February 2016
ANDONG atau Delman atau disebut juga Sado yang selama ini dikenal sebagai salah satu sarana transportasi tanpa bahan bakar minyak ternyata bisa menjadi sarana hiburan anak-anak.Kendaraan berbahan dasar kayu dan ditarik seekor kuda itu menjadi alternatif hiburan anak menjelang bedug magrib.
Seperti yang dilakukan Ifan (25) warga Kampung Nagrak Wetan RT 02/RW 01 Desa Limbangansari Kecamatan/Kabupaten Cianjur saat ditemui . Kalau biasanya kendaraan Andong digunakan untuk menarik penumpang dengan jarak sesuai dengan keinginan penumpang, saat ini kendaraannya itu hanya digunakan untuk mengambil penumpang anak-anak.
Itupun dilakukan tidak harus menempuh jarak jauh, hanya beberapa ratus meter saja dan waktunya juga terbatas. Ternya sambutannya luar biasa, banyak anak-anak yang berebut untuk naik Andong miliknya sekedar mencari hiburan.
"Tidak nyangka ternyata banyak anak-anak yang mau. Lumayan daripada narik dijalan umum dan harus menunggu lama, mending narik anak-anak. Mereka itu sepertinya butuh hiburan," kata Ifan saat ditemui disela istirahatnya, Minggu (29/2/2016).
Selain hiburan menyenangkan anak-anak, tidak jarang orang tuanya juga ikut. Untuk anak Ifan mengenakan tarif Rp 2 ribu, sedangkan bagi orang tua mencapai Rp 5 ribu. "Hasilnya lumayan kita jalan setelah asyar dan selesai sebelum magrib, kita bisa pulang sambil membawa uang sekitar Rp 125 ribu. Ini jauh lebih enak dibandingkan mencari penumpang di jalan raya," katanya.
Melihat peluang seperti itu, pemilik Andong yang mengaku masih harus menciicil angsuran setiap bulannya itu tidak lagi harus menarik penumpang dijalanan umum. Dengan hanya menarik beberapa jam saja, pendapatannya dirasakan cukup untuk mengangsur cicilan Andongnya.
"Ya sepertinya lebih menjanjikan, sementara saya lebih memilih menarik anak-anak di kampung saja. Hanya jalan muter-muter beberapa jam, sudah mendapatkan sejumlah uang. Kalau di jalan raya, harus menunggu lama, baru dapat penumpang. Sekarang yang naik harus berebut dan ngantri," paparnya.
Nina (30) salah seorang ibu yang anaknya menjadi pelanggan mengaku cukup terhibur semenjak adanya angkutan Andong atau Sado yang menarik penumpang anak-anak setiap sore hari. Keberadaan Andong tersebut bisa menjadi hiburan tersendiri pada anak-anak.
"Biasanya anak saya susah makan, tapi setelah naik Andong jadi mudah makannya. Tapi ya sayanya harus ikut naik. Tapi ini tidak masalah, dinikmati saja sebagai hiburan," kata Nina. [KC-02]**






CIANJUR, [KC].- Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kab. Cianjur mampu memberikan pasokan labu darah keluar daerah Cianjur seperti ke Kab. Bandung Barat. Hal itu tidak terlepas keberhasilan UDD PMI Cianjur dalam menjaring pendonor darah, sehingga ketersediaan darah menjadi sur plus.
"Tahun ini kita sur plus, kita bisa memberikan bantuan ke Kab. Bandung Barat, Kab/Kota Sukabumi. Ini tidak terlepas dari semakin banyaknya pendonor yang sukarela," kata Kepala UDD PMI Kab. Cianjur, dr. Sany Sanjaya, sebagaimana dilansir galamedianews.com Minggu (29/2/2016)
Menurut Sany, kebutuhan darah di Kab. Cianjur baik yang di rumah sakit maupun klinik setiap bulannya mencapai kisaran 1.500 kantong labu darah dengan berbagai jenis golongan. Kebutuhan tersebut terpenuhi berkat semakin tingginya pendonor sukarela yang berhasil dijaring UDD PMI.
"Kita targetkan minimal setiap bulannya itu menjaring 1.200-1300 kantong darah. Apalagi kita juga masuk dari Bandung Barat sekitar 200-300 kantong darah. Alhamdulillah semuanya berhasil kita penuhi," kata Sany.
Menyinggung kesulitan golongan darah tertentu, di Cianjur tidak menentu. Kondisinya selalu berubah-rubah. Kadang golongan darah yang diprediksi banyak, malah suatu ketika sulit didapat. "Seperti golongan darah O, itu kan banyak. Tapi suatu ketika pernah sulit didapat, demikian juga golongan darah yang lain. Jadi kondisinya tidak menentu, tapi semua stoknya ada," paparnya.
Ditegaskan Sany, semua darah yang diambil dari pendonor belum pasti semuanya bisa digunakan. Darah-darah tersebut sebelum dimanfaatkan harus melalui sejumlah penelitian. "Semua darah hasil dari donor harus lolos dari pemeriksaan. Kita periksa spilis, IMLTD inveksi Hipatitis B dan C dan HIV. Pokoknya harus betul harus save dan haru zero. Kalau sampai ditemukan dibakar insemelator," tegasnya.
Darah di Curigai
Selama melakukan pemeriksaan darah, Sany mengakui ada sejumlah sampel darah yang dicurigai terinveksi HIV/AIDS. Sampel darah tersebut langsung dikirim ke PMI pusat untuk dilakukan pemeriksaan.
"Ada belum lama ini sekitar 2-3 sampel darah yang kami kirim ke pusat. Namun sampai saat ini belum ada konfirmasi ulang. Meski kita hanya mencurigai terinveksi HIV/AIDS, darhanya tetap kami bakar. Itu merupakan tindakan investasi keselamatan pasien yang diberikan PMI," tegas Sany [KC-02]**





CIANJUR, [KC].- Sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan dunia jurnalistik di Cianjur, Forum Jurnalis Televisi Cianjur (FJTC), Minggu (28/2/2016) mengggelar pelatihan jurnalistik bagi puluhan pelajar SMAN 1 Cianjur di Jalan Pangeran Hidayatulloh.
‪Ketua FJTC, Chaeronsyah, menuturkan, meski memberikan diklat jurnalistik secara gratis, kegiatan tersebut lebih sebagai bentuk dan bagian tanggungjawab moral insan jurnalis media televisi untuk ikut berperan serta memberikan warna dalam proses pembangunan. Karena itu, diklat pun lebih diperuntukkan bagi pelajar.‬

‪"Memang awalnya, untuk saat ini, baru untuk kalangan pelajar dulu. Tapi setelah itu, akan merambah ke berbagai instansi dan lembaga lainnya," tutur kontributor TVone yang akrab disapa Eron itu, kemarin.‬

‪Meski secara nama mencantumkan awak jurnalis media televisi, jelas Eron, anggota FJTC juga mencakup beberapa jurnalis dari media cetak, foto, radio dan online. Karenanya, dalam diklat tersebut, juga diberikan materi jurnalistik dari berbagai ragam media.‬

‪"Ada cetak, online, jurnalis foto, radio dan televisi. Semua materi kami berikan," jelas dia.‬
‪Ke depannya, sambung Eron, kegiatan serupa akan dilakukan ke berbagai sekolah dalam bentuk roadshow. Sebagai puncak rangkaian kegiatan roadshow diklat jurnalistik bagi pelajar itu, pihaknya akan menggelar serangkaian lomba jurnalistik, seperti lomba penulisan berita, pembuatan video reportase, lomba pembawa berita, lomba editing video reportase dan lain sebagainya.‬

‪"Jadi, dari lomba itu akan bisa dinilai sampai sejauh mana perkembangan dan pemahaman masyarakat berkenaan dunia jurnalisme yang baik dan benar. Agar tidak ada kesalahpemahaman masyarakat soal profesi jurnalis ini," papar dia.‬

‪Eron menegaskan, pendanaan dari kegiatan roadshow diklat jurnalitik bagi pelajar di Cianjur itu sama sekali tidak menggunakan anggaran dari pihak manapun juga. Hal itu sebagai gambaran dan bukti independensi dan profesionalisme FJTC yang tidak menggantungkan dari dana pemerintah maupun pihak swasta.‬

‪"Dana semua dari uang kas kami sendiri. Karena kami independen dan menjaga profesionalisme sebagai jurnalis," tegas dia.‬

‪Kepala SMAN 1 Cianjur, Engkus Daryana, menyatakan, cukup mengapresiasi kerjasama awak media dengan sekolah yang dipimpinnya itu. Melalui diklat jurnalistik itu, dinilainya cukup penting guna menopang kebutuhan dan tuntutan perkembangan zaman. Dengan demikian, para siswa pun bisa memahami dan mengerti tata cara serta mekanisme dalam industri media serta jurnalisme.‬

‪Untuk itu, pihaknya pun berharap, agar kerjasama tersebut tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Harus ada kelanjutan agenda lainnya yang bisa dilakukan sehingga pengetahuan, wawasan dan pemahaman para siswa menjadi lebih utuh.‬

‪"Mungkin juga bisa sekali waktu, siswa-siswa ini diajak ikut liputan biar ikut merasakan sendiri. Istilahnya, praktik penuh," tutur. [KC-02/gp]**











CIANJUR, [KC].- Bangsa Indonesia saat ini menghadapi ancaman beragam. Baik yang dari dalam negeri, seperti ancaman persatuan dan kesatuan hingga ancaman yang datang dari luar negeri.‬ Kondisi ini harus disikapi dengan serius, tidak bisa dikesampingkan.

Demikian di tegaskan Menteri Pertahanan RI, Jendral (Purn) Ryamizard Ryacudu di sela menghadiri Apel Akbar Nasional Barisan Patriot Bela Negara (BPBN) di Kampung Citampela, Desa Mulyasari, Kecamtan Mande, Kabupaten Cianjur, Minggu (28/2). "Kesadaran bela negara perlu ditumbuhkembangkan lagi. Tidak bisa tidak untuk menangkal segala ancaman," kata Menhan.
Walaupun Ryamizard menyebut ancaman didepan mata terhadap negara kesatua RI, namun pihaknya menegaskan harus terlebih dahulu dipahami dan dimengerti betul adalah makna dari bela negara itu sendiri. Menurutnya, bela negara adalah tindakan mengutamakan kepentingan negara dan bangsa di atas segala-galanya. Selain itu, menjaga harga diri dan kehormatan bangsa juga menjadi yang utama.‬
Sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Dasar 1945 dan merupakan kewajiban warga negaranya untuk menjawab tantangan berbagai ancaman geopolitik.‬ "Sebagai bangsa berdaulat, kita bangsa Indonesia, tidak akan pernah mengganggu kedaulatan negara lain. Akan tetapi, jangan sampai pula negara lain mengganggu kedaulatan bangsa dan tanah air kita. Ini harga mati," tegasnya.

Salah satu contoh bela negara seperti yang dilakukan negara Israel. Terlepas dari latar belakang negara yang penuh kontroversial sekalipun, negara yang penduduknya hanya sekitar tujuh juta jiwa saja itu mampu mempertahankan diri dari berbagai ancaman dan guncangan dunia. Bahkan, dengan kemampuannya, Israel bisa menjadi salah satu aktor penguasa ekonomi dunia.‬

‪"Salah satu kunci yang dilakukan tidak lain mempertahankan negaranya itu karena sikap bela negara dari penduduknya yang tetap bersatu meskipun banyak mendapat guncangan. Nah, sikap bela negaranya itu yang harus kita tiru, bukan yang lainnya," tegasnya.

‪Ancaman dari dalam negeri yang terus menghantui saat ini seperti narkoba musti diwasapadai karena bisa memberikan ancaman yang sangat besar. Paling tidak akibat narkoba, 50 orang meninggal setiap harinya. Selain itu, ancaman bencana alam pun dinilainya sebagai hal yang patut diwaspasai pula.‬
‪"Haram bersentuhan dengan narkoba bagi patriot bangsa. Jika ada bencana alam yang terjadi, sebagai patriot harus turun dan membantu mereka yang membutuhkan uluran tangan kita," paparnya.

‪Menhan menegaskan, satu ancaman nyata dalam perang modern adalah ancaman perang dengan sistem cuci otak di mana ideologi Pancasila tidak lagi dijadikan falsafah dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai luhur bangsa Indonesia itu kemudian digantikan dengan paham-paham yang sesat-menyesatkan dan lahirnya teror bagi negeri ini.‬

‪Pihaknya menyayangkan adanya generasi muda yang tertarik dan masuk ISIS dengan doktrin-doktrin yang salah dan bertopengkan agama Islam sebagai landasan perjuangannya.‬ "Itu semua salah kaprah. Kita semua harus bertanggungjawab untuk selalu menanamkan nilai-nilai Pancasila agar paham-paham teror dari luar negeri bisa kita filter," ungkap Menhan.‬

‪ISIS kata Menhan muncul bukan berdasarkan agama, melainkan akibat konflik politik. "Itu ajarannya tidak benar, harus ditangkal. Jangan sampai terekrut oleh jaringan ISIS dengan iming-iming masuk surga. Dalam ajaran islam bunuh diri itu haram, bukan masuk surga seperti yang dijanjikan ISIS," tegasnya [KC-02/gp]**








CIANJUR, [KC].- Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Disperta) dan Holtikultura Kab. Cianjur geram menyusul adanya pelaku penipuan yang mengaku pegawai dinas meminta sejumlah uang kepada para petani dan menjanjikan dapat memberikan bantuan traktor. Para petani diminta uang antara Rp 2 juta hingga Rp 4 juta oleh pelaku.
Saat ini pelaku yang acap kali mengenakan baju dinas pertanian itu tengah diburu. Namun hingga kini pelaku belum berhasil diamankan. "Kami tengah memburunya, kami sudah kerjasama dengan pihak kepolisian dan TNI untuk menangkap pelaku yang menipu para petani itu," kata Kepala Disperta dan Holtikultura Kab. Cianjur, Rika Ida Mustikawati, Jum'at (26/2/2016).
Dalam menjalankan operandinya, "alap-alap" traktor itu mendatangi para petani yang memang membutuhkan bantuan traktor untuk membajak sawah. Pelaku meyakinkan para petani bisa memberikan bantuan asal memberikan sejumlah uang.
"Keterangan dari petani pelaku mengaku dari dinas bahkan berseragam dinas, makanya memang petani lagi butuh bantuan, percaya saja karena berharap dapat traktor. Petani rela menyerahkan uang sebagaimana yang diminta pelaku," kata Rika.
Namun apa yang dijanjikan pelaku tidak pernah terwujud. Karena bantuan traktor tidak pernah diberikan ke perorangan, melainkan kepada kelompok petani. Itupun prosesnya tidak menggunakan uang, melainkan pengajuan atau berdasarkan usulan.
"Ada yang sampai menyerahkan uang Rp 2 juta, Rp 3 juta, dan yang terbaru di Warungkondang sampai ada yang sampai Rp 4 juta. Siapa yang tidak kesel mengetahui seperti ini. Saya akan buru pelakunya. Mudah-mudahan bisa segera tertangkap," katanya.
Disebutka Rika, sejumlah petani diwilayah Pasirkuda, Haurwangi, Warungkondang dan Cugenang sudah ada yang menyerahkan uang kepada pelaku. "Saya tegaskan bahwa bantuan traktor itu diberikan berdasarkan usulan dari kelompok tani melalui Balai dan Dinas baru ke Kementerian. Itupun proses penyerahannya juga harus ada berita acara. Ini tiba-tiba ada orang yang ngaku bisa ngasih bantuan perorangan, itu bulsit alias bohong dan tidak benar," tegas Rika.
Untuk itulah pihaknya menghimbau kepada petani jika kedatangan orang yang mengaku dari dinas atau bisa memberikan bantuan traktor dan meminta uang agar difoto. Foto tersebut agar disampaikan ke dinas untuk ditindak lanjuti. "Kalau perlu amankan orangnya dulu, baru kontek pihak aparat. Ini sudah meresahkan sekali. Kami sampai-sampai memajang foto pegawai di Balai, agar petani tahu mana orang dinas dan mengaku ngaku orang dinas," ungkapnya [KC-02]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!





CIANJUR [KC],-  Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang mengeluhkan sulit dan mahalnya melakukan pemasangan listrik baru,dan ada beberapa biaya lain nya yang tidak di fahami oleh masyarakat,  sulitnya melakukan pemasangan baru serta tingginya biaya pemasangan hingga jutaan rupiah, karena itu, PLN Area Cianjur  meminta kepada masyarakat untuk waspada terhadap keberadaan calo listrik.

Humas PLN Area Cianjur, Bambang Suprianto mengatakan, "Pasang baru itu mudah, tidak mahal dan tidak sulit”tegas nya. Kemudian ia juga menjelaskan,bahwa untuk masyarakat yang menginginkan pemasangan baru, perubahan daya atau hal lain nya mengenai kelistrikan cukup datang ke PLN terdekat atau telepon ke Call center kami di  123 dari telepon rumah atau (022) 123 dari telepon selular, dan petugas kami siap melayani 24 jam sehari,7 hari seminggu.

Bambang menambahkan untuk persyaratan  hanya fotokopi KTP, denah lokasi rumah yang akan dialiri listrik atau ID pelanggan tetangga terdekat, serta kontak person. sementara untuk biaya yang dikeluarkan pelanggan ke PLN hanya biaya penyambungan.

Sedangkan untuk permohonan pasang baru dan perubahan daya,untuk pelanggan rumah tangga Daya 450 dan 900 VA ,dapat dilayani dengan nenunjukan dan menyertakan Fotocopy salah satu dokumen yang di terbitkan pemerintah seperti, Kartu Keluarga Sejahtra (KKS), Kartu Perlindungan Sosial (KPS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), atau surat keterangan dari Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Hal ini dimaksudkan agar subsidi tepat pada sasaran tegasnya.

Selain itu Bambang menjelaskan bahwa masyarakat pun harus mengerti, tidak semua proses penyambungan baru listrik menjadi tanggungjawab PLN, ada yang menjadi tanggung jawab pelanggan, instalatir listrik dan lembaga pemeriksa instalasi.

Batas Kewenangan PLN dalam  proses penyambungan baru listrik, mulai dari  pemasangan Jaringan Tegangan Rendah (JTR), Sambungan Rumah (SR) sampai dengan Alat Pembatas & Pengukur (Kwh Meter & MCB), penyambungan dilakukan setelah pelanggan membayar Biaya Pemasangan (BP), Uang Jaminan Langganan (UJL) & menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dengan PLN.

Pelanggan bertanggungjawab atas instalasi rumah/bangunan. Dalam memasang Instalasi, pelanggan dapat menghubungi instalatir listrik,  dan untuk dalam kepengurusan SLO pelanggan dapat berhubungan langsung dengan lembaga pemeriksa instalasi, sedangkan Instalatir Listrik seperti yang tergabung dalam AKLI, AKLINDO, dan ASKOMELIN serta lainnya bertugas membuat gambar dan memasang instalasi rumah/bangunan pelanggan.

Selain itu ada lembaga lain yakni Lembaga pemeriksa yang bertugas untuk memeriksa kelaikan operasi instalasi listrik tegangan rendah  yang sudah di pasang oleh instalatir listrik dan selanjutnya mengeluarkan sertifikat laik operasi yang menyatakan bahwa Instalasi dalam rumah/bangunan pelanggan aman dan memenuhi standar instalasi.

Bagi masyarakat cianjur yang akan berkonsultasi langsung dapat menghubungi Konsuil Area Cianjur dengan alamat BTN Griya Nugratama Block C IV No.5 Pasir Hayam  Cianjur. Telp. / Fax: 0263 – 22618844, dan IPPLN Area Cianjur di Jl.Gatot mangku Praja No.2 Nagrak – Cianjur        tlp / sms di 081312303331.

Sesuai dengan Undang-Undang No 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan Pasal 44 ayat 4 yang berbunyi “setiap instalasi tenaga listrik yang beroperasi wajib memiliki Sertifikat Laik Operasi”
Bagi pengoperasian instalasi yang Tidak memiliki Sertifikat Laik Operasi, sebagai mana di cantumkan didalam pasal 54 ayat 1 di jelaskan bahwa “setiap orang yang mengoperasikan instalasi tenaga Listrik tanpa sertifikat laik operasi sebagaimana di maksud dalam pasal 44 ayat 4 maka di pidana dengan penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak lima ratus juta rupiah.

“Kami harap masyarakat  yang akan melakukan pemasangan baru terhindar dari calo,dan memahami prosedur pasang baru, bahwa pihak PLN  tidak akan mengoprasikan tenaga listrik pelanggan,sebelum memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Lembaga Pemeriksa Instalasi  (KONSUIL, PPILN)”ujar Bambang Suprianto, humas PLN Area Cianjur [KC.06/AVM]**

CIANJUR, [KC].- Sebanyak 347 santri Gerakan Pembinaan Penghafal Qur'an (GP2Q) Kabupaten Cianjur menyambangi pendopo Kab. Cianjur. Kedatangan ratusan santri GP2Q itu tidak lain untuk bersilaturahmi dengan Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh.

Panitia Silaturrahmi GP2Q H. Yosep, melaporkan kegiatan tersebut dihadiri oleh para santri yang berasal dari sejumlah kecamatan. Mereka datang mewakili daerahnya masing-masing. "Ini acaranya untuk bersilaturahmi saja. Kita undang para santri dan mereka pada datang," kata H. Yosep, Kamis (25/2/2016).

Bupati Cianjur, H. Tjetjep Muchtar Soleh dalam sambutannya menyampaikan, Cianjur memiliki tiga filosofi yang mengingatkan tentang aspek keparipurnaan hidup. Salah satunya yaitu budaya atau tradisi "ngaos", yaitu tradisi mengaji yang mewarnai suasana dan nuansa Cianjur dengan masyarakat yang dilekati dengan ke-beragamaan. Citra sebagai daerah agamis ini sudah terintis sejak berdirinya Cianjur sekitar tahun 1677, di mana tatar Cianjur dibangun oleh para ulama dan santri yang gencar mengembangkan syiar Islam.

"Itulah sebabnya Cianjur mendapat julukan sebagai gudangnya santri dan kyai," kata bupati dihadapan ratusan santri dan tamu undangan yang hadir. Nampak hadir Asisten Pemkesra Setda Kab. Cianjur, para camat, ketua MUI Cianjur para pengurus GP2Q Cianjur serta tamu undangan lainnya.

Dikatakan bupati, dengan adanya  GP2TQ ini, mengimplementasikan visi Pemkab Cianjur dalam upaya mewujudkan masyarakat Cianjur yang berakhlakul karimah, mencetak kader-kader hafidz dan hafidzah yang tersebar pada setiap desa di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Merealisasikan program kerja LPTQ Kab. Cianjur dalam upaya mencetak generasi baru hafidz dan hafidzah yang berasal dari putra daerah. Agar GP2Q ini dapat terlaksana dengan baik.

Pihaknya berharap dengan silaturahmi ini dapat terus melakukan pemberdayaan dan pengembangan secara berkelanjutan dalam pengelolaan kelembagaan secara moderen, profesional dan mandiri dengan tidak meninggalkan keikhlasan dan kebersamaan [KC-02/hm]**


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
CIANJUR, [KC].- Pimpinan PT Tirta Investama Aqua Gekbrong mengunjungi kantor PWI Perwakilan Cianjur di jalan Siliwangi Kamis (25/222015).

Pihak Aqua yang diwakili
Stakeholder Relation CSR Aqua Gekbrong, Nurul Iman, Humas Jajang dan Uden mengunjungi PWI untuk silaturahmi dan mengucapkan selamat kepada pengurus PWI yang baru dilantik periode 2015-2018.

Pada pertemuan tersebut diterima Ketua PWI Cianjur, Esya Mahendra, Wakil Ketua Ahmad Fikri, Sekretaris Muhammad Ikhsan dan wakil sekretaris Deni Abdul Kholik.

Stakeholder Relation CSR Aqua Gekbrong, Nurul Iman mengatakan, kunjungan ke PWI Cianjur tiada lain untuk silaturahmi dengan pengurus PWI yang baru dilantik. Selain itu, meningkatkan kerjasama antara wartawan dengan perusahaan terutama dengan Aqua.

"Banyak program yang ada di Aqua terutama mengenai pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pabrik Aqua. Tentu ini perlu dibantu oleh teman-teman wartawan, khususnya mengenai pemberitaan," papar Nurul.

Nurul mengaku teman-taman wartawan selalu menjadi sahabat bagi Aqua. Karena, peran wartawan sangat penting untuk kemajuan Cianjur. "Kita sama-sama membangun Cianjur yang kita cintai ini," paparnya.

Sementara itu, Ketua PWI Cianjur Esya Mahendra didampingi Wakil Sekretaris Deni Abdul Kholik mengucapkan terima kasih kepada Aqua yang sengaja datang mengunjungi pengurus PWI Cianjur. "Kami sangat mengapresiasi kedatangan dari Aqua untuk bersilaturahmi," paparnya. 

Esya mengharapkan, antara Aqua dan PWI Cianjur bisa bekerjasama untuk pembangunan Cianjur. "Membangun cianjur tidak hanya pemerintah saja atau PWI, melainkan semua pihak harus terlibat. Salah satunya perusahaan Aqua. Kalau kita bersama-sama membangun Cianjur, Insa Allah akan semakin maju," tegasnya.

Sedangkan pada kesempatan tersebut, Aqua Gekbrong memberikan nasi tumpeng kepada pengurus PWI. Secara simbolis diserahkan Nurul Iman kepada pengurus PWI [KC-02/dak]**



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
CIANJUR, [KC].- Serangan hama ulat terhadap tanaman padi di Kampung Saparantu, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kab. Cianjur, mengancam sekitar 20 hektar tanaman padi akan gagal panen. Akibatnya petani dipastikan akan mengalami kerugian yang cukup besar.

‪Serangan hama ulat yang mengakibatkan tanaman padi menjadi patah itu sudah terjadi sejak awal bulan saat padi mulai akan berbuah. Sepintas tidak akan terlihat, karena kondisi tanaman padi tampak sehat seperti biasa.

‪"Tapi saat mau berbuah baru kelihatan. Padi yang menghijau itu tiba-tiba banyak yang patah dibagian batang tubuhnya," ungkap Juhi Wahyudin, salah satu petani.

‪Juhi menambahkan, sebenarnya, serangan hama serupa juga pernah menyerang. Namun, saat itu, serangannya tidak separah dan seluas saat ini.‬ "Kalau sekarang banyak yang kena. Dari pengakuan para petani yang lahannya kena itu total 20 hektar lebih," beber dia.‬

‪Selain menyerang batang bulir padi yang pada akhirnya membuat patah, Juhi menyebut, hama tersebut juga mengakibatkan bulir-bulir padi tidak berisi alias kosong.‬

‪Para petani, imbuh Juhi, bukan tinggal diam. Segala cara dan usaha sudah dilakukannya untuk membasmi hama tersebut. Mulai dari pemupukan hingga penyemprotan melebihi dari biasannya. Namun tetap saja, hama itu tidak bisa dibasmi.‬

‪"Kita bingung harus bagaimana lagi. Kami sudah usaha macam-macam tapi hasilnya nihil. Hama tetap tidak bisa dibasmi," tutur dia.‬

‪Senada, Setiawan, petani lainnya pun mengaku harus menanggung kerugian yang tidak sedikit akibat serangan hama tersebut. Dari hampir satu hekar sawah miliknya hanya menghasilkan lima kuintal padi saja. Padahal, biasanya, dirinya mendapatkan total panen padi sebanyak lebih kurang tiga hingga lima ton.‬

‪Selain itu, lanjut dia, hasil penjualan padi miliknya pun tidak dapat menutup total modal tanam, pupuk serta perawatan tanaman padi yang harus ia keluarkan selama ini.‬
‪"Saya habis itu sekitar Rp4 jutaan. Tapi saat dijual panennya cuma dapat Rp2 jutaan saja. Rugi separuhnya," sesal dia.‬

‪Para petani berharap, ada tindakan riil dari pemerintah setempat agar nantinya tetap bisa menanam padi lagi. Pasalnya, mereka memastikan, bakal banyak petani yang mengalami kerugian dan kehabisan modal untuk musim tanam selanjutnya.‬

‪"Ini baru beberapa yang terpaksa dipanen. Apalagi modal juga tidak kembali. Musim panen berikutnya kami juga bingung harus bagaimana," paparnya [KC-02/gp]**









CIANJUR, [KC].- Sebagai salah satu desa yang ada di kawasan wisata Cipanas, Desa Ciputri Kecamatan Pacet Kab. Cianjur bertekad ingin menjadikan desanya sebagai salah satu ikon pariwisata dibidang kesenian.

Kesenian khas Sunda melalui Sanggar Pencak Silat, Seni Jaipong dan Reog Dogdog (Bobodoran) kini tengah dikembangkan untuk dilestarikan.

Kepala Desa Ciputri Rohman mengungkapkan, sebagai Desa Wisata, sampai saat ini baru memiliki beberapa sanggar seni yang kondisinya serba terbatas. Minimnya anggaran menjadi salah satu kendala untuk mengembangkan sarana dan prasarana.

"Sebagai aparat pemerintah, kita selalu mendukung keinginan baik dari masyarakat. Saat ini masyarakat menginginkan pengembangan padepokan dan sanggar seni. Sebagai daerah wisata sangat layak untuk mengembangkan kesenian asli daerah," kata Rohman, Kamis (25/2/2016).

Pihaknya menginginkan, untuk menunjang sebagai daerah wisata, idialnya setiap ke RWan ada padepokan seninya. Jika keinginan bisa terwujud, dipastikan akan menjadi ikon percontohan bagi desa lainya dikawasan wisata Cipanas.

"Kami selalu memberikan apresiasi terhadap keinginan warga. Semuanya harus diberikan dukungan, tanpa adanya dukungan warga mustahil keinginan tersebut bisa terwujud. Tapi jangan sampai seperti balon jika ditiup membesar, ketika sudah tidak mengembang, balon tersebut kempis lagi," kata Rohman.

Selain mengembangkan padepokan dan sanggar seni, hal lainya yang menjadi penunjang sebagai daerah wisata adalah sarana transportasi. Adanya transportasi angkutan desa sangat diharapkan mengingat tingginya aktivitas warga yang membutuhkan transportasi.

Sementara Rita Rosita (32) seorang pelestari seni Pencak Silat Gajah Putih Sinar Harapan Putra Mataram, Seni Jaipong dan Reog Dogdog (Bobodoran) yang beralamat di Kampung Campaka Sarongge RT 02/06 Desa Ciputri Kecamatan Pacet menginginkan, pemerintah desa (Pemdes) Ciputri mendukung keinginan warga. Menurutnya Pemdes juga harus melirik warganya yang memiliki Potensi.

"Pemdes harus mendukung keinginan warganya untuk melestarikan budaya. Sampai saat ini yang menjadi kendala bagi sanggar dan padepokan belum memiliki alat pendukung yang memadai. Kami dan Pemdes Ciputri tengah berupaya mencari solusinya," paparnya [KC-02/tis]**





CIANJUR, [KC].- Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Cianjur menyiapkan 300 kantong labu darah khusus untuk penderita thalasemia yang ingin melakukan transfusi darah. Labu darah tersebut diberikan secara cuma-cuma bagi penderita thalasemia.

Kepala UDD PMI Cianjur Sany Sanjaya mengatakan, penyedian labu darah khusus bagi penderita thalasemia tersebut merupakan salah satu bukti kepedulian PMI terhadap penderita kelainan sel darah. Dengan harapan jika sewaktu-waktu dibutuhkan, labu darah tersebut siap untuk digunakan.

"Kita perikan pelayanan khusus bagi penderita thalasemia di Cianjur. Ada stok darah buat mereka jika sewaktu-waktu diperlukan, tidak sulit untuk mencarinya. Kita siapkan dalam satu bulannya mencapai 300 labu darah," kata Sany, Kamis (25/2/2016).

Menurut Sany, labu darah yang diperuntukkan bagi penderita thalasemia itu dalam kondisi save alias aman. Kondisiny masih segar dan aman untuk digunakan. "Kita stok secara khusus, karena tidak bisa ganggu ketergantungan hidupnya. Mereka itu bergantung pada darah, kalau tidak kita save, apa kata dunia," tegasnya.

Enung Faisal (35) warga Buniaga Desa Ciherang Kecamatan Pacet Kab. Cianjur merasa terbantu dengan adanya program darah gratis yang diberikan UDD PMI Cianjur. Sehingga ia dan orang tua lainnya tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan labu darah saat dibutuhkan.

"Jelas sebagai orang tua yang memiliki anak penderita thalasemia sangat terbantuk dengan adanya stok darah. Kami selama ini tidak pernah mengalami kesulitan ketika melakukan transfusi darah, stoknya selalu ada saat dibutuhkan," kata Enung.

Diakuinya, tidak hanya penderita thalasemia asal Cianjur saja yang berobat untuk mendapatkan transfusi darah secara cuma-cuma. Ternyata ada juga dari luar daerah. "Saya pernah barengan dari luar daerah, mereka juga merasa terbantu, karena di Cianjur gratis dan mudah," tegasnya. [KC-02]**
Penulis 
Benning Rizahra (Kuningan, Jawa Barat)
Guru Konsultan Sekolah Literasi Indonesia Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa

Sudah hampir tiga pekan saya berada di kampung Gunung Putri desa Sukatani Kecamatan Pacet untuk melaksanakan program Sekolah Literasi Indonesia yang merupakan program Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa. Saya ditempatkan di MI Al-Ikhlas. Sekolah yang sudah cukup bangus dari segi bangunan, tata ruang, kompetensi kepala madrasah dan gurunya. Muridnya yang sangat banyak menjadikan sekolah ini harus meningkatkan lagi kualitasnya.

Di kampung Sukatani cuacanya sangat dingin, sedingin Ahmad, siswa kelas 4A yang bernama lengkap Ahmad Dian. Sosok anak kecil yang tampan, bersih dan rapi, namu dia merupakan siswa yang pendiam.

Karena guru kelas 4A berhalangan hadir, beberapa kali saya mengisi dikelas ini. Setelah beberapa kali saya mengajar di kelas 4A ini, dia yang tak pernah berkomentar, hanya diam dan menurut apa yang diperintahkan. Namun dari sorot matanya yang selalu antusias dalam memperhatikan materi yang disampaikan, saya meyakini bahwa anak ini memiliki kemampuan yang luar biasa.

Untuk melihat apakah benar praduga itu, saya sering berikan test dari materi yang diajarkan. Dan dugaan itu terbukti benar. Dia selalu menjawab benar semua pertanyaan-pertanyyan yang diberikan. Tulisannya yang rapi sesuai dengan cara berpakaiannya membuat saya tertarik untuk membuat rasa percaya dirinya mucul dengan kemampuan yang dia miliki.

Setiap dikelas, saya coba memotivasi anak-anak untuk percaya diri, berani, dan ceria. Memberikan waktu luang setiap pulang sekolah untuk curhat bersama. Saya pancing Ahmad untuk cuhat, namun dia menggelengkan kepala dan hanya tersenyum saja. Padahal ingin tahu sekali tentang hidupnya,
Selalu berusaha untuk terus menggali potensi yang ada, seperti pada saat pelajaran SBK. Kita menggambar dan temannya bebas. Dia menggambar televisi, dan tulisan disampingnya “saya suka menonton TV, tapi harus dapat memilih acara yang baik”. Kurang lebih seperti itu tulisan yang tertera. Cukup dewasa untuk anak berumur 10 sampai 11 tahun dapat menuliskan seperti itu. Semakin menambah keyakinan bahwa dia memiliki kemampuan yang tersembunyi.

Setiap hari dimotivasi dan diajak untuk selalu bermimpi tentang masa depan. Mimpinya untuk menjadi guru ngaji merupakan mimpi yang menurut saya sangat mulia. Dengan mimpinya tersebut saya mencoba memotivasinya untuk terus belajar, pemberani, dan selalu ceria.

Ada kemajuan yang terlihat, dikelas dia mulai berani untuk menjawab, bertanya, juga tertawa bersama. Sebelumnya, walaupun dia sudah selesai mengerjakan tugasnya, dia tidak berani untuk mengumpulkan duluan, walaupun jawaban dia benar semuanya. namu sekarang, dia sudah berani menunjukan itu semua.

Pernah satu waktu ada soal matematika yang cukup sulit, walaupun bukan dia yang mengumpulkan pertama, tapi cuma dia yang menjawab pertanyaan tersebut dengan benar. Sungguh anak yang luarbiasa, menyembunyikan kemampuannya dalam diam. Namun diamnya itu adalah masa lalunya, sekarang sudah berani untuk lebih aktif dikelas.

Tidak akan bersama kelas ini selamanya, semoga selamanya Ahmad akan lebih baik dan kelak dapat menjadi guru ngaji yang merupakan cita-citanya.

CIANJUR, [KC].- Sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur ditengarai memiliki potensi untuk berkembangnya faham menyimpang dan radikalisme. Oleh karena itu perlu dilakukan pendeteksian secara dini untuk menangkal berkembangnya bibit paham radikalisme di tengah-tengah masyarakat.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Badan Kestuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat, Khoirul Naim pada kegiatan Pembekalan Tangkal Radikalisme kepada puluhan tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh agama di gedung Juang 45 Cianjur, Rabu (24/2/2016).

"Apalagi kalau melihat geografis Cianjur yang ada di sejumlah pelosok dan pedalaman masih cukup sulit untuk diakses.‬ Ini yang harus diwaspadai. Harus tetap dilakukan deteksi dini agar bisa ditekan keberadaannya. Jangan sampai berkembang sedemikian rupa," kata Khoirul.

Selain Cianjur, daerah yang masuk kategori rawan adalah Kuningan. Namun demikian bukan berarti mengensampingkan daerah yang dianggap tidak rawan dalam pengawasan. Karena satu daerah ditetapkan rawan, bisa saja daerah yang dianggap tidak rawan ternyata juga menyimpan kerawanan tumbuhnya radikalisme.‬

‪"Intinya yang namanya faham radikalisme dan menyimpang itu bisa terjadi dimana saja. Bisa saja faktor penyebabnya karena ekonomi, politik, budaya dan lain sebagainya. Jadi kami tidak bisa menganggap aman maka itu berarti aman sepenuhnya. Semua tetap harus diwaspadai, termasuk daerah yang tidak masuk peta daerah rawan," ungkapnya.

Untuk melakukan melakukan deradikalisasi serta penanganan tumbuh-kembang paham radikalisme menyimpang di sejumlah daerah, pihaknya masih terus menjalin komunikasi dan kerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Untuk penanganan dan menekan perkembangan paham menyimpang dan radikalisme di tengah masyarakat memang membutuhkan penanganan khusus.‬ BNPT sudah punya peta radikalisme ini. Untuk cara dan mekanismenya juga kan BNPT yang punya kewenangan. Jadi kami terus komunikasi," tegasnya [KC-02]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
CIANJUR, [KC].- Sejumlah kegiatan mewarnai Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan pengukuhan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Cianjur masa bhakti 2015-2018. Salah satunya adalah kegiatan pengobatan gratis.

Berdasarkan pantauan, sejak pagi masyarakat disekitar kantor PWI Perwakilan Cianjur sudah mengantri dihalaman kantor. Mereka terlihat tertib menunggu giliran dipanggil untuk mengikuti pengobatan grastis yang sengaja disiapkan pihak panitia HPN.

Satu persatu masyarakat yang berasal dari keluarga kurang mampu alasan ekonomi tersebut mendapatkan pelayanan kesehatan. Mereka terlihat gembira setelah mendapatkan penanganan medis atas keluhan sakit yang dialaminya.

"Jelas ibu merasa senang adanya pengobatan gratis seperti ini. Kan jarang ada kesempatan, kalau berobat ke puskesmas selalu bayar, ini gratis, siapa sih yang tidak senang," ujar seorang ibu yang mengaku rumahnya berdekatan dengan kantor PWI.

Tidak hanya pengobatan gratis, kegiatan sosial lainya juga dilaksanakan. Seperti donor darah. Sejumlah peserta terlihat serius diambil darahnya oleh petugas dari PMI Cianjur di ruangan khusus yang sebelumnya telah dipersiapkan.

"Kita ingin menjadikan momen peringatan HPN menjadikan Pers frofesional berbudaya dalam membangun Cianjur dan pengurus PWI bisa," kata Ketua Panitia HPN dan pengukuhan pengurus PWI Perwakilan Cianjur, Deden Abdul Azis.

Deden menyebut dengan demikian wartawan diharapkan bisa lebih dekat dengan masyarakat. "Minimalnya yang namanya wartawan itu bisa menulis, bukan hanya ngomong doang. Menulis bagi wartawan itu wajib," paparnya [KC-02]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
CIANJUR, [KC].- Kepala Kantor Pajak Pratama Cianjur, Hasan Basri mengungkapkan, realisasi penerimaan pajak untuk Kabupaten Cianjur mengalami trend positif. Pada tahun 2014, setoran pajak dari Kabupaten Cianjur mencapai Rp 353 miliar. Sedangkan pada tahun 2015 sebesar Rp 445 miliar, atau mengalami peningkatan sebesar 18,9 persen. Adapun rasio kepatutan wajib pajak orang peribadi usahawan dan badan hukum pada tahun 2015 masih rendah yaitu baru mencapai 22,77 persen.

"Kita targetkan pada tahun 2016 penerimaan pajak untuk KPP Pratama Cianjur sebesar Rp. 640.167.994.000,- (Enam Ratus Empat Puluh Miliar Seratus Enam Puluh Tujuh Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Empat Ribu Rupiah) atau 43,8 persen dari realisasi penerimaan tahun 2015. Untuk mencapai target penerimaan ini diperlukan kerjasama antara KPP Pratama Cianjur dengan Pemkab Cianjur," tegas Hasan Basri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, mengungkapkan, total pendapatan Kabupaten Cianjur sebesar Rp 2,7 triliun, yang mana sebesar Rp 1,6 triliun atau sebesar 56,8 persen bersumber dari dana perimbangan keuangan pusat kepada daerah yang berasal dari penerimaan pajak pusat.

"Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Cianjur hanya sebesar Rp 440,5 miliar atau 15,7 persen dari total pendapatan daerah. Hal tersebut mencerminkan bahwa peran penerimaan pajak pusat memiliki peran sangat vital bagi pemerintah Kabupaten Cianjur," kata Oting. [KC-02]**
CIANJUR, [KC].- Pemberlakuan kantong plastik berbayar di sejumlah pasar modern, super dan minimarket di Kab. Cianjur cenderung malah menguntungkan pihak perusahaan. Betapa tidak, plastik yang tadinya digratiskan, sekarang dibebankan ke pembeli.
"Selaku bagian dari masyarakat, saya tidak setuju adanya penerapan kantong berbayar kalau tujuannya mengurangi penggunaan bungkus plastik. Ini bukan mengurangi malah nambah dan menguntungkan pemodal besar. Ini penindasan gaya baru," kata Engkos (45) warga Penembong Desa Mekarsari Kecamata/Kab. Cianjur saat ditemui didepan tempat perbelanjaan modern, Rabu (24/2/2016).
Menurut Engkos, kalau tujuannya untuk mengurangi penggunaan kantong plastik, seharusnya tenpat perbelanjaan baik supermarket, minimarket atau pasar modern dan tradisional tidak usah menyediakan kantong plastik lalu dijual. Biar pembeli yang membawa kantong sendiri.
"Kalau pembeli wajib bawa kantong sendiri itu baru benar, atau lebih bagusnya lagi pihak pengusaha menyediakan kantong yang bukan berbahan dasar plastik, itu baru tepat. Tapi faktanya malah pengusaha berjualan palastik, bukan mengurangi tapi menambah," tandasnya.
Sementara berdasarkan pantauan kesejumlah supermarket, belum semuanya menerpakan kebijakan bungkus plastik berbayar. Masih ada supermarket atau minimarket yang tidak mengenakan plastik berbayar kepada konsumennya.
"Kalau disini (minimarket) baru hari ini Rabu (24/2/2016) menerapkan plastik berbayar. Ini intruksi dari pimpinan dipusat. Kami dibawah hanya melaksanakan saja. Setiap kantong kresek plastik harus dibeli senilai Rp 200,-," kata Yuli salah seorang kasir di sebuah minimarket.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kab. Cianjur, Judi Adi Nugroho membenarkan belum semua minimarket atau supermarket serta pasar modern memberlakukan plastik berbayar.
"Hasil monitoring dan evaluasi untuk toko modern yang sekala besar belum diterapkan, tapi toko modern seperti alfamart dan indomart mereka sudah ada yang mulai menerapkan pelastik berbayar," kata Judi saat dihubungi terpisah.
Ditegaskan Judi, jika penerapan plastik berbayar sudah menjadi intruksi pemerintah pusat, artinya didaerah harus ditindak lanjuti dengan diterapkan. "Ini juga hasil pemantauan di toko alfa dan indo mart mereka masih ada konsumen yang belum tahu dan ada yang tidak mau bayar tapi ada juga yang mau bayar," katanya.
Perlu dilakukan sosialisasi berkelanjutan mengenai kantong plastik berbayar saat melakukan belanja. "Sosialisasi plastik berbayar harus dilakukan, maksud dan tujuannya supaya masyarakat mengetahuinya," tegas Judi [KC-02]**







CIANJUR, [KC].- Untuk memberikan teladan kepada masyarakat akan kesadaran untuk melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat I, menggelar acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh tahun pajak 2015 di Bale Praja Pemkab Cianjur, Rabu (24/2/2014). Sekitar 120 peserta undangan hadir, termasuk di dalamnya adalah Wajib Pajak prominen yang ada di Kabupaten Cianjur.

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I,
Yoyok Satiotomo, mengungkapkan, pajak memegang peranan yang sangat vital bagi bangsa dan negara. Keberlangsungan dan kemandirian sebuah bangsa ditopang oleh pajak, karena penerimaan pajak menyokong 70% dari total pendapatan APBN.

"Berdasarkan data dari total pendapatan Kabupaten Cianjur sebesar Rp. 2,7 Triliun, sebesar Rp. 1,6 Triliun atau sebesar 56,8% nya bersumber dari Dana Perimbangan Keuangan Pusat kepada daerah yang berasal dari penerimaan pajak pusat," kata Yoyok disela kegiatan.

Dikatakan Yoyok, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2015 tentang Kewajiban Penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Oleh Aparatur SIpil Negara / Anggota TNI / Polri Melalui E-Filing. Dengan Surat Edaran tersebut, ASN/TNI/Polri wajib menaati dan mematuhi segala ketentuan perundang-undangan Perpajakan yang berlaku, yaitu memiliki NPWP, membayar pajak, mengisi dan menyampaikan SPT Tahunan PPh dengan benar, lengkap, jelas dan tepat waktu. "ASN/TNI/Polri wajib melaporkan SPT Tahunan PPh melalui e-Filing," tegasnya.

E-Filing menurutnya adalah suatu cara penyampaian SPT Tahunan PPh secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak (http://www.pajak.go.id) atau penyedia jasa aplikasi atau Application Service Provider [KC-02]**
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Cianjur priode 2015-2018 dikukuhkan oleh Ketua PWI Jawa Barat melalui Sekretarisnya Uyun Achdiat di Balai Pawarti Cianjur Jalan Siliwangi, Rabu (24/2/2016).

Mereka yang dikukuhkan itu diantaranya Ketua Esa Mahendra, Wakil Ketua Achmad Fikri, Sekretaris Moh Ihsan, Wakil Sekretaris Deni Abdul Kholik, Bendahara, Dani Jatnika, Wakil Bendahara Eka Mahardika, Seksi Organisasi Firman Taqur, Seksi Advokasi Riki Sugilar dan Seksi Kesejahteran Gani Aris.

Sekretaris PWI Jawa Barat Uyun Achdiat mengungkapkan, ada 10 program utama PWI yakni pendidikan, pendidikan hingga ke sembilan. Sisanya baru program lainnya. Artinya kata Uyun bahwa pendidikan menempatkan diposisi teratas, sehingga ini harus menjadi acuan PWI yang kepengurusannya baru dikukuhkan.

"Bahkan istruktur yang baru itu ada ketua pendidikan. Dalam pers harus kompeten untuk menuju kompeten sudah ada struktur baru yakni uji kompetensi wartawan. Diawali tahun 2011 dikejar melalui progran kompetensi," kata Uyun disela pengukuhan pengurus PWI Perwakilan Cianjur.

Kaitan menuju pers profesional kata Uyun, salah satunya wartawan harus kompeten melalui uji kompetensi. "Itu memang hajatnya Dewan Pers yang menunjuk PWI, lembaga pers dan perguruan tinggi yang ada jurusan jurnalistik minimal 10 tahun," tegasnya.

Melalui uji wartawan, menjadi prioritas PWI saat ini. Sertifikat uji kompetensi wartawan disyaratkan menjadi anggota biasa dan itu harus dilakukan. "Sejak tahun 2011 ada sekitar 172 kali uji kompetensi. Sudah meluluskan sekitar 5390 an. Terakhir pelaksanaan di Kota Sukabumi. Ada tiga kelas yakni Muda (reporter) Madya (redaktur) Utama (redpel, pemred dan pinprus)," katanya.

Ketua PWI Cianjur, Esa Mahendra,
selaku pewarta PWI masih banyak kekurangan dalam mewujudkan keberbangsa dan keadilan dalam menopang pembangunan secara penyeluruh terutama dan bidang informasi dan komunikasi

"Dilandasi dengan membangun profesional dan bertanggungjawab, sehingga pers Cianjur bisa berbudaya.
Kami berusaha memenuhi pesan dan menjadikan organisasi ini sebagai wadahnya wartawan profesional dan berkarya," katanya [KC-02]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

FUTURE TRADING, LEVERAGE FACTOR? AH, APA LAGI? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

02 April 2007 – 16:54 (Her Suharyanto)   Diposting oleh: Editor

(Rate: 9.00 / 1 votes) Seri Artikel News for Wealth

Seorang pembaca, Pak Randi Temat, menulis surat berisi pertanyaan untuk saya. Karena pertanyaan itu menyangkut hal yang mungkin berguna untuk pembaca lain, maka saya putuskan untuk memuat jawaban saya di media ini. Dengan satu paragraf pengantar, Pak Randi mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini:

1. Dalam Future Trading sering saya dapati tentang Leverage Factor atau daya ungkit. Terus terang saya masih agak bingung dengan hal ini. Tolong kiranya Bapak bisa menjelaskan saya tentang hal ini.

2. Kalo kita membeli saham/valas, kita mempunyai kemungkinan capital gain atau capital loss . Pertanyaan saya: Apakah Leverage factor itu yang menyebabkan kita mengalami capital loss hingga benar-bangkrut bangkrut.

3. Adakah Instrumen Investasi yang memungkinkan kita tidak mengalami capital loss hingga bangkrut? Jadi ya layaknya instrumen konvensional seperti investasi pada tanah misalnya?

4. Saya ingin memberi andil bagi perekonomian bangsa ini. Adakah instrumen trading yang bisa membuat sa
... baca selengkapnya di FUTURE TRADING, LEVERAGE FACTOR? AH, APA LAGI? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

CIANJUR, ‪[KC].- Untuk meningkatkan Kamtibmas umat beragama, Polres Cianjur membuat inovasi layanan dengan meluncurkan Mobil Bersih-bersih Tempat Ibadah Gratis. ‪Layanan gratis yang dimiliki kepolisian Cianjur ini merupakan realisasi gagasan antara Polres Cianjur dengan sejumlah elemen masyarakat sebelumnya.
Pada intinya, gagasan itu adalah untuk memberikan pelayanan yang cukup dekat dengan kegiatan keagaman dan peribadatan di masyarakat yang berbeda dan majemuk.‬
‪Kasatbinmas Polres Cianjur, AKP Falahudin, menyatakan, karena bangsa Indonesia berazaskan ketuhanan, maka ibadah menurut agama yang dianutnya menjadi kebutuhan tersendiri. Karena itu, kegiatan beribadah harus menjadi salah satu prioritas.‬
‪"Kalau tempat ibadahnya kurang bersih, kan ibadahnya juga bisa menjadi kurang optimal," kata Falah. ‬
‪Untuk layanan ini, jelas Falah, pihaknya menyediakan sebuah mobil khusus lengkap dengan berbagai peralatan kebersihan serta alat foging bilamana diperlukan, mengingat saat ini DBD sedang marak.‬ "Untuk tim pembersihnya dari sipil sudah juga kami bentuk," lanjut dia.‬
‪Falah menjelaskan, layanan khusus untuk bersih-bersih tempat ibadah ini tidak hanya diperuntukkan satu agama melainkan semua agama. Sedangkan hari layanan khusus tersebut tidak dilakukan setiap hari, malainkan tiga kali dalam seminggu, yakni Selasa, Kamis dan Sabtu.‬
‪"Masyarakat tinggal menelpon di nomor 081222217729. Kami pasti datang," tegasnya.‬
‪Ketu MUI Kabupaten Cianjur yang sekaligus pimpinan Ponpes Al Muthma'inah, KH Abdul Halim, cukup mengapresiasi layanan baru Polres Cianjur itu. Malah, kyai kharismatik itupun sangat berterimakasih menjadi pelopor dan inisiator.‬
‪"Apalagi ini Polres Cianjur yang punya ide gagasan dan merealisasikan. Ini belum pernah ada di daerah lain di seluruh Indonesia, sepengetahuan saya," ungkap Ajengan Lim, demikian sapaan akrabnya.‬
‪Menurut dia, hal ini sangat berarti, terutama dalam menjaga komunikasi antara umat beragama di Cianjur.‬
‪"Ini juga salah satu usaha untuk menjaga kerukukan umat beragama. Yang namanya kebaikan, kalau sudah dimulai ya berarti selamanya," paparnya (KC-02/gp]**.‬



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!










Wiro Sableng #66 : Singa Gurun Bromo Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

SATU

Warung nasi Mbok Sinem kecil. Tapi tamunya selalu penuh dari pagi sampai malam. Lezat makanannya terkenal sampai ke mana-mana. Siang itu banyak orang bersantap di sana. Para pengunjung begitu selesai makan cepa-cepat embayar dan pergi. Mereka seperti mengawatirkan sesuatu. Tapi nyatanya mereka tidak pergi begitu saja melainkan tegak di bawah pohon tak jauh dari warung. Orang-orang ini sengaja berdiri di sini, memandang warung, epertinya ada sesuatu yang mereka tunggu dan hendak mereka saksikan.
"Kalau Singa Gurun Bromo berani muncul, dia tak bakal lolos!" berkata seorang lelaki muda berbadan langsing. Setelah menyedot rokok kawungnya dalam-dalam dia melanjutkan.

"Seharusnya dia tak perlu datang ke Kuto Inggil ini. Ah, mengapa dia berlaku setolol itu."

"Bagaimanapun Kuto Inggil adalah kampung halamannya. Tempat dilahirkan. Walau ayah dan ibunya sudah tak ada, tak ada sanak tak ada kadang, mana mungkin dia melupakan Kuto Inggil!" menyahuti kawan lelaki muda tadi.

Orang ketiga ikut bicara.

"Enam tahun dia menghilang. Kalau dia berani muncul pasti dia sudah membekal ilmu yang lebih tinggi. Ingat kejadian enam tahun lalu? Waktu dia melumpuhkan para pengawal kadipaten, memberi malu Adipati Dirgo Sampean?"

Orang pertama rangka
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #66 : Singa Gurun Bromo Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

CIANJUR, [KC].- Sejumlah ulama diwilayah Cipanas, Pacet, Sukaresmi dan Cugenang menghadiri Lounching pengajian bulanan para kyai dan santri di masjid Baiturrahman Istana Cipanas, Minggu (21/2/2016). Program yang digagas MUI Cipanas dan Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Cianjur

Direncanakan kegiatan pengajian itu akan dilaksanakan setiap minggu ketiga setiap bulannya. Selain sebagai salah satu sarana dakwah juga sebagai ajang silaturahmi.

Panitia kegiatan KH.Misfalah Yusup LC, mengatakan, kegiatan yang di prakarsai oleh MUI Kecamatan Cipanas bekerjasama dengan FPP Cianjur itu juga para pelajar yang berada disekitar Cipanas, Pacet dan Sukaresmi. Selaku penceramahnya diisi oleh Habib Ali Bin Hasan Al-Bahar,MA.

"Ini sebuah awal dari dakwah kita, kita akan mengadakan kegiatan serupa didaerah lainnya. Ini perlu dilakukan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan sebagai umat muslim," katanya.

Kegiatan pengajian lainnya yang akan dilaksanakan diantaranya pada tanggal 26 Februari 2016, Pengajian/Dauroh ASWAJA Bulanan di mesjid Attaqwa Mapolres Cianjur sekitar pukul.13.00-16.00 WIB. Tanggal 29 Februari 29 Februari 2016 tablih akbar majlis Shalawat Na'li Rasul SAW pimpinan Habib Hasyim Bin Usman Al Haddad di lapang Green Hill Ciherang sekira pukul 18.30 WIB hingga usai dengan penceramah DR.Habib Moch.Riziq Syihab.

Menurut Misfalah yang juga merupakan pengurus ulama Kamtibmas di Polsek Pacet itu dengan terlaksananya kegiatan, minimal mustami yang hadir, bisa bertambah pengetahuan ilmu agamanya dan merubah perilaku yang kurang baik menjadi lebih baik lagi dan yang. "Muaranta tentu pembinaan iman dan taqwa," paparnya (KC-02/tis]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Ini satu bukti bahwa masyarakat Cipanas menginginkan adanya areal Car Free Day (CFD). Betapa tidak hari pertama diberlakukan CFD, Minggu (21/2/2016) ribuan masyarakat baik anak-anak atau dewasa memadati areal CFD yang diberlakukan di Jalan balakang tepatnya mulai jalan pertigaan ke Pos Polisi 55 hingga jalan Gadog II tepatnya depan kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-UMKM).

Masyarakat rela berdesak-desakan untuk mendapatkan udara segar bebas dari asap kendaraan. Meski hanya berlaku mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB, masyarakat memanfaatkan untuk berbagai aktivitas seperti olahraga dan kuliner.

Kepala Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas, Yusuf Saefudin menuturkan, pihaknya sangat mendukung dan bangga adanya CFD untuk pertama kali yang berada diwilayahnya menuju Desa Gadog Kecamatan Pacet. "Ini sebagai salah satu ajang untuk olahraga dan menyambung tali silaturahmi," kata Yusuf di sela kegiatan CFD.

Dikatakan Yusuf, selama ini masyarakat sangat mendambakan adanya kegiatan olahraga diruang publik. Pasalnya, selama ini fasilitas umum untuk berolahraga tidak ada. "Ini bisa menjadi tempat pameran, dan unjuk kreativitas meski hanya beberapa jam," katanya.

Adanya CFD diakuinya bisa mengangkat potensi masyarakat lokal. Seperti adanya pelaku UMKM yang menjajakan dagangannya, namun mereka juga terlihat begitu tertib berdagang. "Kami dukung adanya CFD, kita harapkan bisa terus mengangkat seni kreativitas dan budaya daerah," jelasnya.

Ketua Panitia CFD Rudi Lazuardi mengaku akan terus menjaga betul - betul ajang CFD ini agar berfungsi bukan hanya sebatas keramaian saja, namun menjadi tempat olahraga, hingga ajang silaturahmi.

"Masyarakat Cipanas sudah lama mendambakan adanya CFD, karena sudah sejak lama mereka merindukan adanya areal terbuka untuk berolahraga, hiburan, dan berkreativitas. Dengan adanya CFD iti bisa terlaksana. Kedepan kami akan mengemas acara dengan berbagai pentas seni dan mengangkat nilai kesenian daerah," paparnya.

Kapolsek Pacet Kompol Pardiyanto menuturkan, antusiasme masyarakat pada hari pertama diberlakukan CFD cukup tinggi. Pihaknya yang langsung terlibat dalam pengamanan melakukan penutupan dan sosialisasi pembukaan jalur dengan menggunakan mobil.

"Ini harus bisa benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan positif. Khususnya untuk kegiatan olahraga, karena terbebas dari polusi kendaraan. Kita harapkan CFD ini terus berjalan lancar, aman, tertib , dan kondusif. Tentunya hal ini harus didukung oleh semua pihak dengan bersama-sama menjaga ketertiban," tegasnya.

Camat Cipanas Firman Firdaus mengungkapkan tidak jauh berbeda. Banyaknya masyarakat yang datang membuktikan bahwa CFD dibutuhkan. "CFD ini terbukti sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga kedepan acara ini akan terus berlanjut di Cipanas," kata Firman.

Kegiatan CFD bisa terlaksana tidak terlepas adanya yang baik semua pihak seperti Brimob, Polsek Pacet, Kecamatan, Desa dan seluruh masyarakat di Cianjur Utara. "Ini harus terus dijaga dan dilaksanakan, karena benar dibutuhkan masyarakat, meski hanya seminggu sekali," ungkapnya [KC-02/far]**
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa saat banyak menginisiasi Pemerintahan Desa (Pemdes) untuk memajukan daerahnya secara langsung. Banyaknya anggaran baik dari pemerintah pusat maupun daerah mewajibkabkan desa harus bisa merencanakan pembangunan diwilayahnya.

Paling tidak hal itulah salah satu pertimbangan yang dilakukan oleh Pemdesa Cimacan. Desa Cimacan Kecamatan Cipanas Kab. Cianjur kini tengah merencanakan untuk melaksanakan Program Penataan Kawasan Cimacan. Hal itu disadarinya sebagai salah satu Desa yang wilayahnya dikenal sebagai daerah tujuan wisata di Cipanas Puncak.

Kepala Desa Cimacan Kecamatan Cipanas, Dadan Supriatna mengatakan, saat ini untuk program penataan kawasan tengah dilakukan survey lapangan untuk membuat Master Plane. "Kita harapkan secepatnya bisa selesai dan bisa terealisasi," kata Dadan disela kegiatan survey lapangan perencana pengadaan pengairan sarana air bersih untuk di lima kedusunan, Minggu (21/2/2016).

Survey tersebut lanjut Dadan, penting untuk dilakukan agar mengetahui persis kondisi lapangan dan langkah apa yang harus dilakukan dalam penanganan. Tidak hanya Pemdes yang melakukan survey, tapi juga melibatkan tokoh masyarakat dari lima kedesunan, Babinmas dan Babinsa serta pihak ketiga.

"Dalam membuat master plan tidak bisa hanya duduk diruangan, tapi harus mengecek kondisi lapangan sebagai upaya pemetaan dan rencana pemerograman agar bisa tepat sasaran," kata Dadan.

Ketika disinggung mengenai sumber anggaran yang akan digunakan, Dadan berkilah belum bisa menyebut keseluruhan, Hanya untuk pengairan akan diambil dari Dana Desa. "Sementara untuk penataan yang lain lainnya harus menunggu master plan selesai terlebih dahulu.

Rencana penataan kawasan Cimacan itu disambut baik oleh masyarakat, khususnya yang ada di lima kedusunan. Warga berharap penataan kawasan itu bisa segera terlaksana dan warga bisa menikmati hasilnya.

"Selaku warga tentu mendukung dengan baik adanya penataan kawasan wisata. Semoga dengan penataan kawasan ini masyarakat bisa menikmati. Karena pembangunan itu tidak lain untuk kesejahtaraan masyarakat," ujar Tisoe seorang warga [KC-02]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Kabupaten Cianjur ditetapkan masuk zona darurat narkoba. Banyaknya warga yang tersangkut narkoba merupakan satu bukti bahwa peredaran barang haram itu harus senantiasa diwaspadai dan diperangi karena bisa merusak generasi.

"Bayangkan saja, tahun 2015 lalu ada sebanyak 523 orang yang kami rehabilitasi. Kalau semua itu diperoses hukum, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cianjur bisa penuh. Ini menandakan bahwa Cianjur benar-benar darurat narkoba," kata Ketua Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Cianjur Hendrik, Minggu (21/2/2016)

Bukti Cianjur menjadi surganya peredaran narkoba, tiga hari lalu tepatnya Jum'at (19/2/2016) terungkap dan berhasil diamankan 2,17 ton ganja kering siap edar. "Ini pengungkapan tiga tahun terakhir terbesar setelah BNNK Cianjur terbentuk, ini bukan yang terakhir, kami masih akan mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum Cianjur," katanya.

Hendrik menegaskan, ada upaya jilid satu dan jilid dua dalam pengungkapan peredaran narkoba di Cianjur. "Dalam waktu dekat akan mengungkap yang baru lagi, kita terus berusaha, yang penting doa masyarakat, mari kita sama-sama berantas penyalahgunaan narkoba," tegasnya.

Menjadi daerah darurat narkoba membuat pihaknya harus bekerja keras untuk memeranginya. Tidak jarang untuk mengungkap pelaku peredaran narkoba, para petugas harus mengesampingkan urusan keluarga.

"Saat ini kita kerja cepat dan tepat. Ini sudah tidak bisa dibiarkan. Sosialisasi terus kita galakkan terhadap masyarakat yang rentan menjadi korban narkoba. Memerangi narkoba tidak hanya tuga BNNK, tabi seluruh lapisan masyarakat harus berpartisipasi didalamnya," papar Hendrik.

Ketika disinggung pengungkapan terhadap pelaku pengedar ganja 20,17 ton Hendrik, menyebut masih dalam pengejaran. "Identitas salah satunya sudah kami ketahui, kita masih lakukan pengejaran. Doanya saja dari masyarakat. Pelaku itu bisa ancam hukuman mati, mengingat barang buktinya yang tidak sedikit," jelas Hendrik [KC-02]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
CIANJUR,[KC],- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Cianjur  melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus Rapat Koordinasi Daerah DPD PKS Kabupaten Cianjur di Green Hill Pacet Cianjur, Sabtu (20/2). Peserta yang berjumlah sekitar  seratusan orang tersebut terdiri dari para Pengurus DPD PKS Kabupaten Cianjur yang baru periode 2016-2020 serta pengurus DPC PKS Se-Kabupaten Ciajur. Rakerda itu sendiri membahas Rencana Kerja dan AnggaranTahunan (RKAT) sebagai hasil turunan dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Barat.

Ketua DPD PKS Kabupaten Cianjur, Drh. Baruna F.W mengatakan, “Rakerda ini merupakan proses ikhtiar yang kita lakukan untuk mewujudkan program-program yang pro rakyat dan diterima dengan baik oleh masyarakat, Usaha menuju perbaikan ini sekecil apapun harus dilakukan, semoga Allah memberikan taufik-Nya atas usaha ini.”

Dalam rakerda yang mengusung tageline berkhidmat kepada rakyat ini akan dibahas program unggulan PKS Kabupaten Cianjur setahun kedepan. Disamping optimalisasi pelayanan masyarakat dan penambahan konstituen, rakerda juga menargetkan program-program pelayanan dan peningkatan elektabilitas PKS di Kabupaten Cianjur. Ketua Bidang Kesra DPW Jawa Barat, Didik AT, Ketua Daerah Dakwah 2, dan  Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Sadar Muslihat, turut hadir dalam acara pembukaan Rakerda, Sabtu(20/2).

Rakerda DPD PKS Kabupaten Cianjur  memaparkan dan menetapkan 30 program strategis dan 304 kegiatan selama periode 2016. Program-program tersebut merupakan turunan dari program strategis DPP PKS periode 2015-2020. Selanjutnya program hasil rakerda tersebut disosialisasikan kepada seluruh kader dan pengurus DPC.

Tanggung jawab mengemban amanah ini sangat berat dan besar. Maka jagalah amanah itu jangan sampai kesempatan mengemban dakwah itu hilang dan diganti oleh kaum lain,” pesan Ketua Umum DPD PKS Kab. Cianjur, Drh. Baruna F.W.

Sementara  Ketua Bidang Kesra DPW PKS Jawa Barat, Didik AT berharap program strategis yg telah di rapatkan harus dilaksanakan sebagai upaya untuk berkhidmat kepada rakyat. [KC.01]
Oleh. Benning Rizahra 
Guru Konsultan Pendidikan Sekolah Guru Indonesia Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa


Hampir setiap orang menyenangi kebersamaan, baik itu bersama keluarga, sahabat, ataupun dengan hanya satu teman. Karena dari kebersamaan itu akan terciptakan keramaian, kebahagian bahkan akan banyak muncul topik pembicaraan. Hasil dari kebersamaan dapat meghasilkan banyaknya ide, karena setiap orang memiliki pemikiran atau keinginan yang berbeda sehingga ide-ide akan banyak bermunculan ketika bersama.

Begitu halnya dengan persahabatan, ketika kami menjalin hubungan lebih dari teman yaitu persahabatan, persahabatan yang ditimbukan karena seringnya bersama dan rasa kami yang selalu untuk menyayangi satu sama lain. Yang awalnya kami tidak mengenal satu sama lain dan bahkan tidak pernah terpikirkan akan saling mengenal, tapi dengan izinNya kami diberikan kesempatan untuk bersama untuk menciptakan cerita indah yang inspiratif.

Kami yang berasal dari berbagai daerah sebagai perwakilan setiap daerahnya untuk sama-sama belajar mengenai tugas dan fungsi manusia sebagai khalifah dan fungsi agar dapat berguna satu sama lain. Tidak kenal satu sama lain dengan tingkah pola kami yang berbeda-beda sebagai langkah pertama untuk menegtahui lebih lanjut tentang pribadi masing-masing.

Kebersamaan yang sangat hangat karena kami memang jauh dari keluarga membuat kami lebih dekat karena kami untuk saat itu hanya miliki mereka yang terdekat. Dari kebersamaan itu banyak hal yang kami kerjakan bahkan ciptakan yang sangat luar biasa, itu semua karena kami bersama.  Keindahan disetiap momennya menjadikan bukti kebersamaan kami dalam kerjakeras menjadikan setiap program kami berjalan lancar. Karena kebersamaan yang kami bangun karena kami bersama-sama ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan bersama-sama ingin mengabdi kepada negara yang kami cintai yaitu Indonesia.

Banyak ide-ide kreatif yang masing-masing dari kami lontarkan. Hal itu membuat kami kaya akan gagasan. Pengalaman yang kami bagikan menjadikan pelajaran yang sangat luar biasa bagi kami. Belajar satu sama lain dan saling intropeksi diri lalu lakukan perubahan  adalah hal yang sering kami lakukan.

Perbedaan kami, baik itu dari suku, budaya, dan sosial bukan menjadi masalah, karena kami tersatu dalam persaudaraan karena kami berada dalam satu agama yaitu Islam. Perbedaan itu yang awalnya sulit kami terima dan terhambat dalam adaptasi  karena kebiasaan kami yang berbeda, namun dari hal tersebut kami belajar menghargai satu sama lain dan menjadikannya sebuah proses. Semua itu membuat kami lebih nyata melihat bahwa Indonesia memang kaya.

Karakter kami yang berbeda karena kami berbeda daerah terkadang membuat perselisihan kecil, namun itu tidak berlangsung lama, karena selain kita belajar menghargai juga kita belajar untuk memahami orang lain.

Sikap kami pun yang berbeda satu sama lain, manja, cengeng, lemah, mengeluh, dan pesimis adalah sikap kurang baik kami, namun diluar itu semua karakter kami yang tegas, bijaksana, penyayang, ramah, baikhati, peduli, humoris,  optimis, dan karakter baik kami lainnya membuat persahabatan kami jadi lebih berwarna.

Didikan tegas dan keras pada awal kami bersama membuat persahabatan kami begitu erat, ketika ada satu dari kami yang down, kami serentak bersama-sama memberi semangat dan menghiburnya. Karakter humoris yang rata-rata ada pada diri kami menjadikan susana persahabatan kami selalu ceria. Keceriaan yang selalu hadir ketika kami bersama adalah momen yang selalu kami nantikan.

Hingga pada saatnya kami harus berpisah satu sama lain untuk mengabdi pada negeri, merelakan semua kebersamaan yang penuh cinta harus tertahan untuk sementara waktu. Komitmen yang kami buat untuk tidak melupakan semuanya adalah salah satu cara kami untuk menjaga persahabatan ini.
Kami terpisah berjauhan. Kebersamaan yang membuat keceriaan itu hilang begitu saja. Akhirnya kami sendiri. Tapi jangan pernah takut sendiri karena sebenernya sahabat-sahabat kita ada di hati kita. Sebut selalu namanya dalam doa agar kita terasa dekat. Raga yang terpisah ini takkan menjadikan jiwa kami terpisah. Ketika rindu melanda, pejamkanlah mata dan rasakan kehadirannya.
Walapun memang pada akhir nanti kita akan sendiri, namun sulit ketika untuk saat ini kami terpisahkan. Mari kuatkan hati dengan , “aku tidak boleh sedih karena masih ada saya”. Ya, kita masih bisa bekerjasama dan menghibur satu sama lain dengan diri kita sendiri. Karena kita memiliki sikap yang bertolak belakangan antara sikap yang satu dengan yang lain, dimana kadang kita yang lemah, namun kadang kita pun bisa menguatkan. Jadi jangan pernah sedih walapun sekarang kita terpisah.

Perpisahan kami bukan hal yang sia-sia, dimana kami mempunyai niat tulus untuk bersama-sama memperbaiki diri dan membangun Indonesia lebih baik. Kami ikhlaskan rasa rindu kami untuk bersama dan menahan semua rindu yang selalu hadir menyapa.

Kami akan selalu menanti waktu itu tiba. Waktu dimana kami diberikan kesempatan untuk dapat bertemu kembali dan mengulang semua kebersamaan yang penuh dengan keceriaan, yang pada akhirnya kami akan menorehkan cerita indah tentang 19 Laskar Nusantara.

Malaikat Pun Menangis Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sang fajar mulai bangun dari peraduannya, kicauan burung pun mulai terdengar saling bersahutan. Para ayam jantan sudah mulai bertengger dan berkokok dengan suara nyaring mereka untuk menandakan bahwa hari baru telah tiba. Perlahan para petani sudah mulai turun ke sawah mereka, dan beberapa pedagang sudah bersiap dengan dagangan mereka yang akan mereka bawa ke pasar. Tak mereka rasakan dinginnya bayu pagi yang semakin menusuk tulang rusuk mereka, yang sebenarnya usia mereka sudah terbilang cukup senja untuk bekerja. Tapi mereka tak merasakan itu semua karena mereka hanya berharap hari ini mereka bisa makan meski hanya dengan sesuap nasi saja.

Hanya bermodal sepeda tua seorang lelaki paruh baya mencari rizki di pasar yang biasa ia datangi. Dengan kayuhan sepeda yang perlahan lelaki itu menekuni pekerjaannya yang ia anggap sudah menjadi kewajibannya. Selama pekerjaan itu halal, ia akan terus menjalaninya hanya untuk anaknya yang berusia 5 tahun.

Dia adalah pak Rahmat, ia adalah seorang lelaki tua yang hidup di sebuah gubuk tua, bersama anak satu-satunya, Nesya
... baca selengkapnya di Malaikat Pun Menangis Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

CIANJUR, [KC].- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur berhasil mengamankan sekitar 57 karung ganja kering siap edar dalam sebuah truk dobel Nopol F 8583 SJ di pinggir jalan raya di daerah Kampung Pasir Ipis RT 11/RW 03 Desa Tegal Panjang Kecamatan Cirenghas Kab. Sukabumi, Jum'at (19/2/2016) sekira pukul 03.30 WIB. Ganja yang berhasil diamankan itu seberat 2,17 ton dengan nilai lebih dari Rp 3 miliar.

Sementara tiga orang yang diduga pemilik dan sopir truk berhasil kabur ke semak-semak saat dilakukan penyergapan. Namun dari tiga orang tersebut satu diantaranya identitasnya sudah diketahui dan masih dalam pengejaran.

"Kita perlu waktu tiga bulan untuk mengungkap masalah ganja ini. Alhamdulillah berkat doa masyarakat kita berhasil mengamnkan barang bukti ganja seberar 2 ton lebih. Pemiliknya kita masih kejar, mudah-mudahan bisa segera tertangkap," kata Kepala BNNK Cianjur Hendrik saat ditemui di kantornya.

Dugaan kuat ganja tersebut berasal dari Aceh dengan jumlah partai besar. Modusnya mereka memindahkan partai besar itu kedalam truk untuk diedarkan ke sejumlah daerah dengan paket lebih kecil. "Saat ini kita sudah amankan. Setelah kita timbang jumlahnya mencapai 2,17 ton," tegasnya.
Dikatakan Hendrik penyergapan terhadap kendaraan truk pengangkut ganja itu bermula saat BNNK mendapatkan informasi adanya pengiriman barang terlarang itu melalui Cianjur. Petugas BNNK bergerak cepat dengan melakukan pengintain.

Ketika mendapati kendaraan truk yang mencurigakan didaerah perbatan Cianjur-Sukabumi, sejumlah anggota BBNK terus membuntuti. Trukpun melaju ke arah Sukabumi dan sesampainya sebelum Sukaraja berbelok ke arah kiri menuju Tegal Panjang.

"Kami langsung koordinasi dengan BNNK Sukabumi dan pihak kepolisian. Ketika kita sergap, ternyata truk sudah kosong ditinggal penumpangnya kabur ke semak-semak. Kita sempat melakukan pengejaran, tapi kita hentikan mengingat kondisi malam dan membahayakan. Tidak menutup kemungkinan ketiga pelakunya membawa senjata api," papar Hendrik.

Setelah dilakukan pengecekan, truk yang terbungkus terpal dengan rapih itu ternyata didalmnya tumpukan karung yang ditutupi kardus. Saat sebagian karung diperiksa isinya ganja kering yang sudah di pak dalam paket besar.

"Kecurigaan kita truk itu terlihat membawa barang penuh, tapi kok seperti tidak membawa barang berat. Pasti ada sesuatu dan itu terbukti setelah kita amankan ternyata ganja," katanya.
Meski ketiga pelakunya kabur, Hendrik mengaku sudah mengantongi satu identitas yang kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). "Kita sedang melakukan pengejaran, mudah-mudahan segera tertangkap," katanya.

Setelah sempat singgah dan ditimbang di BNNK Cianjur, 57 karung berisikan ganja itu selnjutnya dibawa ke BNN Provinsi Jawa Barat untuk disimpan sebelum dimusnahkan [KC-02]**








CIANJUR, [KC].- Akhirnya pengoperasian Kereta Api (KA) Siliwangi perintis layanan Cianjur-Sukabumi diresmikan oleh Menteri Perhubungan (Merhub) RI, Ignasius Jonan di stasiun KA Cianjur, Jum'at (19/2). Pengoperasian layanan KA Cianjur-Sukabumi itu mendapatkan subsidi dari pemerintah pusat hingga miliaran rupiah.
Turut hadir di acara peresmian pengoperasian KA Siliwangi Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Wakil Bupati Cianjur Suranto, dan Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz.
"Ini layanan lebih murah dibandingkan dengan model transportasi lain, tiket kereta ini hanya Rp 3.000," kata Ignasius Jonan kepada sejumlah wartawan seusai melepas satu rangkaian gerbong KA Cianjur-Sukabumi.
Dikatakan Jonan, harga tiket murah KA Siliwangi tersebut tidak terlepas akibat adanya subsidi yang diberikan pemerintah sebesar Rp 9,2 miliar. Jonan juga menegaskan bahwa status KA perintis ini akan tetap diterapkan hingga dipandang tidak diperlukan lagi. Bahkan, jika muatan penumpangnya cukup tinggi maka statusnya bisa menjadi public service obligation (PSO).
"Rangkaian kereta perintis ini terdiri atas empat gerbong kereta penumpang, satu kereta pembangkit, dan satu gerbong kereta makan," katanya.
Kedepan kata Jonan, KA Siliwangi diarapkan bisa melayani hingga Padalarang dan Bandung. "Kita harapkan tahun 2017 sudah bisa dioperasikan KA Cianjur Padalarang dan Bandung," tegasnya.
Saat ini kata Jonan, pemerintah tengah menggeiatkan upaya revitalisasi jalur KA. Revitalisasi jalur KA ini tengah dilakukan di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. "Kita ingin layanan KA ini menjadi salah satu transportasi yang diminati masyarakat," tegasnya.
Secara terpisah, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan, peresmian KA perintis ini akan sangat membantu warga Cianjur dan Sukabumi. Pasalnya, ongkos yang dibebankan kepada warga cukup murah hanya Rp 3.000.
Aher mengatakan, Pemprov Jabar akan mendukung program revitalisasi jalur rel kereta yang dilakukan pemerintah pusat. Misalnya dengan mengucurkan anggaran daera untuk kegiatan tersebut. "Pemprov jelas akan membantu, apalagi ini untuk kepentingan masyarakat banyak," paparnya [KC-02]**
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!






CIANJUR, [KC].- Untuk memperkenalkan diri ke khalayak, Sekolah Luar Biasa (SLB) BC Purnama Cipanas bekerja sama dengan berbagai pihak menggelar pameran hasil karya anak-anak didiknya di hotel Cianjur Jalan Raya Cipanas Desa Gadog Kecamatan Pacet Kab. Cianjur. Mereka memamerkan karya anak autis yang diberi judul "Harmoni Dalam Sunyi".

Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis hingga Sabtu (18-20/2/2016) itu sejumlah karya lukisan dipamerkan seperti tas lukis, kriya, acsesoris, furniture, tanaman hias dan lainnya yang keseluruhannya merupakan karya seni siswa dan siswi SLB BC Purnama Cipanas.

Penanggungjawab pameran yang juga guru seni lukis SLB BC Purnama Cipanas, Tedy CH, mengungkapkan, selain di pamerkan produk kreatif, akan di pentaskan karya seni bermain angklung, tari jaipong, tari merak, pantomim, pencak silat, menyanyi dan lain sebagainya. "Semuanya sudah disiapkan oleh anak-anak SLB BC Purnama Cipanas," kata Tedy disela kegiatan.

Acara tersebut juga dihadiri tamu kehirmatan Guruh Soekarno Putra yang rela meluangkan waktu untuk menyaksikan hasil karya anak-anak autis atau yang memiliki kebutuhan khusus [KC-02/tisu]**


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Kasus persetubuhan paksa yang menimpa anak dibawah umur mendominasi sepanjang tahun 2015 dibandingkan dengan perkara anak lainnya. Para pelaku kebanyakan merupakan orang dekat korban. Bahkan ada diantaranya yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri.

Kepala Bidang Advokasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kab. Cianjur, Lidya Indayani Umar mengatakan, setidaknya terdapat 112 perkara persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang masuk P2TP2A. Jumlah tersebut termasuk tinggi terjadi di Cianjur.

"Trendnya memang masih tinggi sama dengan tahun sebelumnya. Kita terus berupaya mendampingi para korban agar bisa pulih seperti sedia kala. Kebanyakan kasus persetubuhan anak dibawah umur ini, korban-korbannya mengalami trauma," kata Lidya saat dihubungi Rabu (17/2/2016).

Menurut Lidya, para korban kebanyakan berasal dari keluarga yang kurang mampu dan kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya. Sementara para pelakunya merupakan orang yang dikenal atau bahkan orang dekat korban. "Ada diantaranya yang dilakukan oleh ayah kandung dan ayah tirinya," tegasnya.

Salah satu upaya untuk menekan terjadinya kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur tidak terlepas dari perhatian orang tua itu sendiri. Berbagai kasus yang terjadi, tidak terlepas karena kurangnya perhatian dari orang tua.

"Peningkatan pengawasan dan ketahanan keluarga itu merupakan salah satu kunci dan itu harus dilakukan. Kenyataanya dibalik itu banyak anak yang tidak jujur. Makanya perlu dibangun soliditas dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak," tegasnya.

Untuk pendampingan terhadap korban tindak persetubuhan dibawah umur, P2TP2A Kab. Cianjur menyiapkan program agar korban-korban bisa kembali seperti semula. "Kita dampingi yang sampai ke pengadilan. Bagi anak yang putus sekolah kita juga siapkan kejar paket dan yang tidak mau sekolah kita juga siapkan keterampilan dan bantuan permodalan," tandasnya.

Pihaknya menghimbau kepada orang tua agar selalu memperhatikan anak-anaknya. Jangan mudah percaya mempercayakan anak meski itu orang yang dekat dan dikenal keluarga. "Orang tua wajib mengawasi anak-anaknya. Jang dilepas, agar korban-korban lain tidak terus berjatuhan di Cianjur," paparnya. [KC-02]**


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Seorang warga Ela Helawati (30) dikabarkann meninggal dunia akibat terserang Demam Berdarah Dengue (DBD). Warga Kampung Sukasari RT 01/RW 14 Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas Kab. Cianjur itu sempat mendapatkan penanganan medis selama beberapa hari

Menurut Ade Lukman Hidayat (32) suami korban, pada Jum'at (12/2) istrinya masih sempat bekerja di salah satu perusahaan di Cianjur. Namun sepulang bekerja itulah tiba-tiba terserang demam tinggi. Ia pun sempat membawa ke salah satu dokter di Cipanas.

"Saat berobat itu belum di vonis terkena DBD. Hanya diberi obat saja, namun selama dua hari demamnya tak kunjung turun, maka pada Minggu (14/2) saya bawa ke RSUD Cimacan," kata Ade.

Setelah mendapatkan penanganan medis, dan dilakukan tes darah di laboratorium oleh dokter, ternyata hasilnya divonis terkena DBD. Bahkan trombositnya menurun drastis selama mendapatkan penanganan.

"Waktu itu kondisinya terus memburuk, tidak hanya demam tinggi tapi juga mengalami sasak nafas. Saat itu akan dibawa ke RSUD Cianjur, sekitar pukul 02.30 WIB, Senin (15/2), tapi rupanja ajal telah menjemputnya," ujar Ade yang terlihat masih berduka.

Ade seakan tidak percaya ditinggal istri tercintanya begitu cepat. Apalagi sebelumnya terlihat sehat-sehat tidak memiliki riwayat penyakit lain. "Ini sudah takdir saya dan istri, saya harus ikhlas, meski saya juga tidak tahu dimana awalnya istri saya terkena DBD. Ini cobaan buat saya dan saya harus kuat," paparnya.

Sebelumnya dalam satu bulan terakhir, sebanyak 282 warga Cianjur terserang Demam Berdarah Dengue (DBD). Jumlah tersebut berdasarkan data yang masuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur.

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pelayanan Medik RSUD Cianjur, Cecep Juhana mengatakan, para pasien DBD yang dirawat di RSUD Cianjur kebanyakan orang dewasa. "Dalam sehari rata-rata pasien DBD yang dirawat mencapai 8-9 pasien," kata Cecep saat dihubungi, Selasa (2/2/2016).

Para pasien DBD yang dirawat tersebut tersebar disejumlah ruangan, baik diruangan anak maupun ruangan dewasa. Mereka datang ke rumah sakit dalam kondisi demam. "Biasanya pasien kalau mengalami DBD komplikasi itu dirawat hingga tujuh hari," paparnya.

Dikatakan Cecep, pasien yang terserang DBD dan mendapatkan penanganan di RSUD Cianjur kebanyakan DBD dalam kategori ringan. "Bisa dikatakan DBD great satu, belum ada DBD yang sporadis sampai mengakibatkan Dengue Shock Syndrome (DSS)," tegasnya [KC-02]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

CIANJUR, [KC].- Polres Cianjur bekerja sama dengan Polsek Cibinong berhasil menangkap dua orang pengedar uang palsu (upal) diwilayah Cianjur selatan. Keduanya ditangkap, Selasa (16/2) saat tengah membelanjangan upal pecahan Rp 50 ribu. Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti (BB) 520 lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribuan dengan total Rp 60 juta.‬

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Gito, mengatakan, penangkapan pengedar upal tersebut tidak terlepas adanya informasi dari masyarakat yang diterimanya. Kemudian petugas dari polres dan polsek melakukan penyelidikan menindak lanjuti informasi masyarakat.

Setelah keduanya didapati sedang membeli rokok di sebuah warung, polisi pun langsung menyergapnya.‬ Tanpa bisa mengelak, keduanya langsung digelandang ke jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. "Modusnya pelaku membelanjakan uang palsu dengan target mendapatkan uang asli kembaliannya," kata Gito, Rabu (17/2).

‪Agar aksinya berjalan lancar, lanjut Gito, pelaku memilih warung dan toko yang lokasinya agak jauh dari keramaian. Pelaku berharap tidak ada kecurigaan saat membelanjakan uang palsu tersebut. "Sepertinya memang sasarnya secara acak memilih warung dan toko agar uang palsu itu bisa tertukar dengan yang asli," katanya.

Hasil dari pengakuan pelaku, upal tersebut didapat dari komplotan lain di Cianjur. Pelaku membeli Rp2 juta uang palsu, seharga Rp1 juta.‬ Sepintas upal tersebut mirip dengan yang aslinya. Kertasnya pun menyerupai uang asli. Sedangkan warnanya tidak luntur jika terkena air. Namun jika diraba pada bagian tertentu, sama sekali tidak terasa kasar.‬

‪"Pengakuannya dibuatnya upal itu di luar Cianjur. Tapi diedarkannya di wilayah Cianjur. Kita sudah mengantongi identitas komplotan lain pengedar upal ini atas pengakuan pelaku yang kita amankan. Kita sedang kejar, mudah-mudahan bisa segera tertangkap untuk mengungkap dimana upal itu diproduksi," tegas Gito.

Atas tindakan kedua pelaku, pihaknya akan menjerat dengan pasal 245 KUHPidana. "Kedua pelaku bisa diancam hukuman penjara lima belas tahun," paparnya [KC-02/gp]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Bersyukur Setiap Waktu Atas Segala Hal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada supir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?" Si supir menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai" Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu bisa begitu yakin?"
Supirnya menjawab, "Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan."
Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa kurang.
Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uan
... baca selengkapnya di Bersyukur Setiap Waktu Atas Segala Hal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu