tahapan pemilihan yang ditunda adalah:

1. Masa Kerja Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020 yang telah dilantik pada tanggal 22 Maret 2020.

2. Verifikasi Syarat Dukungan Calon Perseorangan, yang terdiri dari:
  • penyampaian dukungan Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur dari dari KPU Kabupaten Cianjur kepada PPS: 26 Maret 2020 s.d. 2 April 2020;
  • verifikasi faktual di tingkat desa/kelurahan, selama 14 (empat belas) hari sejak dokumen syarat dukungan Bakal Pasangan Calon diterima oleh PPS: 26 Maret 2020 s.d. 15 April 2020;
  • rekapitulasi Dukungan di tingkat kecamatan: 16 April 2020 s.d. 22 April 2020;
  • rekapitulasi Dukungan di tingkat kabupaten/kota: 23 April 2020 s.d. 24 April 2020;
  • pemberitahuan Hasil Rekapitulasi Dukungan Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur: 27 April 2020 s.d. 28 April 2020;
  • penyerahan syarat dukungan perbaikan kepada KPU Kabupaten Cianjur: 29 April 2020 s.d. 1 Mei 2020;
  • pengecekan jumlah dukungan dan sebaran hasil perbaikan: 29 April 2020 s.d. 2 Mei 2020;
  • verifikasi administrasi dan kegandaaan Dokumen Dukungan Perbaikan: I Mei 2020 s.d. 9 Mei 2020;
  • penyampaian syarat dukungan hasil perbaikan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur kepada PPS: 13 Mei 2020 s.d. 15 Mei 2020;
  • verifikasi faktual perbaikan di tingkat desa/kelurahan: 13 Mei 2020 s.d. 2l Mei 2020;
  • rekapitulasi Dukungan hasil perbaikan di tingkat kecamatan: 22 Mei 2020 s.d. 24 Mei 2020;
  • rekapitulasi Dukungan hasil perbaikan di tingkat kabupaten: 25 Mei 2020 s.d. 26 Mei 2020;
3. Pembentukan PPDP: 26 Maret 2020 s.d. 15 April 2020, dengan Masa Kerja PPDP: 16 April 2020 s.d. 17 Mei 2020.
4. Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih terdiri dari:
  • penyusunan daftar pemilih oleh KPU Kabupaten Cianjur dan penyampaian kepada PPS tanggal 23 Maret 2020 s.d 17 April 2020;
  • pencocokan dan penelitian tanggal 18 April 2020 s.d 17 Mei 2020.
" Penundaan Tahapan tersebut di atas akan dilakukan sampai dengan batas waktu yang akan diatur kemudian berdasarkan keputusan KPU RI selanjutnya" tegas Selly. [KC.06]**

CIANJUR,[KC],- Pemkab Cianjur bersama Forkopimda kembali melakukan penyemprotan disinfektan. Kali ini rute nya mulai dari Rest Area Haurwangi di gerbang perbatasan,  hingga Pasar Ramayana Cianjur.

Sepanjang rute tersebut, penyemprotan dilakukan di titik prioritas yang tinggi tingkat interaksi masyarakat,  seperti rel kereta Haurwangi, Pasar Haurwangi, Pasar Ciranjang, Tungturunan, Cikijing,  Pertigaan Samolo, Tugu Pramuka, dan Ramayana.

Tanpa acara seremonial, kegiatan diawali dengan penyemprotan kendaraan yang akan memasuki Cianjur. Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman bersama Dandim 0608, Cianjur Letkol.Inf. Rendra Dwi Ardhani turun langsung memimpin sembari memberi imbauan pada masyarakat dari atas mobil komando.

Dua watercanon dari Polres Cianjur, dan tim gabungan dari Kodim, Polres, BPBD, PMI dan Dinkes dilengkapi alat semprot dan pelindung diri, turun di titik-titik yang menjadi target.



" Penyemprotan disinfektan ini kita lakukan masif untuk meminimalisir dan mencegah penyebaran Covid-19. Kita juga ingin memberi rasa aman dan nyaman bagi warga Cianjur," ujar Haji Herman, Kamis (26/3).

Namun Haji Herman juga mengingatkan, bukan berarti setelah disemprot masyarakat bisa bebas keluar. " Tetap diimbau di rumah saja, jangan banyak kumpul-kumpul, karena itu cara terbaik mencegah penyebaran", imbuhnya.

Plt Bupati didampingi Dandim juga sempat melakukan sidak pasar guna memastikan warga tidak kesulitan mendapatkan sembako.

Salah satu yang dihampiri adalah Toserba Selamat di kelurahan Muka, Jl Raya Ciranjang. Saat ini persediaan sembako di pasaran Cianjur masih aman. Untuk menjaga persediaan dan menghindari terjadinya panic buying Toserba juga telah menerapkan pembatasan pembelian untuk beberapa jenis bahan pokok. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Untuk menghindari kesimpang siuran informasi yang belum pasti dan maraknya hoax yang beredar di masyarakat lewat sosial media dan aplikasi percakapan. Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman, meminta masyarakat untuk tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum valid dan tidak jelas sumbernya.

" Jadi jangan sampai menyebar informasi yang justru membuat kepanikan di masyarakat," ujar Haji Herman di Pendopo (25/03).

Pemkab Cianjur telah membentuk Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dengan juru bicaranya dr  Yusman Faisal. Untuk Jawa Barat informasi juga bisa diakses lewat aplikasi Pikobar, dimana tiap kabupaten akan melaporkan informasi terbaru setiap hari. " Setiap hari pukul 12 kami selalu kirim update informasinya Pikobar, lewat dari itu masuk update hari berikutnya" ujar  dr Yusman.

Pemkab melalui diskominfosantik juga sebenarnya telah membuat kanal untuk informasi covid 19 di Cianjur melalui https://covid19.cianjurkab.go.id/. Hanya saja kemarin situs tersebut sedang tidak bisa diakses.

Yusman menjelaskan, penetapan status tiap kasus  yang ditemukan di Cianjur,  ada mekanisme yg dilakukan. Awalnya  masyarakat bisa menghubungi call center jika punya keluhan dan pernah berhubungan dengan PDP.  Bisa juga lapor dan pemeriksaan awal di puskesmas. Hasil dari Puskesmas akan diteruskan ke Tim Ahli dari Dinas Kesehatan.

" Itu ada group, isinya semua dokter Puskesmas, klinik mandiri, dokter spesialis paru, radiologi dan patologi klinis. Kasusnya akan dibahas disitu, lalu baru ditetapkan berdasarkan kriteria ODP atau PDP," terangnya.

Untuk kasus yang dari Bojong Picung, dr Yusman menjelaskan statusnya masih ODP. Sementara yang viral itu, KTP nya warga Cimahi bukan dari Cianjur.

Per tanggal 25 Maret 2020, di Cianjur ada 3 Pasien yang belum dipulangkan, dua diantaranya akan dirujuk untuk isolasi di Wisma Atlet Senayan, Jakarta. Untuk ODP ada 80 orang, dengan 58 diantaranya sudah melewati masa pemantauan.[KC.08]**
CIANJUR, [KC].- Mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Budiono atau yang lebih dikenal dengan sebutan Romo meminta kepada masyarakat untuk tidak melayani permintaan uang yang mengatas namakan dirinya. Hal itu dilakukan menyusul adanya laporan adanya seseorang yang meminta uang mengatasnamakan dirinya melalui pesan whatsApp (WA).

"Saya tegaskan itu tidak benar dan bukan saya. Saya tidak akan meminta uang atau pinjam uang dengan alasan tertentu melalui pesan WA," kata Budiono, Rabu (25/3).

Dikatakan Budiono, berdasarkan laporan yang diterimanya, ada seseorang pelaku penipuan melalui nomor WA 082387642951 mengirimkan pesan ke sejumlah nomor telepon yang dikenal dirinya. Dalam pesan tersebut pelaku meminjam sejumlah uang dengan alasan untuk biaya operasi saudaranya yang kecelakaan.

"Modusnya mengatasnamakan saya, terus meminjam uang untuk operasi keluarganya yang kecelakaan. Pelaku mengaku kehabisan uang atau rekeningnya ke blokir. Pelaku meminta ditransfer ke rekening atas nama M. Arip ke nomor rekening 0343010157 salah satu bank," jelasnya.

Atas kejadian tersebut pihaknya meminta agar tidak dilayani dan meminta agar melaporkan ke pihak yang berwajib. "Ini sudah penipuan dan  mohon masyarakat yang menerima pesan seperti itu tidak dilayani dan kalau diperlukan laporkan saja ke pihak yang berwajip," tegas Romo.

Berdasarkan pemantauan, seseorang yang mengaku sebagai Romo atau Budiono itu dalam nomor telepon WA yang digunakan juga memasang foto mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Hal itu diduga sebagai upaya untukmeyakinkan calon korbannya. [KC-02]**
CIANJUR,[KC],- Plt Bupati Cianjur H.Herman Suherman bersama Wakapolres Cianjur Kompol Hilman Muslim, melakukan inspeksi ke agen sembako, sejumlah toko retail Indomart dan Alfamart, hingga ke Gudang DC Alfamart Cianjur di Warung Kondang.

Hasilnya disimpulkan kalau ketersediaan sembako pada umumnya cukup aman. Hanya gula yang tidak tersedia di toko retail, dan di pasar tradisional harganya mencapai 15.000-16.000/ Kg.

"Stok sembako rata-rata aman, agen mengatakan barang di suppliernya juga aman. Di pasaran juga tidak terjadi panic
 buying, namun pembelian sudah dibatasi" ujar Haji Herman.

Saat di cek ke gudang DC Alfamart, stok gula ternyata juga masih ada. Hanya memang jumlah pasokannya berkurang, sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan semua toko. Namun untuk bahan pokok lain stok cukup aman.

Dalam rangka mengurangi interaksi sosial untuk mencegah penyebaran Covid-19, Kabupaten Cianjur juga telah membuat edaran agar toko retail seperti indomart, Alfamart dan yang lainnya mengurangi jam operasional sampai dengan pukul 18.00. [KC.08]**
CIANJUR[KC],- Lima pejabat BUMD Tirta Mukti beserta istrinya dikarantina pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, mereka dikarantina lantaran baru saja pulang wisata ke Eropa seperti banyak diberitakan media.

“Setelah landas di Bandara Soekarno-Hatta, mereka langsung diperiksa kesehatan dan Alhamdulillah semuanya dalam keadaan sehat,” ujar Juru Bicara Tanggap Darurat Covid 19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, kepada wartawan di Cianjur, Kamis, 19 Maret 2020.

Yusman menyampaikan meski hasil pemeriksaan kesehatan bagus, namun sesuai prosedur semuanya dilakukan observasi mandiri selama 14 hari.

“Tetap diobservasi mandiri atau isolasi mandiri, namun karantina tidak dilakukan di Cianjur, tapi di luar kota” kata Yusman.

Sementara itu, Direktur Umum Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Ahmad Akbar, menyatakan rombongan tiba di tanah air dengan selamat.

“Semua anggota rombongan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara intensif oleh pihak kesehatan bandara, alhamdulillah semuanya dinyatakan sehat,” katanya.

Menurutnya, semua sudah menjalani kesehatan dan dalam kondisi sehat. "Semua aman, suhu tubuh tadi di bawah 37 derajat," kata dia.

Berkenaan dengan isolasi selama 14 hari sebagai bagian prosedural dalam penanganan virus corona, Akbar tidak keberatan. “Sesuai instruksi dari Pak Bupati, kami akan jalani observasi ini,” ujarnya.

Mengenai tempat isolasi mandiri bagi delapan orang rombongan ini, Akbar tidak bersedia memberikan alamat, hanya mengatakan di Jakarta. “Kami diisolasi di Jakarta,” tandasnya.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, menegaskan, untuk sementara waktu mereka tidak boleh ke Cianjur, sebelum masa inkubasi selesai.

 "Yang dikhawatirkan mereka membawa oleh-oleh yang tidak baik dari Eropa. Makanya saya sudah perintahkan dinkes agar rombongan itu dikarantina, dan karantinanya di luar daerah," ujarnya.

Kepergian pejabat BUMD ini menuai kritik. Sebab, saat ini wabah Corona sedang menyebar di pelbagai belahan dunia. Beberapa negara di Eropa bahkan memberlakukan kebijakan karantina wilayah untuk menghambat penyebaran virus tersebut. [KC.10/Net]**
CIANJUR,[KC],- Terkait merebaknya virus covid 19, dan imbauan untuk mengurangi kegiatan berkumpulnya orang banyak. Plt Bupati Cianjur Haji Herman Suherman mengatakan Cianjur masih akan tetap melaksanakan sholat Jumat berjamaah.

Haji Herman menganggap situasi Cianjur saat ini tidak dalam kondisi darurat dan relatif masih aman. Meski demikian ia meminta agar dalam pelaksanaanya jemaah mengikuti imbauan pemerintah daerah.

" Bagi yang sakit diimbau tidak jumatan di masjid, sementara di rumah dulu, bisa diganti sholat Dzuhur. Bagi yang sehat, bisa ke Masjid bawa sajadah sendiri, tidak usah bersalaman langsung, dan selalu jaga kebersihan tangan", ujar Haji Herman pada awak media di pendopo (19/3).

Haji Herman menjelaskan adanya imbauan tersebut semata-mata untuk meminimalisir resiko penyebaran Covid-19. "Jadi jangan diinterpretasikan sebagai sebuah larangan beribadah," pungkasnya.Imbauan juga berlaku untuk kegiatan sholat berjamaah yang selama ini rutin dilakukan.

Hal itu selaras dengan fatwa yang telah dikeluarkan MUI, yang cukup fleksibel karena melihat kondisi di tiap daerah berbeda.
Haji Herman juga mengaku akan berkunjung ke MUI, untuk berdiskusi tentang hal itu.[KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Plt Bupati Cianjur, Haji Herman Suherman meminta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Cianjur ikut membantu pemerintah daerah dalam menghadapi merebaknya Covid-19 di Indonesia.

"Mohon dibantu informasi ke masyarakat agar tidak cemas, tapi juga jangan lengah, tetap waspada", kata  Haji Herman di pendopo, saat menerima audiensi PPNI Cianjur yang juga bertepatan dengan ulang tahun PPMI (17/3).

Menurut Haji Herman, sulit diperolehnya masker di pasaran juga salah satu hal yang seharusnya bisa dihindari. "Giliran orang yang sakit butuh, malah tidak ada" imbuhnya.

Karena itu menurutnya, masyarakat harus diberi edukasi yang benar seperti apa covid 19, penyebarannya.

Haji Herman juga mengapresiasi peran para perawat yang tergabung dalam PPNI bersama tenaga kesehatan lain, dalam memperbaiki Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat Cianjur. 

Menanggapi permintaan Bupati, Ketua PPNI Cianjur H. Isep Karnaen mengatakan, PPNI punya program kunjungan ke rumah-rumah warga. Pemeriksaaan kesehatan warga ini kali ini bisa juga digunakan untuk identifikasi awal potensi atau gejala-gejala covid 19.

" Tapi memang harus hati-hati juga karena gejalanya kan sama dengan flu biasa, kalau ada yg mencurigakan bisa dirujuk untuk diperiksa lebih detail", ujarnya.

Selain itu, PPNI juga menyatakan siap membantu sosialisasi pencegahan penyebaran Covid 19, seperti pentingnya mencuci tangan, dan bagaimana cara mencuci tangan yang baik. [KC.08]**
CIANJUR [KC],- Penyedia aplikasi belajar, Ruangguru, menyediakan layanan gratis untuk sisa-siswi. Melalui program Sekolah Online Ruangguru Gratis, para siswa dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh secara daring (live teaching) setiap hari Senin sampai Jumat, layaknya sekolah seperti biasa.

Hal ini merupakan bentuk dan upaya Ruangguru dalam menjawab tantangan belajar yang dihadapi siswa-siswi di Indonesia di tengah darurat kesehatan merebaknya virus Corona jenis baru, COVID-19.

" Hadirnya Sekolah Online Ruangguru Gratis merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan dan kesehatan jutaan guru, siswa dan keluarga, serta upaya kami untuk memastikan bahwa akses terhadap pendidikan tetap terbuka bagi seluruh siswa di Indonesia, di mana pun dan kapanpun," ucap Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru, Belva Devara, dalam keterangan tertulisnya, Minggu 15 Maret 2020.

Layanan sekolah gratis Ruangguru dimulai dari Senin, 16 Maret 2020, siswa bisa mengikuti pembelajaran Sekolah Online Ruangguru Gratis dari pukul 08.00 - 12.00 WIB melalui aplikasi Ruangguru.

Terdesia 15 kanal live teaching yang mencakup semua mata pelajaran sesuai dengan kurikulum nasional, mulai dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA (IPA dan IPS), yang dipandu oleh para Master Teachers Ruangguru.

Para siswa yang belum dapat mengikuti sesi di pagi hari dapat juga mengakses rekaman Sekolah Online yang dapat diakses pada hari yang sama setelah pukul 12.00 WIB. Selain fasilitas live teaching, para siswa dapat terus melatih pemahamannya melalui fitur Bank Soal dan Online Tryout secara gratis.

Selain program bagi siswa, para guru juga bisa meningkatkan kapasitasnya dalam mengajar melalui program Pelatihan Guru Online yang tersedia di aplikasi Ruangguru, gratis selama 1 bulan kedepan.

Dalam aplikasi ini juga tersedia 250 video dan modul pelatihan guru yang mencakup materi-materi kompetensi dasar di bidang pedagogik dan profesional, seperti kemampuan manajemen kelas, pengembangan rencana belajar, implementasi pembelajaran berbasis proyek, dan lainnya.

Selain itu, siswa dan siswi Ruangguru menyediakan aplikasi live chat untuk mereka bertanya atau pun berdiskusi dengan guru.

Terdapat pula fitur set reminder pada aplikasi yang dapat mengingatkan siswa secara otomatis apabila sebuah kelas akan dimulai pada jam yang telah ditentukan.

Jika murid belum bisa mengikuti kelas dari awal, pembelajaran di Sekolah Online Ruangguru Gratis dapat diakses kembali setelah sesi keseluruhan sesi pembelajaran selesai.

“ Kami menyadari bahwa situasi yang melanda banyak sekali siswa dan keluarga saat ini telah mengganggu proses belajar dan mengajar mereka. Kami juga membuka program khusus bagi pemerintah daerah dan sekolah yang membutuhkan dukungan teknis lebih lanjut untuk memastikan kegiatan belajar dan mengajar tetap berjalan efektif. Kami akan umumkan prosedurnya dalam beberapa hari ke depan.” tambah Pendiri dan Direktur Produk & Kerjasama, Iman Usman.

Sekolah Online Ruangguru Gratis dibuka setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan COVID-19 sebagai pandemi, dan setelah Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) merekomendasikan kegiatan belajar jarak jauh sebab COVID-19 telah mengganggu kegiatan bersekolah 290 juta siswa di seluruh dunia [KC. 08]**


CIANJUR, [KC],- Setelah melalui rapat pembahasan dan kajian, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akhirnya mengeluarkan keputusan untuk membatasi kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Dilansir Jabarsindonews.com Keputusan tersebut diambil menyikapi situasi terakhir terkait penyebaran virus Corona (Covid-19) yang eskalasinya terus menunjukkan peningkatan. Melalui keputusan tersebut, potensi penyebaran Covid-19 di Jabar diharapkan dapat ditekan.

Dalam keputusannya, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyatakan, aktivitas belajar mengajar siswa PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA di Jabar dilakukan di rumah selama dua pekan ke depan, mulai dari 16-30 Maret 2020 mendatang.

"Kami kemarin seharian berkoordinasi dengan para Bupati/Wali kota, sekda (sekretaris daerah) terkait sekolah di rumah. Kami umumkan sekarang, kami konsepnya bukan libur, tapi bersekolah di rumah," tegas Kang Emil dalam konferensi pers di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Minggu (15/3/2020).

Kang Emil menekankan, lewat konsep belajar di rumah tersebut, seluruh anak siswa didik di Jabar tetap disiplin menjalankan aktivitas belajar mengajar dengan kurikulum khusus terkait dengan Covid-19 yang disiapkan oleh dinas pendidikan.

"Dalam dua minggu ke depan, kurikulum tentang Covid -19. Anak-anak tetap mengerjakan PR (pekerjaan rumah), tanpa jawab dengan gurunya, sehingga anak-anak jadi agen edukasi," jelasnya.

"Anak-anak harus tetap disiplin di jam sekolah dengan panduan dan kurikulum yang disiapkan dinas pendidikan," sambung Kang Emil.

Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga mengapresiasi kepala daerah di Jabar yang telah lebih dulu mengambil keputusan terkait aktivitas belajar mengajar di rumah, seperti Kota Depok, Bekasi, dan Bandung.

"Hari ini dipertegas, sekolah dari mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA (belajar di rumah," tegas Kang Emil seraya mengimbau Perguruan Tinggi (PT) di Jabar pun mengambil keputusan yang sama.

"Ini berlaku untuk semua daerah, saya sudah koordinasi dengan bupati dan wali kota. Jadi, ini saya Gubernur Jabar, maka semua kalimat saya berlaku untuk 27 daerah (di Jabar)," tandasnya.

CIANJUR,[KC],- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah selama dua minggu sebagai antisipasi penyebaran virus Covid-19.

“Insya Allah akan diliburkan sejak hari Senin tanggal 16 Maret 2020 sampai 28 Maret 2020. Berlaku untuk TK, SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi di Cianjur. Silahkan tentukan metode pembelajaran dari rumah dulu,” kata Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman di Pendopo Kabupaten Cianjur, Minggu (15/3).

Haji Herman juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi intensitas kegiatan di luar rumah. Pemkab Cianjur juga akan membatasi kunjungan dan acara yang melibatkan banyak orang seperti kegiatan Cianjur Ngawangun Lembur (CNL).

“Kalau masih bisa dilakukan dari rumah, silahkan berkegiatan di rumah dulu. Tidak perlu berkumpul dalam jumlah besar,” kata Haji Herman.

Pemkab Cianjur juga akan menunda pembukaan kembali alun-alun hingga ke bulan April nanti. Hal ini juga diikuti dengan imbauan ke tempat-tempat wisata untuk membatasi kegiatannya.

“Tempat-tempat keramaian saya imbau untuk membatasi operasionalnya. Warga juga diimbau untuk tidak pergi ke luar kota atau ke luar daerah dulu di masa-masa seperti ini,” kata Haji Herman.

Ia juga menekankan agar masyarakat tidak perlu panik namun selalu waspada terkait penyebaran virus Covid 19 ini. Ia juga mengatakan pentingnya menjaga pola hidup bersih sehat di masyarakat.

“Kita mulai dari diri sendiri dulu. Jangan lupa cuci tangan dengan sabun dan air mengalir tiap akan melalukan aktivitas. Makan-makanan yang bergizi agar sistem imun kuat. Istirahat yang cukup,” kata Haji Herman.[KC.08]**
CIANJUR,-[KC] Dampak Virus Corona yang menghantui seluruh masyarakat Indonesia kini direspon dengan tindakan kebijakan para petinggi daerah seperti Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan  yang tanggap langsung dengan memindahkan proses belajar sekolah di rumah untuk menghambat penularan Virus Corona sebagai bentuk pencegahan meluasnya COVID 19 yang ditemukan di china.

Di Kabupaten Cianjur, muncul wacana memindahkan proses belajar mengajar dari sekolah ke rumah dengan metode jarak jauh.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, Oting Zaenal Mutaqin mengatakan memang ada wacana untuk belajar mengajar di sekolah dipindahkan ke rumah masing masing sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.

“Kami berpikiran bagaimana para pelajar ini aman dari virus Corona, karena kesehatan dan nyawa paling utama. Tapi kegiatan belajar mengajar tidak terhenti, salah satunya dengan cara memindahkan dari sekolah ke rumah,” kata Oting (14/3)

Oting menjelaskan, Kabupaten Cianjur merupakan daerah perlintasan dari Jakarta-Bandung maupun sebaliknya, sangat rentan terhadap orang luar yang singgah ke Cianjur tanpa diketahui mereka itu tertular atau tidak.

“Memang wacana meliburkan sekolah ini sedang kita bahas dengan para kabid, apalagi Cianjur itu sebagai kota perlintasan yang sangat rentan didatangi orang dari manapun,” jelasnya. Rencana besok Minggu Oting beserta kabid akan mengadakan rapat dadakan membahas proses belajar jarak jauh dan juga mengenai waktu serta durasinya. Lantaran banyak yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan.

“Insyallah besok sore sudah ada keputusan, karena harus memikirkan segalanya jika metode belajar mengajar jarak jauh ini dilaksanakan. Terpenting yang harus diutamakan adalah kesehatan dan keselamatan pelajar di Cianjur,” tandasnya. Sebelumnya Disdikbud Cianjur telah mengeluarkan surat larangan mengadakan kunjungan wisata atau pendidikan ke luar kota, sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.  Ada beberapa sekolah yang terpaksa membatalkan, selain karena adanya surat dari Disdikbud, juga faktor utama kesehatan para pelajar di Cianjur.

Sama halnya dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil yang hingga saat ini belum menentukan sekolah diluburkan atau tidak diliburkan sebagai upaya menekan penularan COVID 19.

Diberikan Tribun, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut penutupan sekolah akan ditentukan besok.

Penutupan sekolah, lanjutnya, ditentukan hasil tes proaktif yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat per hari ini.

"Besok siang, kalau hasilnya ada yang positif, berarti ini menandakan virus beredar di orang-orang yang terlihat sehat," ujar Ridwan Kamil.

Bila ada hasil tes proaktif yang positif, Gubernur Jabar tersebut menyebut, baru akan dilakukan penutupan sekolah dan tempat publik lainnya.

"Kalau itu terjadi, baru penutupan sekolah dan lain-lain akan kami lakukan secara tersistematik," ujarnya [KC.07]**



Panwascam Cugenang lantik 16 Panwa Desa
CIANJUR,[KC],- Sebanyak 16 Orang Panwaslu Desa Se-Kecamatan Cugenang Cianjur di Lantik dan di beri Pembekalan dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur tahun 2020.

Pelantikan dipimpin langsung oleh, Ketua Panwaslu Kecamatan Cugenang, H. E Rasdja, di Aula Desa Cibeureum, Jum’at (13/3).

Ketua Panwaslu Kecamatan Cugenang, H. E Rasdja dalam kata sambutannya menyampaikan, Pemilu adalah sarana perwujudan kedaulatan rakyat, sekaligus sarana aktualisasi partisipasi masyarakat sebagai pemegang kedaulatan dalam penentuan jabatan publik. Sebagai pemegang kedaulatan, posisi dan dukungan masyarakat dalam Pemilukada bukanlah obyek untuk dieksploitasi, melainkan harus ditempatkan sebagai subyek termasuk dalam mengawal integritas pemilu dan salah satunya melalui pengawasan pemilu.

” Pengrekrutan yang dilakukan oleh Panwaslu ini sesuai dengan Undang -Undang No 7 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan Pemilihan umum Pasal 105 ayat 2 huruf f, panwaslu kecamatan diberi kewenangan mebentuk Panwaslu Kelurahan/Desa, dengan memperhatikan masukan Bawaslu Kabupaten/kota. serta   Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 8 Tahun 2019 yang isinya mengatur mekanisme perekrutan Panwaslu Kelurahan, Desa yang diberikan kewenangan dalam perekrutan dengan cara tes wawancara secara profesional bahkan juga mendengarkan masukan dari Masyarakat guna menjaga kepercayaan Publik, ” ungkapnya.

H. E Rasdja juga berharap, agar anggota Panwaslu Desa se-Kecamatan Cugenang yang baru di lantik, agar bisa menjunjung tinggi Nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 45 dan bisa bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.

” Kami berharap semoga pelaksanaan Pemilihan  Bupati dan Wakil Bupati Cianjur nantinya dapat berjalan dengan aman dan sukses tanpa adanya ekses yang berarti, dan Kita juga harus benar-benar mampu serta bisa menjalankan beban tugas selaku anggota Panwaslu Kelurahan Desa ini secara teliti, jujur dan Independen, ” paparnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Polsek Cugenang, Danramil 0608/Cugenang, Sekretaris Kecamatan, unsur KUA, PPK Cugenang, Perangkat Desa  Cibeureum, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh agama, Tokoh Pemuda dan tokoh masyarakat.

Sementara itu Koordinator Divisi Organisasi, SDM, Data dan Informasi Panwascam Cugenang, Muhammad Nur menyampaikan  jumlah keseluruhan  pendaftar Panwaslu  Desa di Kecamatan Cugenang berjumlah 38 orang yang terdiri dari laki-laki 27 orang, dan 11  orang perempuan dengan jenjang pendidikan S1 berjumlah 13 orang, Diploma 3 orang, dan SMA 22 orang.

Muhamad nur menambahkan hasil seleksi administrasi dan  wawancara dinyatakan lolos sebanyak 16 orang yang hari ini dilantik dan disyahkan sebagai Panwaslu di tingkat desa Se-Kecamatan Cugenang.

" Alhamdulillah selama kegiatan rekrutmen Panwascam Cugenang tidak mengalami kesulitan dan tidak melakukan perpanjangan pendaftaran, dikarenakan pada durasi pertama penerimaan pendaftaran tanggal 16 sd 22 Februari 2020, pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi telah memenuhi syarat minimal pendaftar untuk masing-masing desa yakni lebih dari 1 orang" ungkap Muhammad Nur. [KC. 08]**

OLAHRAGA | Bek Juventus Daniele Rugani dikabarkan positif Tertular virus corona. Kabar ini diinformasikan sendiri oleh Juventus melalui halaman resminya.

“Pesepakbola, Daniele Rugani, telah diperiksa dan positif terkena virus corona meski sejauh ini tidak menunjukkan gejala-gejala Covid-19.” tulis Nyonya Tua yang dilihat pada Kamis (12/3).

Seperti diberitakan fin.co.id,  Juventus akan melakukan prosedur isolasi terhadap Rugani. Selain itu, mereka juha akan memeriksa pemain lain yang pernah melakukan kontak dengan Rugani.

“Juventus saat ini segera mengaktifkan prosedur isolasi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, termasuk mereka yang terlibat kontak dengannya.” demikian Juventus.

Italia saat ini mempunyai casus virus corona terbanyak setelah Cina. Pada kamis (12/3), jumlah positif terjangkit sudah mencapai 12.462 orang. Sementara yang meninggal dunia berjumlah 827 orang. [KC.10/Net]**
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman mengakui kegiatannya yang sangat sering turun dan mendengar aspirasi masyarakat, membuatnya lebih banyak beristirahat di perjalanan.

“Mobil sudah jadi rumah kedua saya. Sepertinya saya lebih banyak beristirahat di mobil daripada di rumah,” kata Haji Herman saat membuka BCA Cianjur Autoshow 2020 di Cianjur, Kamis (12/3).

Haji Herman membagi ceritanya saat harus turun hingga 16 titik kunjungan masyarakat dalam sehari. Berangkat sejak pagi buta matahari belum terbit, dan pulang hingga larut malam.

Hal ini membuatnya harus mampu membagi waktu istirahat agar tetap dalam kondisi yang prima. Mencuri waktu istirahat di mobil menjadi keniscayaan bagi orang nomor satu di Cianjur tersebut.

“Mungkin lebih banyak waktu tidur saya di mobil. Perjalanan dari satu titik ke titik, itu saya curi-curi untuk beristirahat. Ketika bertemu masyarakat, harus siap dan fit lagi,” kata Haji Herman.

Dalam acara pameran otomotif di BCA Cianjur tersebut, Haji Herman memaparkan bahwa peningkatan ekonomi di Cianjur akan terus didorong. Pihak Pemerintah Kabupaten Cianjur akan mengupayakan investasi terus masuk dengan memastikan fasilitas pendukung dan infrastruktur terbangun dengan baik.

“Saya berkomitmen bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Cianjur harus ramah terhadap investor. Investasi di sini harus mudah karena kita membutuhkan investasi untuk membuka lapangan pekerjaan,” kata Haji Herman. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Koordinator Gerakan Aku Geram dan Anti Korupsi (Gagak), Tirta jaya Pragusta menyayangkan adanya dugaan penipuan yang dilakukan oknum pegawai  Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Cianjur yang mengakibatkan kerugian miliaran rupiah, tak hanya soal adanya dugaan oknum pegawai yang melakukan aksi penipuan terhadap pengusaha, namun gagak mencium dugaan  sejumlah masalah lainnya.

“ Kita sayangkan adanya oknum pegawai Disperkimtam yang diduga melakukan penipuan kepada pengusaha dan ini harus disikapi serius,   masalah lainnya seperti adanya perencanaan proyek atau pekerjaannya yang tidak matang, sehingga ditemukan hasil pekerjaan berkualitas buruk dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis serta tidak tepat guna,” ujarnya.

Dilansir dari beritacianjur.com Pria yang akrab disapa Akew ini juga menduga adanya bagi-bagi proyek oleh oknum pegawai Disperkimtan. “Semua ini harus dibongkar, terutama adanya indikasi praktik persekongkolan, pengkavlingan proyek, serta indikasi transaksional dalam proses lelang barang dan jasa untuk pihak-pihak tertentu oleh oknum di Disperkimtan dan juga bagian Barang dan Jasa (Barjas) Cianjur.

Terkait Barjas, pihaknya menduga adanya sistem penawaran paling rendah untuk pemenang lelang yang tidak sesuai dengan aturan. Hal tersebut menyebabkan adanya dugaan pengurangan volume pekerjaan untuk mendapatkan keuntungan oleh pihak pemenang.

Tak hanya itu, Akew juga menyebutkan adanya persekongkolan yang dilakukan oknum Disperkimtan terkait pengondisian paket penunjukkan langsung (PL), yang diindikasikan diperjualbelikan.

“Hal tersebut berdampak kurang bagusnya kualitas atau volume pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi dan anggaran yang diajukan, sehingga menjadi bancakan oknum orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah seorang pegawai Disperkimtan Cianjur diduga melakukan aksi penipuan terhadap salah seorang pengusaha di Cianjur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat 16 proyek terdiri dari pembangunan drainase dan pengadaan pipa air bersih dengan nilai total miliaran rupiah, sudah dikerjakan salah seorang pengusaha. Namun ternyata, semua pekerjaan tersebut tidak tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Disperkimtan tahun anggaran 2019.

Karena merasa tertipu oleh oknum pegawai Disperkimtan, akhirnya pihak pengusaha akan membongkar kembali semua pembangunan yang sudah rampung dikerjakannya. Pasalnya, meski sudah selesai, pihak pengusaha belum menerima bayaran atas semua pekerjaannya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disperkimtan, Ahmad Rifa’i Azhari menegaskan, pihaknya tidak akan bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Pasalnya, ia mengaku tidak tahu menahu terkait 16 proyek yang sudah dikerjakan pengusaha.

“Kita tidak ada kontrak sama pemborong, itu tidak ada. Gak apa-apa kalau dibongkar juga, bukan proyek pemerintah itu,” ujarnya belum lama ini.

Tak hanya itu, Rifa’i juga mengaku tidak akan merasa malu jika benar 16 proyek tersebut dibongkar kembali oleh pengusaha. Pasalnya, semua pekerjaan tersebut bukan proyek dari pemerintah yang dibuktikan tak terdaftar dalam DPA di dinas yang dipimpinnya.

“Ini kan masuknya ke penipuan atau pidana murni, maka dari itu kami sudah melaporkan oknum yang bersangkutan ke Inspektorat Daerah (Irda) Cianjur untuk segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. [KC.10/Net]**
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman mendorong Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur untuk terus berinovasi mempercepat pelayanan pembuatan e-KTP. Salah satunya dengan melakukan strategi jemput bola ke desa dan sekolah-sekolah di seluruh Cianjur.

“Sekarang harus lebih mudah, harus lebih cepat. Silahkan masyarakat datang ke tempat-tempat yang telah ditentukan, sekolah-sekolah atau lokasi Cianjur Ngawangun Lembur (CNL). Kita pastikan ada pelayanan pembuatan e-KTP,” kata Haji Herman saat mengunjungi lokasi perekaman e-KTP di Yayasan Sekolah Al-Azamy, Cilaku, Rabu (11/3).

Kepemilikan e-KTP sebagai dokumen utama kependudukan, terus digenjot karena ini jadi syarat utama mendapatkan bantuan-bantuan sosial dari pemerintah. Selain memastikan seluruh warga berusia di atas 17 tahun memiliki e-KTP, kecepatan pelayanan juga jadi target pelayanan yang harus dikejar Disdukcapil Cianjur.

“Tentu targetnya langsung jadi, atau setidaknya 1 x 24 jam ya. Karena e-KTP ini syarat utama berbagai bantuan, kita harus memastikan masyarakat punya,” kata Haji Herman.

Kepala Disdukcapil Cianjur Munajat memastikan akan lebih banyak lagi upaya jemput bola pembuatan e-KTP di seluruh Cianjur. Sekolah-sekolah jadi salah satu target utama karena setiap tahunnya akan ada siswa-siswa baru yang berhak memiliki kartu kependudukan ini.

“Kalau tidak kita fasilitasi segera, akan menjadi beban tiap tahunnya. Oleh karena itu kita mulai (jemput bola) dari sekolah-sekolah,” kata Munajat.

Saat ini, menurut Munajat, Disdukcapil Cianjur punya target mengejar ketertinggalan sekitar 6 persen dari total masyarakat Cianjur di atas 17 tahun yang belum memiliki e-KTP. Ia akan memastikan Disdukcapil berinovasi untuk mencapai target tersebut.

“Perekaman secara online juga akan jadi opsi. Masyarakat tinggal mengambil fisik e-KTP-nya saja ke depannya. Tidak perlu antri panjang,” kata Munajat. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Setelah memberikan bantuan sosial sekaligus launching penyaluran program Sembako Tingkat Nasional di lapangan Kecamatan Warungkondang Cianjur, Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara menghadiri dan memberikan arahan kepada peserta Training Capacity Building  Karang Taruna Kabupaten Cianjur di Wisma Ciloto Kemensos RI, Cipanas.

Dalam kesempatan tersebut Juliari P Batubara nerharap Karang Taruna Kabupaten Cianjur menjadi kepanjangan tangan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam menyejahterakan masyarakat, ia ingin kader Karang Taruna banyak yang menjadi pemimpin. Ia menilai, pemimpin yang pernah berorganisasi dari bawah akan cepat mengatasi permasalahan.

“Jadi kegiatan seperti ini sangat penting. Mungkin kita bikin suatu saat acara Karang Taruna se-Indonesia, kita lihat seberapa banyak yang datang. Nanti kita pakai tempat yang bagus, kita undang artis ngetop kita bikin acara yang agak wah,” tuturnya kepada para peserta.

Ia pun meminta, agar Pengurus Karang Taruna Cianjur patut berbangga dengan organisasi yang sudah memiliki sejarah panjang. Ia pun berharap, Karang Taruna Cianjur bisa menjadi kepanjangan tangan dari Kementerian Sosial RI.

“Nanti kita atur, kita diskusi, di kantor Kemensos juga bisa dipakai,” ungkap Juliari.

Ketua Panitia Kegiatan Muhammad Herry Wirawan bersyukur acara ini mendapatkan antusiasme dari para peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai pengurus karang taruna di tingkat kecamatan.

“Bahkan lebih bersyukurnya lagi kegiatan Karang Taruna ini bisa dihadiri oleh bapak Menteri Sosial RI dengan jajaran Dirjen di Kementerian Sosial,” ungkapnya.

Selain pemaparan dari Mensos RI, Juliari P Batubara kepada para pengurus Karang Taruna dan peserta pelatihan, kegiatan ini pun dihadiri oleh petinggi Karang Taruna Nasional dan Provinsi Jawa Barat.

“Acara Training Capacity Building ini juga dihadiri pula oleh Wakil Ketua Umum Karang Taruna Nasional (Budhy Setiawan), Ketua Provinsi Jawa Barat (HR. Subchan Daragana), serta Sandi Octa Susila (Duta Petani Milenial Indonesia),” tutupnya.[KC.10/Net]**
CIANJUR,[KC],- Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Cianjur dalam rangka memberikan bantuan sosial sekaligus launching penyaluran program sembako tingkat nasional di Kabupaten Cianjur.

Walaupun dalam kondisi guyuran hujan lebat, kegiatan yang digelar di lapangan Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, itu tetap digelar.

Bahkan Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama sempat mendapatkan tepuk tangan dari ribuan keluarga penerima manfaat (KPM), karena berani menerobos hujan lebat dari kursi kehormatan menuju panggung utama tanpa menggunakan payung.

Sama halnya dengan Dirjen, Menteri Sosial harus rela berbasah-basahan melewati genangan air untuk sampai panggung utama, memberikan program bantuan sosial secara simbolis.

Juliari mengatakan penyaluran bantuan sosial, mulai PKH hingga program sembako, bertujuan menekan angka kemiskinan.

"Cianjur ke depannya tidak boleh ada yang miskin lagi. Kalau sekarang ada yang terima, tidak apa-apa. Tapi diharapkan ke depannya semakin sedikit karena sudah semakin sejahtera," ucap Mensos seusai launching program sembako di Cianjur, Selasa (10/3)).

Mensos menambahkan program sembako ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia yang lebih bergizi seimbang. Program sembako ini bertujuan mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin agar dapat keluar dari garis kemiskinan, termasuk di Kabupaten Cianjur.

"Dari bantuan ini nantinya dijadikan modal usaha, kemudian usahanya maju, sehingga cepat graduasi," tuturnya.

Asep Sasa Purnama mengatakan Program Keluarga Harapan Reguler di Cianjur mencapai 129.842 KPM dan Bantuan Program Sembako sebanyak 209.612 KPM.

"Penyaluran Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Cianjur dilaksanakan melalui kerja sama Kementerian Sosial Ditjen Penanganan Fakir Miskin dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) serta para tim koordinasi (tikor) di Kabupaten Cianjur," kata Asep. [KC.09]**
CIANJUR,[KC],- Dalam rangka menjalin sinergitas antar lembaga, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, pada Selasa, (10/3/2020).

Kedatangan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Abdullah Dahlan tersebut didampingi ketua Bawaslu Cianjur serta anggota Bawaslu Cianjur lainnya disambut oleh Ketua KPU Cianjur, Selly Nurdinah, Anggota Hilman Wahyudi, Ridwan Abdullah,  dan Rustiman.

“Kedatangan kami ke kantor KPU Cianjur untuk mengetahui secara langsung terkait proses pelaksanaan tahapan verifikasi administrasi persyaratan dukungan bakal pasangan calon perseorangan di Cianjur,” terang ketua Bawaslu Jabar, Abdullah.

Sementara itu, Ketua KPU Kab. Cianjur, Selly Nurdinah menuturkan,KPU Cianjur berterima kasih atas kunjungan Ketua Bawaslu Jabar yang telah menyempatkan diri untuk hadir di Kantor KPU Kabupaten Cianjur.

“Dalam Kunjungan ini kami (KPU Cianjur) melakukan koordinasi bersama bawaslu terkait tahapan verifikasi administrasi persyaratan dukungan bakal pasangan calon perseorangan serta tahapan-tahapan lain dalampenyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2020,” pungkasnya. [KC.10/NET]**
CIANJUR,[KC],- Plt Bupati Cianjur, Haji Herman Suherman menegur TKSK Kecamatan Warung Kondang, karena masih banyak warga penerima Bantuan Sosial Program Sembako yang mengeluhkan kualitas beras yang kurang baik. Teguran disampaikan langsung Herman, saat menghadiri acara Cianjur Ngawangun Lembur (CNL), di desa Jambu Dipa, Warung Kondang, Minggu (10/3).

Puluhan warga kecamatan Warung Kondang, yang hadir di acara CNL mengacungkan tangan ketika ditanya, Plt Bupati Cianjur apakah masih menerima bantuan beras berkualitas jelek.

Hal tersebut langsung ditanggapi Herman dengan menegur Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di lokasi, kenapa masih ada warga yang menerima beras dengan kualitas jelek.

Herman juga berpesan pada masyarakat agar jangan mau menerima dan mengembalikan jika kualitas beras bantuan masih jelek. Karena seharusnya kualitas beras dan harganya sesuai dengan yang ada di pasaran.

Untuk kualitas bahan sembako lain, masyarakat relatif merasa kualitasnya sudah cukup baik.

Herman mengatakan salah satu manfaat acara CNL ini selain mendekatkan pelayanan publik, adalah mendengarkan secara langsung keluhan warga. " Dengan begini kan saya jadi tahu apa keluhan masyarakat, dan bagaimana realisasi pelaksanaan program pemerintah baik dari pusat maupun daerah" ujarnya.

Herman juga menjelaskan, kedepan bantuan sembako untuk protein hewani, sesuai pedoman umum akan menggunakan daging ayam. Sebelumnya karena ketidaksiapan e warong menyediakan freezer, bantuan protein hewani sempat disubtitusi dengan abon sapi.

Bantuan Sosial Program Sembako, periode Maret-Agustus 2020 ini nilainya ditambah dari 150 ribu menjadi 200 ribu. Menteri Sosial, Juliari P Batubara dijadwalkan menghadiri Launching Penyaluran Sembako ini di Desa Jambu Dipa, Kecamatan Warung Kondang, Cianjur. [KC.08]**
CIANJUR[KC],-  Akhirnya Mahkamah Agung (MA) mengabulkan judicial review Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam putusannya, MA membatalkan kenaikan iuran BPJS per 1 Januari 2020.

Kasus bermula saat Komunitas Pasien Cuci Darah (KPCDI) keberatan dengan kenaikan iuran itu. Mereka kemudian menggugat ke MA dan meminta kenaikan itu dibatalkan. Gayung bersambut. MA mengabulkan permohonan itu.

"Menyatakan Pasal 34 ayat 1 dan 2 Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat," kata juru bicara MA, hakim agung Andi Samsan Nganro saat berbincang dengan detikcom, Senin (9/3/2020).

Duduk sebagai ketua majelis yaitu Supandi dengan anggota Yosran dan Yodi Martono Wahyunadi. Menurut MA, Pasal 34 ayat 1 dan 2 bertentangan dengan Pasal 23 A, Pasal 28H dan Pasal 34 UUD 1945. Selain itu juga bertentangan dengan Pasal 2, Pasal 4, Pasal 17 ayat 3 UU Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

"Bertentangan dengan Pasal 2, Pasal 3, Pasal 4 tentang Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial. Bertentangan dengan Pasal 5 ayat 2 jo Pasal 171 UU Kesehatan," ucap majelis.

Pasal yang dinyatakan batal dan tidak berlaku berbunyi:

Pasal 34

(1) Iuran bagi Peserta PBPU dan Peserta BP yaitu sebesar:
a. Rp 42.OOO,00 (empat puluh dua ribu rupiah) per orang per bulan dengan Manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas III.
b. Rp 110.000,00 (seratus sepuluh ribu rupiah) per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas II; atau
c. Rp 160.000,00 (seratus enam puluh ribu rupiah) per orang per bulan dengan Manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas I.

(2) Besaran Iuran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2O2O.

Dengan dibatalkannya pasal di atas, maka iuran BPJS kembali ke iuran semula, yaitu:

a. Sebesar Rp 25.500 untuk kelas 3
b. Sebesar Rp 51 ribu untuk kelas 2
c. Sebesar Rp 80 ribu untuk kelas 1

Sumber : Detik.com
CIANJUR,[KC],- Dalam rangka meninjau langsung kesiapan Kabupaten Cianjur dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang akan dihelat 23 September 2020 mendatang, Anggota Komisi II DPR RI Drs.H. Tjetjep Muchtar Soleh mengadakan kunjungan kerja perorangan reses masa persidangan ke II tahun 2019-2020 ke KPU Cianjur (09/03).

Disampaikan dalam kunjungannya di depan seluruh komisioner KPU Cianjur, bahwa kunjungan kerja pada masa reses ini akan digunakan sebaik-baiknya untuk menerima masukan dari penyelenggara Pemilihan terutama di Kabupaten Cianjur.

“Dalam kesempatan ini kami menginginkan masukan dari KPU Cianjur sebagai bahan yang nanti akan kami bawa ke Jakarta sebagai masukan ” terang Tjetjep.

Selain itu Tjetjep Muchtar juga menanyakan kesiapan KPU Kab. Cianjur dalam pelaksanaan Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur yang akan dilaksanakan tanggal 23 September mendatang.

Disampaikan oleh Selly Nurdinah selaku Ketua KPU Cianjur bahwa, “KPU Kabupaten Cianjur siap menggelar perhelatan pesta demokrasi Pemilihan calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2020.″ tegasnya.

Adapun masukan-masukan yang disampaikan kepada Anggota DPR RI tersebut yakni terkait regulasi yang perlu dijelaskan lebih rinci agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda, baik dari kementerian terkait maupun lainnya.

Diakhir kunjungan KPU Cianjur memberikan cinderamata berupa plakat maskot Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2020 kepada Tjetjep Muchtar Soleh. [KC.10]**
CIANJUR,[KC],- Pendidikan karakter memang jadi program prioritas pengembangan sistem pendidikan di Cianjur. Sekolah-sekolah diharapkan bisa menyisipkan program penguatan karakter yang menjunjung tinggi akhlak serta budi pekerti luhur.

SMP Negeri 1 Gekbrong jadi salah satu sekolah yang mampu mengimplementasikan program pendidikan karakter secara komprehensif dan tetap populer bagi siswanya.

“Saya sangat mengapresiasi program pendidikan karakter yang dijalankan di SMPN 1 Gekbrong. Kegiataan seperti membaca Al-Qur’an, peningkatan literasi umum, hingga yang diresmikan hari ini yaitu kebiasaan bersedekah, memang perlu dibiasakan di bangku sekolah,” kata Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman saat meresmikan program Sedekah Itu Keren Pisan (Sidakep) milik SMP Negeri 1 Gekbrong, Senin (9/3).

Haji Herman juga mengatakan bahwa program pendidikan karakter yang menarik ini, perlu dicontoh oleh sekolah-sekolah lain. “Kalau ini masif di seluruh sekolah, bisa dijadikan program unggulan kabupaten untuk bidang pendidikan,” kata Haji Herman yang juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan Cianjur Oting Zaenal Mutaqin.



Sebagai satu-satunya SMP negeri di Kecamatan Gekbrong, pihak sekolah sudah memelopori setidaknya dua program pendidikan karakter. Setiap Rabu, ada program Rebo Maca Qur’an (Remiq) yang mewajibkan siswa mengaji Al-Qur’an setidaknya 15 menit sebelum pelajaran pertama.

Dalam rangka peningkatan literasi umum para siswa, tiap hari Kamis SMPN 1 Gekbrong juga menjalankan Kamis Literasi Asyik (Kilas). Para siswa diberi waktu untuk membaca buku pengetahuan umum atau kesusastraan dan membuat rangkuman bacaan mereka tiap Kamis.

Momen kedatangan Haji Herman ke SMPN 1 Gekbrong juga dimanfaatkan dengan meluncurkan program sedekah siswa yang nantinya rutin dilakukan tiap hari Selasa. “Pembentukkan karakter sejak dini ini nantinya akan tersimpan dalam Long Term Memory (LTM) para siswa. Diharapkan menjadi kebiasaan para siswa ketika mereka turun ke masyarakat,” kata Kepala Sekolah SMPN 1 Gekbrong Tuti Susilawati.

Ia juga mengatakan bahwa program ini adalah komitmen sekolah untuk memastikan Cianjur memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter luhur. “Kami juga mengapresiasi Pak Bupati yang sudah berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” kata Tuti. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur mencatat  selama bulan januari-februari 2020 telah menangani  136 pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Cianjur.

Berbeda  pada 2019 lalu di RSUD Sayang, setidaknya ada empat pasien meninggal dunia dari total 520 orang yang dirawat. Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, Ratu Tri Yulia mengatakan, hal itu terjadi karena keempatnya dibawa dan dirawat saat keadaan parah bahkan ada beberapa orang sudah dalam kondisi shock.

“Jadi, empat pasien itu kondisinya memang sudah berat, tapi kebanyakannya berhasil sembuh setelah ditangani di RSUD Sayang," kata dia.

Ia pun bersyukur, karena pada awal 2020 ini tidak ada pasien yang meninggal dunia. Setidaknya, mereka hanya perlu dirawat selama 4-7 hari hingga sembuh. Bahkan, jika kondisi pasien baik, perawatan pun terkadang relatif lebih cepat.

Agar kasus demam berdarah tidak terus bertambah, Ratu mengimbau masyarakat agar melakukan antisipasi dengan memberantas jentik nyamuk penyebab demam berdarah. Caranya adalah menguras, mengubur, menutup ditambah mengoleskan losion anti-nyamuk ke kulit.

“Murid-murid sekolah membentuk juru pemantau jentik (jumantik) cilik supaya bisa memantau minimal melihat bak-bak (penampungan air) di sekolah. di Kab. Cianjur ini masih banyak yang pakai bak mandi,” katanya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur mencatat ada sebanyak 23 orang yang terjangkit selama periode Januari-Februari 2020. Sedikit berbeda dengan data RSUD Sayang, dinkes mencatat sebanyak enam orang meninggal dunia dari total 643 orang yang terkena DBD pada 2019 lalu.

Ia menjelaskan, untuk meminimalkan jumlah penderita DBD, dinkes berusaha maksimal dengan mengoptimalkan kader juru pemantau jentik (Jumantik) di setiap wilayah untuk menekan perkembangbiakan nyamuk aedes aegepty.

”Di awal hingga pertengahan musim hujan, DBD itu rawan terjadi terutama di wilayah yang padat penduduk. Maka dari itu, dinkes bakal optimalkan jumantik. Tidak hanya di wilayah perkotaan yang padat penduduk, melainkan di seluruh kecamatan yang ada di Cianjur,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Irvan Nur Fauzy.[KC.04]**
CIANJUR,[KC],- Lima partai politik yang terdiri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi berkoalisi dan mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Haji Herman Suherman-Tubagus Mulyana sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur di Pilkada Cianjur 2020. Penandatanganan kesepakatan koalisi dan dukungan ini, dideklarasikan di Amen Resto, Cipanas, Minggu (8/3).

Dalam sambutannya pasca penandatanganan, Haji Herman Suherman menyampaikan rasa terima kasihnya pada seluruh partai koalisi yang mendukungnya. Haji Herman berpesan agar koalisi yang berbeda-beda warna baju untuk menanggalkan sementara kepentingan partainya masing-masing. “Saya mohon, baju (partainya) disimpan dulu. Kita bersama-sama memenangkan BHS-M Manjur,” kata Haji Herman.

Plt. Bupati Cianjur ini juga menambahkan bahwa membangun Cianjur tidak bisa hanya dilakukan oleh bupati dan wakil bupati saja. “Karenanya, saya mengajak semua partai koalisi untuk bersama-sama membangun Cianjur,” kata Haji Herman menambahkan.

Dalam sambutannya, kandidat calon wakil bupati pendamping Haji Herman, Tubagus Mulyana Syahrudin hanya berkata singkat bahwa tujuan ia berpolitik selama ini memang untuk membangun Cianjur. “Ketika diajak bersama-sama membangun Cianjur oleh Haji Herman, saya bersedia mendampingi beliau,” kata TB Mulyana.

Ketua DPC PDIP Cianjur Susilawati mengatakan keputusan lima partai hari ini adalah hasil dari rangkaian proses yang panjang. Ia menyebutkan, alasan mengusung Haji Herman-TB Mulyana karena menilai secara objektif kepemimpinan Haji Herman memang bagus. Selain itu, PDIP menilai, karakter Haji Herman adalah karakter pemimpin yang punya keteladanan. “Beliau punya karakter kenegarawanan, jujur, dan santun,” kata Susi.



Sekretaris DPD Golkar Cianjur Dede Nasihin mengatakan, pasangan Haji Herman-TB Mulyana bukan hanya milik partai. Tapi keduanya adalah putra terbaik yang dimiliki Cianjur saat ini. “Angka survei keduanya juga bisa dibilang paling tinggi. Meski demikian, kita tidak boleh lengah dan terlena. Segala kemungkinan harus bisa diantisipasi dengan baik,” kata Dede.

Sementara itu, Sekretaris DPD Nasdem Cianjur M. Abdul Aziz Sefudin menegaskan bahwa Nasdem akan memerintahkan seluruh kadernya solid memenangkan pasangan Haji Herman-TB Mulyana. “Sejak awal, Nasdem tidak membuka penjaringan calon karena menganggap Haji Herman punya nilai yang sangat baik dalam hal memimpin Cianjur,” kata politisi muda Nasdem Cianjur itu.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua DPD PAN Cianjur Herlan Firmansyah. Menurutnya, PAN sudah yakin dengan rekam jejak Haji Herman dalam memimpin Cianjur. “Kami yakin dan percaya sehingga tidak membuka lagi penjaringan calon. Rekomendasi kami juga sudah fix untuk Haji Herman dan TB Mulyana,” kata Herlan.

Ketua DPC PPP Cianjur Jimmy Perkasa juga mengemukakan alasan partainya yakin bergabung dengan koalisi mendukung Haji Herman-TB Mulyana. Menurutnya, pasangan ini paling mungkin memenangkan kontestasi Pilkada Cianjur 2020. “Kami ingin satu barisan dengan para pemenang dan ingin bersama-sama membangun Cianjur,” kata politisi yang akrab disapa Aang itu. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Paguyuban Pasundan membentuk koperasi Paguyuban Pasundan di Kabupaten Cianjur, sebelumnya  koperasi Paguyuban Pasundan juga didirikan di Kabupaten Sumedang, Cirebon, Majalengka, dan Kabupaten Bandung.

Yang menjadi kekhawatiran Paguyuban Pasundan adalah  banyak warga Jawa Barat salah satunya di Kabupaten Cianjur menjadi korban dari Bank Emok (renternir). Hal ini tentunya sangat merugikan masyarakat karena membuat mereka terlilit utang yang tak kunjung selesai, demikian disampaikan Ketua Komda Paguyuban Pasundan Wilayah Bogor Abah Ruskawan.

“Saat ini banyak warga Cianjur yang terlibat dengan bank emok dan itu sangat merugikan warga, sehingga dengan kehadiran koprasi Paguyuban Pasundan bisa menyelesaikan masalah bank emok tersebut sehingga terasa manfaatnya apalagi bekerjasama dengan pemerintah, pendidikan dan organisasi masyarakat seperti ini akan cepat dalam mengangkat harkat dan martabat warga Cianjur,” ujar Abah Ruskawan, saat pelantikan pengurus koperasi Kab Cianjur di Pendopo Kabupaten Cianjur, Sabtu (7/3/2020).

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof Dr. HM Didi Turmudzi, M.Si, menyebutkan Koperasi Paguyuban Pasundan akan dibuka di KBB dan Subang untuk kemudian dilanjutkan dengan pelatihan manajemen dan juga produksi bekerjasama dengan kementrian ekonomi dan koperasi.

“Misi Paguyuban Pasundan adalah memerangi kebodohan dan kemiskinan dan memang tidak bisa dipungkiri, jika di Jawa Barat masih banyak warga tidak mampu, sehingga untuk itu Paguyuban Pasundan mencoba mengangkat harkar dan martabat orang Sunda melalui Koperasi,” ujarnya usai melantik pengurus koperasi Kab Cianjur, di Pendopo Cianjur, Sabtu (7/3/2020).

Sementara itu, Dewan Pangaping Paguyuban Pasundan Dr.H.TB Hasanuddin SE,MM, mengatakan jika koperasi haruslah berdasarkan kepada kejujuran, “Pengurus tidak boleh memperkaya diri jadi harus berdasar kejujuran karena ini untuk kesejahteraan bersama,” tegas anggota DPR RI Komisi I di tempat yang sama.

TB Hasanuddin menegaskan jika menjadi anggota koprasi tidak dibatasi budaya, sosial dan agama. “Siapa saja bisa tergabung di dalam koperasi ini. Tidak melihat agama dan perbedaan lainnya, pokonya untuk kemajuan bersama,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga TB Hasanuddin menyerahkan modal awal untuk koperasi Paguyuban Pasundan Cianjur yang diserahkan langsung olehnya ke Ketua Koperasi Kab Cianjur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, H Aban Sobandi dalam sambutannya mengatakan besarnya organisasi Paguyuban Pasundan diharapkan bisa selalu konsen dalam memajukan pendidikan dan ekonomi warga Jawa Barat,

“Tentunya Pemerintah Kabupaten Cianjur menyambut baik lahirnya koprasi Paguyuban Pasundan diharapkan bisa mendorong perekonomian Kab Cianjur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cianjur, selain itu bisa membuka lahan pekerjaan melalui program -program dari koprasi Paguyuban Pasundan sehingga warga bisa mandiri,” ungkapnya.

Hadir pada kesempatan itu Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Rully Indrawan bersama dengan Duta Koperasi Dedi Gumelar yang dikenal sebagai Miing Bagito, para pengurus Paguyuban Pasundan serta Rektor Universitas Pasundan (UNPAS) Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si.,.[KC.10]
CIANJUR,[KC],-  Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cugenang geber verifikasi administrasi (vermin) dukungan dua pasangan calon perseorangan bupati dan wakil bupati yang ada diwilayah Kecamatan Cugenang.

Divisi Teknis dan Penyelenggaraan PPK Cugenang S Elda Astuty mengatakan, di wilayah Kecamatan Cugenang terdapat sekitar 20.869 dukungan untuk dua pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan atas nama Mohammad Toha/Ade Sobari (HaDe) dan Dadan Supardan/Irvan Helmi Khadafi (DaI).

"Saat ini kita tengah memeriksa seluruh berkas dukungan dari dua pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan. Kita buka satu persatu, kita cocokkan berkas dukungan dengan identitas kependudukan (e-KTP) yang dilampirkan," kata Elda saat ditemui di aula KPU Cianjur, Sabtu (7/3/2020).

Pelaksanaan vermin tersebut telah dilaksanakan sejak Selasa, 3 Maret dan ditargetkan rampung pada Rabu 11 Maret 2020. Untuk perbantuan tersebut seluruh anggota PPK Cugenang turun turut membantu pelaksanaan vermin.

"KPU memberikan waktu sembilan hari untuk menuntaskan vermin calon perseorangan ini, alhamdulilllah berkat kekompakan dan kerjasama tim PPK Cugenang kita hampir rampung dalam melaksanakan vermin ini," tegas Elda.

Elda menyebut, dal pelaksanaan vermin tersebut masih ditemukan sejumlah berkas dukungan tidak sesuai dengan e-KTP pendukungnya. Selain itu ada beberapa nama dan alamat yang juga berbeda dengan yang ada di foto kopi e-KTP.

"Masih ada administrasi dukungan yang tidak sesuai, sehingga masuk dalam kategori tidak menuhi syarat (TMS). Ada juga dukungan yang tidak melampirkan e-KTP, jumlahnya relatif sedikit jika dibandingkan dengan jumlah dukungan," tegasnya.

Pihaknya berharap, dalam pelaksanaan vermin ini bisa berjalan lancar tidak ada kendala apapun. "Semoga semuanya bisa berjalan lancar sesuai yang kita harapkan," paparnya. (bm)

,- Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cugenang geber verifikasi administrasi (vermin) dukungan dua pasangan calon perseorangan bupati dan wakil bupati yang ada diwilayah Kecamatan Cugenang.

Divisi Teknis dan Penyelenggaraan PPK Cugenang S Elda Astuty mengatakan, di wilayah Kecamatan Cugenang terdapat sekitar 20.869 dukungan untuk dua pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan atas nama Mohammad Toha/Ade Sobari (HaDe) dan Dadan Supardan/Irvan Helmi Khadafi (DaI).

"Saat ini kita tengah memeriksa seluruh berkas dukungan dari dua pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan. Kita buka satu persatu, kita cocokkan berkas dukungan dengan identitas kependudukan (e-KTP) yang dilampirkan," kata Elda saat ditemui di aula KPU Cianjur, Sabtu (7/3/2020).

Pelaksanaan vermin tersebut telah dilaksanakan sejak Selasa, 3 Maret dan ditargetkan rampung pada Rabu 11 Maret 2020. Untuk perbantuan tersebut seluruh anggota PPK Cugenang turun turut membantu pelaksanaan vermin.

"KPU memberikan waktu sembilan hari untuk menuntaskan vermin calon perseorangan ini, alhamdulilllah berkat kekompakan dan kerjasama tim PPK Cugenang kita hampir rampung dalam melaksanakan vermin ini," tegas Elda.

Elda menyebut, dal pelaksanaan vermin tersebut masih ditemukan sejumlah berkas dukungan tidak sesuai dengan e-KTP pendukungnya. Selain itu ada beberapa nama dan alamat yang juga berbeda dengan yang ada di foto kopi e-KTP.

"Masih ada administrasi dukungan yang tidak sesuai, sehingga masuk dalam kategori tidak menuhi syarat (TMS). Ada juga dukungan yang tidak melampirkan e-KTP, jumlahnya relatif sedikit jika dibandingkan dengan jumlah dukungan," tegasnya.

Pihaknya berharap, dalam pelaksanaan vermin ini bisa berjalan lancar tidak ada kendala apapun. "Semoga semuanya bisa berjalan lancar sesuai yang kita harapkan," paparnya. [KC-02]**
CIANJUR,[KC],- Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur melaksanakan Rapat Koordinasi pembentukan Kang Jabur atau Tukang Ngejaga Lembur di Pendopo Kabupaten Cianjur, Jumat (6/3). Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman menekankan agar upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ini, jangan hanya menjadi seremonial saja.

"Jangan hanya "duk ces" saja. Ini ide bagus dan jangan sampai hanya seremonial saja. Saya instruksikan para camat untuk membantu pelaksanaan program yang diinisiasi Polres ini. Kawal dari pembinaan, kelengkapan pendukung, dan kegiatan hariannya," kata Haji Herman melalui sambutannya.

Kang Jabur nantinya akan difungsikan sebagai satuan tugas keamanan desa yang dibentuk oleh para kepala desa. Ini diproyeksikan sebagai respon masyarakat di tingkat desa secara sukarela dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban.

Haji Herman juga menganggap personil Kang Jabur yang jumlahnya bisa mencapai 30-50 orang di tiap desa sebagai aset yang harus dioptimalkan. "Jumlahnya bisa mencapai 11,171 orang. Kalau ini berjalan baik, Cianjur pasti aman dan tentram," kata Haji Herman.



Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto juga menekankan bahwa kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungannya sendiri, penting untuk digalakan. Menurutnya, Pos Keamanan Lingkungan dan kewajiban lapor 24 jam perlu dihidupkan kembali. "Selain upaya menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat, ini juga upaya melibatkan masyarakat saling peduli terhadap lingkungannya sendiri," kata Juang.

Menurut catatan Juang, beberapa kasus keamanan dan ketertiban yang marak terjadi di Cianjur antara lain pencurian motor, peredaran narkoba, dan kerentanan prostitusi. "Ini kasus yang sebenarnya bisa ditekan jika masyarakat saling peduli. Tahu dan kenal lingkungannya, saling menjaga. Kang Jabur bisa ambil peranan di sana," kata Juang menambahkan.

Komandan Kodim Cianjur Letkol Inf. Rendra Dwi Ardhani menegaskan pada para audiens, terdiri dari Kapolsek, Danramil, dan para Camat, yang hadir agar memastikan rekrutmen Kang Jabur sesuai kebutuhan dan tugas yang nantinya akan diemban. "Pastikan memang warga yang berdedikasi, punya catatan baik. Jangan sampai kita malah rekrut orang yang catatannya tidak baik. Malah bisa pagar makan tanaman," katanya. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Danurjanah (57) begitu antusias menyambut kedatangan Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman ke Kelompok Lansia Sejahtera binaannya di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Sukaluyu.

Kelompok binaannya merupakan kelompok usaha pembuatan abon ayam dan makanan ringan berbasis telur yang cukup terkemuka di Sukaluyu. "Alhamdulillah bisa disambangi oleh Pak Bupati ya, di sini kami sudah mampu menghasilkan hingga 40 kilogram abon ayam setiap harinya," kata Danurjanah, Kamis (5/3).

Saat ini, Kelompok Lansia Sejahtera menaungi sekitar 10 pekerja yang merupakan ibu-ibu usia lanjut di Desa Tanjung Sari berusia 55 tahun ke atas namun masih sangat produktif. Danurjanah menginisiasi dibentuknya kelompok usaha ini dan mengajak para ibu di lingkungan sekitarnya untuk mengikuti kursus keterampilan serta usaha mikro kecil menengah.

Dengan semangat, para ibu menunjukkan langsung proses pembuatan produk andalan abon ayam kepada orang nomor satu di Cianjur. Haji Herman yang juga didampingi para perangkat desa, Camat Sukaluyu, dan Kepala Dinas Kesehatan Cianjur Tresna Gumilar mengapresiasi kreativitas dan inisiatif dari Kelompok Lansia Sejahtera.



"Ini yang harus dicontoh oleh desa-desa lainnya. Produk lokal harus menjamur di seluruh Cianjur. Harus jadi tuan rumah di negeri sendiri dan kalau sudah memungkinkan, bisa mencukupi stok kebutuhan setidaknya untuk masyarakat sekitar," kata Haji Herman di sela-sela kegiatan Cianjur Ngawangun Lembur (CNL) di Sukaluyu.

Ia juga sempat menanyakan perihal kelayakan edar dan penggunaan bahan dalam produk abon ayam tersebut. Hasilnya, produk Kelompok Lansia Sejahtera sudah mengantongi izin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) dari Dinas Kesehatan Cianjur.

"Terbukti sehat dan aman untuk dikonsumsi. Silahkan pesan produk ibu-ibu di Tanjung Sari ini," kata Haji Herman seraya mempromosikan ke masyarakat yang hadir. [KC.08]**
CIANJUR,[KC],- Polres Cianjur berhasil meringkus pelaku tindak pidana pembuatan dokumen Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) palsu dengan tersangka berinisial IS Als. CM, AL Als. AJ, AA, AS, BM. Barang Bukti yang berhasil di amankan adalah 12 lembar Surat PKB/BBNKB dan SWDKLLJ kendaraan roda 4 palsu, 4 lembar STNK roda 4 palsu, 19 plastik penyimpanan STNK, 1 buah pensil, 1 unit kendaraan roda 4 merk Toyota Avanza, 1 unit kendaraan roda 4 Daihatsu Xenia, 1 unit kendaraan Daihatsu Ayla, 7 lembar kertas plastic hologram, 1buah Laptop dan 1 buah printer.

Demikian disampaikan Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto S.I.K., S.H. M.Hum. dalam jumpa pers siang tadi di Mapolres Cianjur.

Menurutnya terdapat 100 lebih kendaraan yang menggunakan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) palsu. Kelima tersangka tersebut berhasil ditangkap di Jalan Rasa Bandung, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, tepatnya di SPBU Bojong pada Senin (17/2/2020) lalu, sekitar pukul 20.00 Wib.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menerangkan, modus yang dilakukan para tersangka yakni memalsukan STNK yang asli dengan cara dihapus menggunakan cairan kimia, lalu diganti dengan data palsu dengan cara di-scanner.

Juang mengatakan, kelima tersangka sudah memulai kejahatannya sejak 2016. Berdasarkan pengakuan tersangka, sambung Kapolres, sudah lebih dari 100 STNK palsu yang sudah dibuat. Namun saat penggerebekan, polisi hanya mengamankan 9 STNK palsu.

Untuk tarif STNK palsu, Juang mengatakan, para tersangka menarif Rp500 ribu per STNK untuk kendaraan roda dua, sedangkan untuk kendaraan roda empat ditarif Rp2 juta. “Jadi para pelaku mendapatkan keuntungan mulai dari Rp250 ribu hingga Rp1 juta per STNK,” pungkasnya.[KC.04]**
CIANJUR,[KC],- Plt. Bupati Cianjur Haji Herman Suherman mendapat dukungan dari perkumpulan pedagang di pasar temporer Kamisan Pondok Pesantren Al-Muthmainah. Dukungan ini muncul karena para pedagang menganggap Haji Herman memiliki kebijaksanaan dan pro terhadap para pedagang kecil.

“Kami sempat mendengar ada wacana para pedagang di sini akan ditertibkan. Namun, setelah melakukan audiensi dengan Ajengan Elim selaku pengasuh pesantren (KH. Abdul Halim) dan atas kebijaksanaan Bupati Haji Herman kami tetap diberi izin untuk berdagang. Hal ini yang membuat kami merasa perlu memberi dukungan untuk Haji Herman,” kata perwakilan pedagang Pasar Kamisan Fauzi (47), di Bojongherang, Cianjur, Kamis (5/3).

Menurut Fauzi, para pedagang Pasar Kamisan Al-Muthmainah memang berinisiatif mengumpulkan dukungan berupa tanda tangan dan salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bentuk terima kasih atas kebijaksanaan Haji Herman. Fauzi ditunjuk sebagai perwakilan untuk menyerahkan dukungan tersebut.

“Kira-kira ada sekitar 170 sampai 200 lembar dukungan yang kami terima dan serahkan. Ini perwakilan dari kira-kira 700 pedagang yang rutin hadir di Pasar Kamisan ini,” kata Fauzi yang sehari-hari membuka usaha warung makan tersebut.



Sesuai nama kegiatan Kamisan Ponpes Al-Muthmainah, pasar temporer ini juga hadir tiap hari Kamis. Para pedagang biasanya berkumpul sejak pukul lima pagi dan membuka lapak hingga pukul sebelas siang. “Hanya enam jam dan sehari dalam seminggu saja,” kata Fauzi.

Menanggapi dukungan ini, Haji Herman berterima kasih kepada Fauzi selaku perwakilan pedagang pasar temporer Kamisan. Menurutnya, ada aspek tradisi yang dipertimbangkan dalam mengambil kebijaksanaan penertiban para pedagang.

“Saya tentunya berterima kasih. Pasar temporer Kamisan ini juga bukti bahwa kegiatan keagamaan juga bisa berperan besar menggerakkan ekonomi masyarakat. Tentu kita mempertimbangkan hal tersebut,” kata Haji Herman. [KC.08]**